• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Midazolam, Obat Penenang sebelum Operasi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Midazolam, Obat Penenang sebelum Operasi

Kenalan dengan Midazolam, Obat Penenang sebelum Operasi

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 11 Agustus 2022

“Midazolam termasuk ke dalam golongan obat penenang yang dikonsumsi sebelum operasi. Tujuannya untuk mengurangi rasa cemas, membuat tubuh jadi rileks dan mengantuk.”

Kenalan dengan Midazolam, Obat Penenang sebelum OperasiKenalan dengan Midazolam, Obat Penenang sebelum Operasi

Halodoc, Jakarta – Midazolam adalah jenis obat penenang yang dapat mengurangi rasa cemas, membuat tubuh jadi lebih rileks dan mengantuk. Obat ini diberikan sebelum melakukan prosedur operasi.

Di dalamnya mengandung zat kimia berupa asam gamma-aminobutirat (GABA). Zat kimia ini bekerja dengan menghambat sinyal pembentuk perasaan negatif seperti cemas berlebihan.

Obat tersedia dalam bentuk cairan yang disuntikkan langsung ke dalam otot (IM) atau pembuluh darah (IV) dan melalui infus. Selama efek obat masih terasa, pasien berada dalam pemantauan tim medis guna meminimalisir efek samping.

Dosis dan Aturan Pakai Midazolam

Dosis pemberian disesuaikan berdasarkan usia dan gangguan kesehatan yang dialami oleh pengidap.

Operasi Kecil dan Operasi Gigi

  • Anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun. 0.05 hingga 0.1 miligram per kilogram berat badan, per hari. Diberikan 5 hingga 10 menit sebelum operasi. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 0.6 miligram per kilogram berat badan, per hari. Dosis maksimal harian sebanyak 6 miligram.
  • Anak berusia 6 hingga 12 tahun. 0.025 hingga 0.05 miligram per kilogram berat badan, per hari. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 0.4 miligram per kilogram berat badan, per hari. Dosis maksimal harian sebanyak 10 miligram.
  • Orang dewasa. 2 hingga 2.5 miligram, per hari. Diberikan 5 hingga 10 menit sebelum operasi. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 0.5 hingga 1 miligram. 
  • Orang berusia di atas 65 tahun (lansia). 0.5 hingga 1 miligram, per hari. Diberikan 5­ hingga 10 menit sebelum operasi. Dosis maksimal harian sebanyak 3.5 miligram.

Obat Penenang untuk Perawatan Intensif

  • Anak berusia di bawah 6 bulan. 0.06 miligram per kilogram berat badan, per jam. Diberikan melalui infus.
  • Anak berusia di atas 6 bulan. 0.05 hingga 0.2 miligram per kilogram berat badan. Dosis pemeliharaan sebanyak 0.06 hingga 0.12 miligram per kilogram berat badan, per jam.
  • Orang dewasa. 0.03 hingga 0.3 miligram per kilogram berat badan, per hari. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 1 hingga 2.5 miligram, per hari.

Sebelum Operasi Pembedahan

  • Anak berusia 1 hingga 15 tahun. 0.08 hingga 0.2 miligram per kilogram berat badan. Diberikan 15 hingga 30 menit sebelum pembedahan.
  • Orang dewasa. 0.07 hingga 0.1 miligram per kilogram berat badam. Diberikan 20 hingga 60 menit sebelum pembedahan.
  • Orang berusia di atas 65 tahun (lansia). 0.025 hingga 0.05 miligram per kilogram berat badan. Diberikan 20 hinggga 60 menit sebelum pembedahan.

Mengatasi Kejang Sebelum Pingsan

Diberikan sebanyak 10 miligram untuk orang dewasa dengan cara disuntikan langsung ke dalam otot.

Kategori Ibu Hamil dan Menyusui

Midazolam termasuk ke dalam golongan D. Artinya, obat memberikan efek buruk terhadap janin.

Obat ini juga menyerap ke dalam ASI dan berpotensi membahayakan bayi. Karena itu, obat tidak boleh digunakan selama hamil dan menyusui.

Peringatan Sebelum Menggunakan Obat

Beberapa kelompok orang yang tidak disarankan menggunakan obat, termasuk:

  • Pengidap riwayat alergi terhadap kandungan midazolam, zat pewarna, makanan, pengawet atau bulu hewan.
  • Sedang menjalani pengobatan yang menggunakan obat golongan opioid (pereda rasa nyeri). 
  • Pengidap penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit hati, penyakit paru, epilepsi atau kerusakan saraf mata akibat tekanan berlebihan (glaukoma).
  • Pecandu alkohol karena dapat meningkatkan risiko efek samping.
  • Wanita yang sedang hamil, menyusui atau merencanakan kehamilan.
  • Seseorang yang sedang mengonsumsi obat, suplemen atau produk herbal.

Efek Samping dan Bahaya Midazolam

Tidak semua pengguna mengalami efek samping setelah pemakaian. Namun, beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, meliputi:

  • Sakit kepala.
  • Mengantuk.
  • Mual dan muntah.
  • Cegukan.
  • Hilang ingatan sementara.
  • Nyeri, kemerahan, atau bengkak di area suntikan.

Reaksi alergi serius juga bisa terjadi. Adapun beberapa gejala yang dialami pengidap, termasuk:

  • Napas berbunyi (mengi).
  • Kesulitan bernapas.
  • Detak jantung melambat.
  • Pusing hingga pingsan.
  • Tremor di tangan atau kaki.
  • Gerakan mata yang tidak terkontrol.

Disarankan untuk segera tanya dokter jika mengalami beberapa kondisi yang disebutkan. Melakukan penanganan secepatnya dapat meminimalisir risiko efek samping jadi semakin parah.

Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Midazolam (Injection Route).
MIMS Indonesia. Diakses pada 2022. Midazolam.