• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kebalikan dari Egois, Ini Pengertian tentang Sikap Altruisme
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kebalikan dari Egois, Ini Pengertian tentang Sikap Altruisme

Kebalikan dari Egois, Ini Pengertian tentang Sikap Altruisme

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 September 2022

“Altruisme adalah naluri saat seseorang selalu mengutamakan kepentingan orang lain ketimbang diri sendiri. Meski ini merupakan hal yang baik, tapi bisa berujung merugikan diri sendiri.”

Kebalikan dari Egois, Ini Pengertian tentang Sikap AltruismeKebalikan dari Egois, Ini Pengertian tentang Sikap Altruisme

Halodoc, Jakarta – Altruisme adalah suatu sikap yang berkebalikan dengan egois. Seseorang dengan karakter ini lebih mengutamakan orang lain di atas kepentingan diri sendiri. Ini dilakukan dalam kondisi apapun.

Sikap ini muncul begitu saja seperti naluri alami dan dilakukan secara tulus tanpa rasa pamrih. Altruisme berdampak positif terhadap orang-orang di sekitar, tapi juga bisa memberikan dampak buruk jika dilakukan berlebihan.

Ketika karakter altruisme bertemu dengan orang yang sengaja memanfaatkan kondisi, ini bisa berujung merugikan diri sendiri. Sebab, orang dengan karakter altruisme cenderung tidak bisa menolak permintaan.

Contoh Altruisme

Sebenarnya, altruisme bisa terjadi dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari. Memberi uang pada pengemis atau menahan pintu untuk orang asing saat mau masuk ke pusat perbelanjaan, misalnya.

Perilaku di atas merupakan contoh dari altruisme kecil yang pernah dilakukan oleh semua orang. Dalam kasus altruisme besar, seseorang bisa meminjamkan uang jutaan rupiah untuk modal usaha teman dekatnya.

Adapun contoh lainnya, seperti:

  • Memberi makan pengemis atau pemulung di pinggir jalan.
  • Membantu teman atau kerabat menyelesaikan masalahnya. 
  • Menunjukkan kepedulian terhadap orang lain.
  • Senang berbagi meski diri sendiri sedang berada di situasi yang sulit.

Ketika melakukan kebaikan, muncul rasa puas dan senang pada diri mereka. Dampaknya, terjadi peningkatan suasana hati ke arah yang lebih positif. Sederhananya, mereka melakukan hal baik untuk orang lain agar diri sendiri merasa nyaman.

Jenis Altruisme

Adapun beberapa jenis dari karakteristik altruisme, di antaranya:

1. Altruisme Genetik

Ini merupakan tindakan yang menguntungkan anggota keluarga dekat. Misalnya, orang tua atau kakak bekerja keras dan berkorban agar bisa memenuhi kebutuhan anggota keluarga atau biaya sekolah adik-adiknya.

2. Altruisme Timbal Balik

Jenis ini muncul berdasarkan hubungan saling memberi dan menerima. Contohnya, kamu membantu teman saat mereka kesulitan. Di masa depan, mereka yang akan membantu ketika kamu mengalami kesulitan.

3. Altruisme Kelompok

Jenis ini dilakukan dengan membantu salah satu member dalam kelompok sosial yang sama. 

4. Altruisme Murni

Altruisme murni dikenal sebagai altruisme moral. Ini dilakukan dengan membantu orang lain, bahkan ketika berisiko, tanpa imbalan apapun. Tindakan ini berdasarkan nilai dan moral yang tertanam dalam diri sendiri.

Apakah Ini Tindakan yang Baik?

Altruisme adalah tindakan yang baik jika dilakukan sesuai dengan porsinya. Artinya, menolong harus diimbangi dengan kesanggupan dari diri sendiri dan jangan memaksakan kehendak ketika tidak mampu.

Naluri menolong perlu diimbangi dengan naluri bertahan hidup. Jangan dilakukan tanpa rem karena ini bisa memberikan dampak buruk bagi diri sendiri. Contohnya, jika ingin menolong orang yang tenggelam, pastikan kamu bisa berenang. Jika memaksa ingin menolong tapi tidak bisa berenang, kamu berujung ikut tenggelam. 

Jika pernah dirugikan karena sikap altruisme yang kamu miliki, disarankan untuk mengubah pola pikir. Ingatlah kalau diri sendiri lebih penting ketimbang orang lain. Ini bukan berarti egois, tapi lebih pandai memilih situasi.

Jika kamu termasuk ke dalam karakteristik altruisme dan merasa bahwa tindakan yang dilakukan sudah merugikan, silakan tanya dokter untuk menemukan solusinya. Apalagi jika hal yang kamu lakukan sampai membahayakan diri sendiri.

Silakan download Halodoc sekarang juga jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan mental dan pola hidup lainnya!

Referensi:
Very Well Mind. Diakses pada 2022. What Is Altruism?
PsychCentral. Diakses pada 2022. Altruism: Examples and How to Practice It.