• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Awal Baby Blues Syndrome pada Saat Nifas

Kenali Gejala Awal Baby Blues Syndrome pada Saat Nifas

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Ibu yang baru melahirkan tentunya membutuhkan pendampingan dan dukungan dari keluarga terdekat. Tubuh ibu yang baru melahirkan masih dalam masa pemulihan. Selain itu, ibu yang baru melahirkan kerap mengalami baby blues syndrome

Baca juga: Ibu Baru Bisa Alami Baby Blues Syndrome, Ini Cara Mengatasinya

Baby blues syndrome terjadi ketika ibu mengalami perubahan suasana hati yang begitu cepat dan menyebabkan ibu merasakan perasaan sedih, stres, gelisah, dan menangis tanpa alasan. Meskipun gejala awal yang muncul biasanya tidak begitu jelas, namun baby blues syndrome yang tidak segera diatasi berdampak buruk pada kesehatan mental ibu.

Menangis Tanpa Alasan Hingga Gelisah

Beberapa hari setelah proses persalinan menjadi masa-masa baru bagi seorang ibu. Biasanya, saat momen ini ibu dan bayi yang baru dilahirkan akan masuk dalam masa adaptasi. Ibu akan beradaptasi dengan bayi yang baru lahir, begitu juga dengan bayi yang masih beradaptasi dengan lingkungan baru yang saat ini ia miliki. Pada saat momen ini banyak wanita yang mengalami baby blues syndrome.

Saat seorang ibu mengalami baby blues syndrome, maka akan merasakan perubahan suasana hati yang begitu cepat. Perasaan tersebut bisa perasaan bahagia berubah menjadi sedih, begitu juga sebaliknya. Melansir National Health Service UK, perubahan hormon yang terjadi secara tiba-tiba setelah proses melahirkan menjadi salah satu faktor pemicu mengapa ibu mengalami baby blues syndrome

Ketahui beberapa tanda yang menjadi gejala dari baby blues syndrome, seperti menangis untuk alasan yang tidak pernah diketahui, sering merasa tidak sabar, lebih cepat marah, merasa gelisah yang disertai dengan rasa lelah yang berkepanjangan, tidak dapat beristirahat, sedih terus-menerus, perubahan suasana hati yang begitu cepat, dan mengalami gangguan konsentrasi.

Jangan ragu untuk segera bertanya langsung pada psikolog melalui aplikasi Halodoc agar ibu mendapatkan bantuan untuk mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi. Baby blues syndrome yang tidak segera diatasi dapat memburuk, yang dikenal dengan postpartum depression. Melansir Mayo Clinic, gejala postpartum depression hampir sama dengan baby blues syndrome, namun durasi waktunya lebih panjang dan dampaknya bisa berbahaya bagi kesehatan ibu.

Selain itu, postpartum depression dapat menyebabkan ibu kesulitan untuk berdekatan dengan bayi, kehilangan nafsu makan, ketakutan berlebih untuk tidak dapat menjadi ibu yang baik, merasa tidak berdaya, emosi yang meledak, gangguan panik, bahkan berpikir untuk melukai diri sendiri dan bayi.

Baca juga: Bagaimana Baby blues syndrome Pengaruhi Kesehatan Bayi?

Segera Atasi Baby Blues Syndrome

Sebaiknya segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat saat ibu mengalami beberapa gejala tersebut untuk menjaga kondisi kesehatan ibu maupun bayi yang baru dilahirkan. Kenali lebih dalam kondisi yang dialami setelah persalinan. Baby blues syndrome normal dialami oleh ibu yang baru menjalani persalinan dan umumnya hanya berlangsung selama beberapa minggu.

Ketahui langkah berikut agar ibu dapat mengatasi baby blues syndrome, yaitu:

  1. Bicarakan dengan orang-orang terdekat yang dapat ibu percaya. Dengan menceritakan apa yang dirasakan, maka kondisi ini membuat ibu menjadi lebih lega.

  2. Sebaiknya penuhi kebutuhan asupan nutrisi dan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Setelah menjalani persalinan, ibu membutuhkan lebih banyak asupan bernutrisi untuk menjaga tubuh tetap sehat.

  3. Jika ibu merasa bosan, tidak ada salahnya untuk beristirahat sejenak dengan keluar rumah dan menikmati udara segar. Meskipun sejenak, hal ini dapat mengubah suasana hati menjadi lebih baik.

  4. Mintalah bantuan pada keluarga terdekat untuk meringankan pekerjaan yang perlu ibu lakukan berkaitan dengan mengurus bayi.

  5. Tentu semua orangtua ingin yang terbaik untuk anaknya. Namun, jangan berharap ibu bisa melakukan semua hal dengan sempurna. Lakukan yang terbaik dan biarkan diri sendiri untuk mencoba terbiasa dengan rutinitas baru yang dimiliki.

Baca juga: Postpartum Depression and Baby Blues Syndrome, Lebih Parah yang Mana?

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi baby blues syndrome setelah menjalani persalinan. Selain itu, ibu dapat melakukan berbagai hal yang menyenangkan lainnya agar kesehatan mental tetap terjaga dengan baik.

Referensi:
American Pregnancy Association. Diakses pada 2020. Baby blues syndrome
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Postpartum Depression
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Feeling Depressed After Childbirth