11 July 2018

Kenali 9 Gejala Kanker Kulit yang Jarang Disadari

gejala kanker kulit

Halodoc, Jakarta – Belum lama ini, tepatnya pada bulan Mei yang lalu, berita tentang meninggalnya Adara Taista, menantu Hatta Rajasa akibat kanker kulit jenis melanoma cukup menarik perhatian dan keprihatinan yang mendalam dari masyarakat. Sejak itu, banyak orang jadi penasaran dengan kanker kulit yang satu ini.

Kanker kulit memang merupakan masalah kesehatan yang sangat serius. Namun, gejala-gejalanya kadang tidak terlalu kelihatan, sehingga banyak orang tidak menyadarinya atau bahkan mengabaikannya. Karena itu, penting untuk mengenali gejala-gejala kanker kulit berikut ini agar pengobatan bisa dilakukan sedini mungkin, sehingga kondisi kanker tidak bertambah semakin parah.

Kanker kulit bisa terjadi karena adanya kelainan pada sel kulit yang disebabkan oleh mutasi pada DNA sel yang membuat pertumbuhan sel menjadi lebih cepat, usia sel lebih panjang, dan sel kehilangan sifat dasarnya. Kanker kulit umumnya terjadi pada daerah kulit yang sering terpapar sinar matahari seperti kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dan tungkai. Namun, kanker kulit juga bisa terjadi pada daerah kulit yang jarang terpapar sinar matahari seperti di bagian bawah jari, di telapak tangan dan kaki, bahkan di daerah intim.  Baca juga: 4 Bahaya Sinar Matahari untuk Kulit

Kanker kulit dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jenis sel yang diserang, yaitu:

  • Melanoma. Kanker kulit ini menyerang bagian melanosit atau sel-sel penghasil pigmen kulit. Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang jarang terjadi, tapi mematikan.
  • Kanker Kulit Non-melanoma. Kanker kulit ini menyerang jaringan kulit lain selain melanosit. Kanker kulit non-melanoma dibagi menjadi dua jenis:
  • Karsinoma Sel Basal (Basal Cell Carcinoma atau BCC). Kanker kulit ini yang paling umum terjadi pada manusia dan biasanya menyerang bagian bawah epidermis.
  • Karsinoma Sel Skuamosa (Squamous Cell Carcinoma atau SCC), kanker kulit yang satu ini terjadi pada bagian atas epidermis. Walaupun juga termasuk jenis kanker yang umum terjadi, tapi frekuensinya tidak sebanyak kanker sel basal.

Gejala Kanker Kulit

Gejala kanker kulit yang timbul bisa berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut gambaran umumnya:

Melanoma: Kanker kulit ini dapat tumbuh di daerah kulit manapun, termasuk pada tahi lalat yang sudah ada dan bisa berubah menjadi ganas. Pada laki-laki, kanker ini biasanya muncul pada wajah dan badan. Sedangkan, bagian tubuh wanita yang umumnya terkena kanker ini adalah di tungkai bawah. Namun, di daerah kulit yang jarang terpapar sinar matahari juga berisiko muncul melanoma. Penyakit ini juga bisa terjadi pada siapa saja, tidak terkecuali orang berkulit gelap. Berikut gejala-gejala melanoma:

  • Terdapat benjolan berwarna cokelat dengan bintik-bintik hitam pada benjolan tersebut.
  • Tahi lalat pada tubuh tiba-tiba berubah warna atau bertambah besar, serta mengeluarkan darah.
  • Munculnya luka kecil pada kulit dengan tepi yang tidak beraturan dan berwarna merah, putih, biru, atau biru kehitaman.
  • Di telapak tangan, telapak kaki, ujung jari tangan atau kaki, muncul lesi berwarna gelap.
  • Muncul lesi berwarna gelap pada membran mukosa di dalam mulut, hidung, Miss V, atau anus.

Baca juga: 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Karsinoma Sel Basal (BCC). Jenis kanker kulit ini lebih sering terjadi pada daerah kulit yang terpapar sinar matahari seperti  wajah dan leher. Gejalanya antara lain:

  • Muncul benjolan lunak dan mengkilat pada kulit.
  • Pada kulit berwarna cokelat gelap atau cokelat kemerahan, biasanya muncul lesi berbentuk datar seperti daging.

Karsinoma Sel Skuamosa (SCC). Kanker kulit satu ini juga biasanya timbul pada kulit yang sering terpapar sinar matahari. Namun pada orang yang berkulit gelap, SCC juga bisa muncul pada daerah kulit yang jarang terpapar sinar matahari. Gejalanya antara lain:

  • Muncul benjolan merah yang keras pada kulit.
  • Muncul lesi berbentuk datar dan bersisik keras seperti kerak.

Bila muncul gejala-gejala seperti di atas pada kulit kamu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui diagnosis yang lebih tepat. Kamu juga bisa membicarakan masalah seputar kulit dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!