• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kecanduan Alkohol Sebabkan Gangguan Elektrolit

Kecanduan Alkohol Sebabkan Gangguan Elektrolit

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kecanduan Alkohol Sebabkan Gangguan Elektrolit

Halodoc, Jakarta – Tanpa adanya elektrolit, tubuh tidak mampu menjalankan berbagai fungsi tubuh secara normal. Elektrolit adalah zat penghantar listrik yang dapat berinteraksi satu sama lain dengan sel-sel saraf, jaringan maupun otot. Hampir seluruh fungsi tubuh bergantung pada arus listrik yang disediakan dari elektrolit. Itulah alasannya, keseimbangan elektrolit diperlukan supaya fungsi tubuh berjalan dengan normal. 

Baca Juga: Minuman Energi Sebabkan Gangguan Elektrolit, Benarkah?

Ada sejumlah penyebab umum gangguan elektrolit, seperti olahraga berlebihan, diare, muntah-muntah, atau kehilangan cairan akibat mengalami luka bakar. Selain itu, kebiasaan buruk seperti kecanduan alkohol bisa menimbulkan gangguan elektrolit. Simak penjelasan lengkapnya, ya! 

Kecanduan Alkohol Salah Satu Penyebab Gangguan Elektrolit

Seseorang yang dikatakan kecanduan alkohol ketika seseorang tidak mampu mengendalikan jumlah minuman yang dikonsumsi dan terus menggunakan alkohol bahkan ketika tidak dibutuhkan. Lama-kelamaan tubuh menjadi ketergantungan dan kecanduan terhadap alkohol. 

Kebiasaan seperti ini dapat menimbulkan masalah dan gangguan serius. Pecandu alkohol biasanya tidak akan berhenti mengonsumsi alkohol, meski kebiasaan tersebut menimbulkan masalah pada dirinya. 

Masalah-masalah yang ditimbulkan dari kecanduan alkohol, contohnya perubahan emosi, bicara melantur, kehilangan keseimbangan atau keseimbangan yang buruk dan kehilangan ingatan setelah konsumsi.

Kecanduan alkohol bisa membuat pengidapnya, gemetar, mual, muntah yang kemudian bisa memengaruhi jumlah elektrolit dalam tubuh. Itulah alasannya pecandu alkohol dapat mengalami gangguan elektrolit.

Hal ini juga diperkuat oleh penelitian yang dipublikasikan di The New England Journal of Medicine, yang menyebutkan bahwa gangguan elektrolit sering terjadi pada orang dengan gangguan penggunaan alkohol kronis.

Baca Juga: Harus Tahu Pengobatan untuk Atasi Gangguan Elektrolit

Gejala Gangguan Elektrolit

Gangguan elektrolit yang berkisar ringan mungkin tidak menyebabkan gejala apa pun. Gangguan semacam itu dapat tidak terdeteksi hingga ditemukan selama tes darah rutin. Gejala mulai muncul setelah gangguan sudah semakin parah. Tidak semua ketidakseimbangan elektrolit menyebabkan gejala yang sama, tetapi pada umumnya gangguan elektrolit menimbulkan gejala berikut ini:

  • Detak jantung tidak teratur;
  • Detak jantung menjadi cepat;
  • Kelelahan dan kelesuan;
  • Kejang;
  • Mual dan muntah;
  • Diare atau sembelit;
  • Kram perut;
  • Kram otot;
  • Kelemahan otot;
  • Sifat lekas marah;
  • Kebingungan;
  • Sakit kepala;
  • Mati rasa dan kesemutan.

Periksakan ke dokter apabila kamu mengalami salah satu dari gejala ini dan curiga mungkin memiliki gangguan elektrolit. Gangguan elektrolit dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani. Kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit lewat aplikasi Halodoc.

Dewasa ini, kecanduan alkohol rentan dialami oleh remaja dan dewasa muda. Oleh sebab itu, orangtua perlu mengedukasi anak-anak mereka, terutama yang telah menginjak remaja tentang risiko penggunaan alkohol. Kondisi ini juga berlaku pada orang dewasa muda. Apabila kerabat dekat atau keluarga yang menunjukan tanda-tanda kecanduan alkohol, segera beritahu risiko penggunaan yang berlebihan.

Baca Juga: 4 Tips untuk Mencegah Gangguan Elektrolit

Diskusikan fakta penting tentang alkohol serta beritahu konsekuensi konsumsi alkohol secara berlebihan. Kamu juga perlu memantau penggunaan alkohol dan pantau stoknya apabila ada kerabat atau keluarga yang mengonsumsi alkohol. 

Referensi :
The New England Journal of Medicine. Diakses pada 2021. Electrolyte Disturbances in Patientswith Chronic Alcohol-Use Disorder.
Healthline. Diakses pada 2021. All About Electrolyte Disorders.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Alcohol use disorder.