• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Seseorang Perlu Menjalani Tes HIV?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Seseorang Perlu Menjalani Tes HIV?

Kapan Seseorang Perlu Menjalani Tes HIV?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 23 September 2022

“Lakukanlah tes HIV ketika kamu kerap berganti pasangan seksual, pernah melakukan hubungan intim dengan pengidap HIV, atau mengidap penyakit menular seksual.”

Kapan Seseorang Perlu Menjalani Tes HIV?Kapan Seseorang Perlu Menjalani Tes HIV?

Halodoc, Jakarta – HIV adalah salah satu jenis virus yang dapat menyerang imunitas tubuh sehingga tubuh mengalami kesulitan untuk melawan berbagai infeksi. HIV merupakan virus yang dapat menular melalui pertukaran cairan tubuh, seperti darah, cairan vagina, hingga air mani. Ini membuat penularan dan penyebaran HIV banyak akibat kegiatan seksual yang tidak aman.

Virus ini bisa dideteksi dengan melakukan berbagai pemeriksaan pada kesehatan. Tes antibodi hingga pemeriksaan viral load bisa digunakan untuk mendiagnosis adanya virus HIV dalam tubuh. Lalu, kapan waktu yang tepat seseorang untuk melakukan pemeriksaan tes ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tes HIV

Tes HIV dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya virus HIV di dalam tubuh. Tentunya, pemeriksaan ini sangat penting untuk dilakukan agar gangguan kesehatan yang dialami bisa dideteksi lebih awal. 

Pendeteksian yang dilakukan lebih dini tentunya membuat pengobatan menjadi lebih mudah ditentukan. Meskipun penyakit ini tidak dapat diatasi, tetapi dengan perawatan yang tepat, pengidap HIV akan memiliki kualitas hidup yang serupa dengan orang yang tidak memiliki HIV dalam tubuhnya.

Seseorang yang telah memasuki usia 13-64 tahun disarankan untuk melakukan pemeriksaan HIV satu kali. Frekuensi pemeriksaan juga akan berbeda-beda oleh setiap orang disesuaikan dengan kebiasaan yang dilakukan.

Ada beberapa kondisi yang perlu melakukan tes HIV lebih sering, seperti:

  • Seseorang yang melakukan hubungan intim dengan sesama jenis.
  • Pernah melakukan hubungan intim dengan pengidap HIV.
  • Memiliki pasangan seksual lebih dari satu orang.
  • Berbagi penggunaan jarum suntik.
  • Mengidap penyakit menular seksual.

Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan HIV untuk memastikan kondisi kesehatan kamu mengalami salah satu kondisi tersebut. Selain itu, kamu juga bisa melakukan tes HIV saat akan merencanakan atau menjalani kehamilan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan pada bayi. Jika kamu telah aktif melakukan kegiatan seksual, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan bersama dengan pasangan.

Pentingnya Melakukan Tes HIV

Tes HIV menjadi pemeriksaan yang sangat penting bagi orang yang berisiko mengalami penyakit ini. Jika hasil pemeriksaan dinyatakan positif, tentunya hal ini membuat dokter akan lebih mudah untuk memberikan perawatan dan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mencegah perburukan penyakit. 

Semakin dini pengobatan dan perawatan dilakukan, tentunya membuat manfaat yang dirasakan menjadi lebih optimal. Pengobatan bisa dilakukan untuk mengurangi gejala dan mencegah penularan pada orang lain. 

Seseorang dengan HIV yang menjalankan pengobatan sesuai anjuran dan saran dapat mempertahankan viral load sehingga tidak terdeteksi. Dengan begitu, ia tidak dapat menularkan virus kepada pasangan.

Sedangkan, jika hasil pemeriksaan menunjukkan hasil yang negatif kondisi ini membuat seseorang lebih mudah memutuskan berbagai hal yang terkait dengan kegiatan seksual hingga perawatan yang bisa dilakukan untuk pencegahan HIV. 

Ada berbagai pencegahan HIV yang bisa dilakukan, seperti:

  • Menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim.
  • Setia terhadap satu pasangan seksual.
  • Tidak menggunakan jarum suntik bersama dengan orang lain.
  • Tidak menggunakan pisau cukur bersama dengan orang lain.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penularan HIV. Kamu bisa lakukan pemeriksaan HIV pada rumah sakit untuk memastikan kondisi kesehatan kamu. Cari tahu lokasi rumah sakit terdekat menggunakan Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:
CDC. Diakses pada 2022. HIV Testing.
Web MD. Diakses pada 2022. HIV Testing.
HIV.Gov. Diakses pada 2022. Who Should Get Tested?