Baru Makan Sedikit, Kenapa Perut Cepat Kenyang Saat Berbuka Puasa?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Baru Makan Sedikit, Kenapa Perut Cepat Kenyang Saat Berbuka Puasa?

Halodoc, Jakarta – Setelah hampir 14 jam berpuasa, tak heran jika banyak orang ingin segera makan ketika waktu berbuka tiba. Namun, sering perut telanjur kenyang meski hanya minum es teh manis dan kolak pisang. Tahukah kamu apa penyebabnya? Ketahui alasan perut cepat kenyang saat berbuka di sini, yuk.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

Penyebab Perut Cepat Kenyang Saat Berbuka

Perut kenyang setelah berbuka adalah hal yang lumrah terjadi, terutama pada minggu awal puasa. Hal ini disebabkan karena proses adaptasi tubuh yang semula rutin mendapatkan makanan, kini harus dibiarkan kosong selama hampir 14 jam hingga waktu berbuka tiba.

Proses adaptasi ini membuat tubuh "stres" sehingga sistem saraf yang bekerja dominan adalah saraf simpatik. Hasilnya, makanan yang dikonsumsi setelah berbuka tetap tertahan selama beberapa menit sebelum masuk ke usus untuk diserap dan dicerna tubuh.

Baca Juga: Gangguan Kesehatan yang Sering Kambuh Saat Puasa

Perut kenyang berlebihan setelah berbuka bisa dicegah dengan makan secara perlahan saat berbuka. Sebab pada kasus yang lebih parah, konsumsi makanan berlebihan bukan saja membuat perut begah, tapi juga menimbulkan rasa nyeri ulu hati dan perut terasa kembung karena dipenuhi oleh gas.

Buka Puasa Secara Perlahan untuk Cegah Perut Begah

Mulai buka dengan minum air putih atau minuman kesukaan (kecuali kafein, bersoda, alkohol) dan asupan manis. Makanan manis dianjurkan untuk mengembalikan gula darah (glukosa) yang cenderung menurun saat puasa. Meski makanan manis dianjurkan, British Nutrition Foundation merekomendasikan agar asupan manis yang dikonsumsi berasal dari sumber alami yang kaya nutrisi dan tinggi serat. Misalnya buah segar (khususnya kurma), jus buah, dan es buah tanpa tambahan gula.

Sebaiknya hindari makanan berlemak tinggi (seperti gorengan) saat berbuka. Alasannya karena makanan berlemak memperlambat saluran cerna dan memicu terjadinya refluks. Mengingat tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memberikan sinyal kenyang ke otak, kamu dianjurkan untuk makan besar setelah 20-30 menit setelah berbuka dengan takjil.

Langsung makan besar saat berbuka berpotensi menaikkan asam lambung dan glukosa secara drastis. Pasalnya kelebihan makanan yang dikonsumsi saat berbuka membutuhkan waktu lama untuk dicerna tubuh, sehingga menimbulkan gejala nyeri ulu hati dan perut begah yang bikin tidak nyaman. Kondisi ini terjadi akibat terbatasnya enzim pencernaan di lambung.

Baca Juga: 4 Tips Cegah Maag Kambuh Saat Puasa

Hal lain yang perlu diperhatikan saat puasa adalah minum air putih dan serat yang cukup. Aturan minum air putih saat puasa dikenal dengan pola 2-4-2, yakni dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas air putih saat makan malam, dan dua gelas air putih saat sahur. Asupan serat penting untuk mencegah gangguan pencernaan yang sering menjadi keluhan saat puasa. Kamu bisa mendapatkan serat dari konsumsi buah dan sayuran.

Itulah alasan perut cepat kenyang saat puasa. Kalau kamu punya keluhan kesehatan saat puasa, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!