• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kecanduan Alkohol Tingkatkan Risiko Fibrilasi Atrium

Kecanduan Alkohol Tingkatkan Risiko Fibrilasi Atrium

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Fibrilasi atrium merupakan aritmia jantung yang paling umum ditemukan pada pecandu alkohol. Saat fibrilasi atrium terjadi, dua ruang atas jantung yang dikenal sebagai aritria, mulai bergetar dan berdetak tidak normal. Akibatnya, darah tidak dipompa keluar sepenuhnya ke ventrikel dan dua ruang besar jantung.

Meski begitu, segelas anggur atau alkohol mungkin masih aman jika dikonsumsi. Terjadinya risiko fibrilasi atrium tergantung pada berapa banyak yang kamu minum. Jika minum alkohol setiap hari apalagi sampai kecanduan, tentu akan meningkatkan peluang untuk mengidap fibrilasi atrium.

Hubungan Kecanduan Alkohol dengan Fibrilasi Atrium

Karena darah tidak dipompa dengan baik, maka darah dapat menggenang di atrium dan mulai menggumpal. Jika sepotong gumpalan kemudian mengalir ke otak, maka dapat menyebabkan stroke. Diperkirakan sebanyak 15 persen dari semua stroke terjadi pada orang dengan fibrilasi atrium.

Baca juga: Fibrilasi Atrium Picu Terjadinya Stroke, Kok Bisa?

Banyak ahli yang percaya bahwa alkohol dapat mengganggu pacu jantung alami. Jadi, sebaiknya pertimbangkan risiko ini. Selain itu, bicarakan juga pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai riwayat kesehatan dan gaya hidup yang dapat dijalani. 

Terdapat hubungan kuat antara minum satu hingga tiga gelas sehari dan risiko gangguan fibrilasi atrium. Minum banyak, atau lebih dari tiga hari sehari, dapat meningkatkan risiko bahkan lebih. Selain itu, jika jumlah alkohol yang dikonsumsi semakin meningkat, risikonya pun semakin tinggi. 

Perlu juga kamu perhatikan, setiap brand alkohol mungkin memiliki kadar alkohol yang berbeda. Satu teguk alkohol dari brand A mungkin memiliki jumlah alkohol yang sama dengan dua gelas alkohol brand B. 

Satu atau dua gelas sehari mungkin tidak akan menyebabkan masalah kesehatan, bahkan ketika kamu sudah diketahui mengalami gangguan fibrilasi atrium. Namun, lebih dari tiga minuman sehari dapat memicu penyakit ini. Hanya saja perhatikan lagi berapa kandungan alkohol yang terkandung dalam brand alkohol yang kamu minum.

Baca juga: Ini Dampak Negatif Kecanduan Alkohol pada Tubuh

Ketentuan kesehatan ini sebaiknya tidak dilanggar, bahkan jika kamu mengantisipasinya dengan mengonsumsi obat pengencer darah. Hal ini justru dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Sebaik-baiknya pencegahan adalah dengan tidak meminum alkohol setiap hari. Ahli menyarankan agar pecandu alkohol perlu cuti beberapa hari dari kebiasaan minum alkohol. Batasi diri kamu untuk mengurangi jumlahnya hingga akhirnya berhenti sama sekali. 

Terapkan Keseimbangan dalam Minum Alkohol

Jika kamu adalah sebatas penggemar minuman alkohol dan berisiko, tetapi terlihat sulit untuk berhenti, sebaiknya jaga keseimbangan dalam konsumsinya. Jika kamu minum secukupnya (dua gelas sehari untuk pria, atau satu gelas sehari untuk wanita), kamu mungkin akan baik-baik saja. Namun, biasanya dokter tetap akan menyarankan kamu untuk menguranginya lagi. 

Jika kamu ingin diet alkohol tanpa secara drastis, lakukanlah tips ini:

  • Tetapkan hari bebas alkohol. Pesta minum jelas adalah ide yang buruk. Dokter biasanya akan merekomendasikan untuk mengambil dua atau tiga hari seminggu tanpa alkohol untuk menghilangkan stres pada hati. 
  • Perhatikan tekanan darah. Ketika kamu hidup dengan kondisi jantung yang berisiko, kamu harus memberikan perhatian ekstra pada tubuh. Artinya bukan hanya mengamati gejala, tetapi juga memeriksa tekanan darah. Karena alkohol meningkatkan tekanan darah yang dapat mengganggu fungsi jantung. 
  • Tambahkan air mineral. Alkohol akan mendorong ginjal untuk mengambil air dari jaringan tubuh dan mengeluarkannya dari tubuh. Artinya saat kamu minum alkohol, maka tubuh akan kehilangan lebih banyak air. Untuk itu, sebaiknya minumlah lebih banyak air mineral ketika kamu sedang minum alkohol. 

Baca juga: Inilah Pengaruh Alkohol Terhadap Kesehatan Jantung dan Liver

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Does Alcohol Cause AFib?
Medical News Today. Diakses pada 2020. Atrial fibrillation: Daily alcoholic drink riskier than binge drinking