• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya Trombositopenia Diperiksakan ke Dokter?

Kapan Sebaiknya Trombositopenia Diperiksakan ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Di dalam tubuh setiap manusia, terdapat beberapa jenis sel darah yang manfaatnya sangat vital. Beberapa sel darah tersebut adalah sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Dalam keping darah atau trombosit, jenis sel darah tersebut mempunyai peranan penting untuk melakukan pembekuan darah saat tubuh terluka sehingga perdarahan dapat berhenti dan luka dapat sembuh.

Namun, jika seseorang sulit untuk sembuh dari sebuah luka, mungkin saja trombosit di dalam tubuhnya terbilang rendah. Gangguan ini disebut juga dengan trombositopenia. Seseorang yang mengidap gangguan ini perlu mendapatkan penanganan agar dampak buruk yang lebih besar dapat dihindari. Berikut momen yang tepat untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter terkait trombositopenia!

Baca juga: Mengidap Trombositopenia, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Waktu yang Tepat untuk Mendapatkan Pemeriksaan Trombositopenia

Trombositopenia adalah kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki jumlah trombosit darah yang rendah. Trombosit sendiri adalah sel darah tidak berwarna yang dapat membantu tubuh untuk melakukan pembekuan darah. Sel darah tersebut dapat menghentikan perdarahan dengan cara menggumpal dan membentuk sumbatan pada cedera di pembuluh darah.

Trombosit diproduksi oleh sumsum tulang bersamaan dengan jenis sel darah lainnya. Maka dari itu, saat sumsum tulang mengalami gangguan, seperti leukemia atau masalah sistem kekebalan, maka seseorang memiliki risiko untuk mengidap trombositopenia. Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi karena efek samping dari konsumsi obat tertentu.

Seseorang yang mengidap trombositopenia dapat terjadi dalam kasus yang ringan dan hanya menampilkan sedikit gejala. Meski begitu, pada kasus yang jarang terjadi, jumlah trombosit seseorang mungkin saja sangat rendah sehingga terjadi perdarahan internal yang membahayakan. Maka dari itu, kamu harus tahu momen yang tepat untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter terkait trombositopenia. Berikut momen yang tepat untuk melakukan pemeriksaan:

Jika kamu mengalami perdarahan tanpa adanya cedera terlebih dahulu dan berhubungan dengan gangguan trombositopenia, ada baiknya untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter. Terlebih lagi jika perdarahan yang terjadi tidak mau berhenti. Apabila tidak segera ditangani, perdarahan yang tidak dihentikan dapat menimbulkan syok yang berdampak fatal. Saat seseorang mengalami syok, beberapa gejala yang dapat terjadi adalah jantung berdebar dan keringat dingin.

Selain itu, apabila kamu mengidap penyakit kronis yang dapat berdampak pada penurunan jumlah trombosit, seperti anemia aplastik, pemeriksaan rutin perlu dilakukan. Kamu juga perlu waspada jika merasakan sakit kepala parah atau yang berhubungan dengan masalah saraf. Hal tersebut bisa jadi menandakan adanya perdarahan yang terjadi di otak.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait waktu yang tepat untuk mendapatkan pemeriksaan terkait trombositopenia. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan!

Baca juga: Kebiasaan Minum Alkohol Bisa Sebabkan Trombositopenia

Pengobatan dari Trombositopenia

Seseorang yang mengidap trombositopenia dapat terjadi dalam hitungan hari hingga tahunan. Meski begitu, jika gangguan yang berhubungan dengan trombosit tersebut hanya menimbulkan dampak ringan, pengobatan mungkin tidak perlu dilakukan. Namun, jika gangguan yang terjadi sudah cukup parah, pengobatan yang dilakukan tergantung dari penyebab dan seberapa parahnya masalah terjadi.

Jika trombositopenia terjadi karena kondisi tertentu atau konsumsi obat, cara pengobatan yang dapat dilakukan adalah mengatasi penyebab yang mendasarinya. Selain itu, kamu juga dapat mendapatkan penanganan lain untuk mengatasi masalah trombosit tersebut, seperti transfusi darah atau trombosit, konsumsi obat untuk meningkatkan keping darah, operasi pengangkatan limpa, hingga pertukaran plasma darah.

Baca juga: Proses Kemoterapi Bisa Picu Trombositopenia, Ini Faktanya

Itulah pembahasan terkait waktu yang tepat untuk memeriksa gangguan trombositopenia yang terjadi. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan kamu lebih cepat untuk mendapatkan penanganan sehingga beberapa dampak buruk yang dapat terjadi mampu dicegah.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Thrombocytopenia (low platelet count).
NIH. Diakses pada 2020. Thrombocytopenia.