
DAFTAR ISI
- Apa Itu Astaxanthin?
- Merek Dagang Astaxanthin
- Studi tentang Astaxanthin
- Peringatan sebelum Menggunakan Astaxanthin
- Dosis Astaxanthin
- Cara Menggunakan Astaxanthin
- Efek Samping Astaxanthin
- Interaksi Obat dengan Astaxanthin
- Kontraindikasi Astaxanthin
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Astaxanthin?
Astaxanthin adalah karotenoid, pigmen alami yang ditemukan dalam alga dan beberapa jenis makanan laut.
Lebih dari sekadar pigmen, astaxanthin dikenal karena sifat antioksidannya yang kuat, bahkan disebut-sebut lebih kuat dari vitamin C dan vitamin E.
Sebagai antioksidan, astaxanthin melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berperan dalam berbagai penyakit kronis dan penuaan.
- Golongan: Obat bebas atau suplemen dengan astaxanthin sebagai komponen utama.
- Kategori: Suplemen antioksidan.
- Manfaat: Membantu melindungi sel dari radikal bebas, serta mendukung fungsi tubuh seperti sistem imun dan kesehatan kulit.
- Digunakan oleh: Dewasa.
- Astaxanthin untuk ibu hamil: Tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena belum ada bukti keamanan yang cukup, konsultasikan dengan dokter sebelum mempertimbangkan penggunaannya.
- Astaxanthin untuk ibu menyusui: Belum diketahui apakah aman atau terserap dalam ASI, sehingga penggunaannya harus atas saran dokter.
- Bentuk sediaan obat: Kapsul atau kaplet suplemen.
Merek Dagang Astaxanthin
Berikut ini beberapa merek dagang Astaxanthin di Halodoc:
- Astaxanthin Natural Mpl 4 mg 6 Kapsul. Suplemen antioksidan yang membantu memelihara kesehatan tubuh dengan kandungan astaxanthin 4 mg per kapsul.
- Swisse Ultiboost Astaxanthin Glutathione Complex 30 Kapsul. Produk ini menggabungkan astaxanthin dan glutathione sebagai antioksidan untuk membantu meredam radikal bebas dan mendukung kesehatan secara menyeluruh.
- Astria 4 mg 4 Kapsul. Suplemen yang mengandung astaxanthin alami untuk membantu melindungi sel dari kerusakan radikal bebas dan mendukung kesehatan tubuh secara umum..
- Asthin Force 12 mg 10 Kapsul. Suplemen astaxanthin yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.
- Ascavin 4 mg 10 Kapsul. Mengandung astaxanthin yang bekerja sebagai antioksidan untuk membantu memelihara kesehatan tubuh dan melawan efek radikal bebas.
Studi tentang Astaxanthin
Studi yang dipublikasikan oleh Molecules (2022), mengulas mengenai peran astaxanthin untuk kesehatan, yakni:
- Astaxanthin merupakan karotenoid liposoluble dengan pigmen merah-oranye yang banyak ditemukan di mikroalga (khususnya Haematococcus pluvialis).
- Astaxanthin menunjukkan kemampuan antioksidan dan anti-inflamasi yang lebih tinggi dibandingkan antioksidan lain seperti vitamin C, vitamin E, dan β-karoten.
- Astaxanthin berpotensi membantu mengurangi stres oksidatif yang berkaitan dengan penuaan, kesehatan kulit, dan fungsi sistem saraf pusat.
Peringatan Sebelum Menggunakan Astaxanthin
Sebelum mengonsumsi astaxanthin sebagai suplemen, penting untuk memahami beberapa hal agar penggunaannya tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh.
- Hindari penggunaan jika memiliki alergi terhadap astaxanthin atau bahan tambahan dalam produknya.
- Konsultasikan dengan dokter bila sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan karena keamanan suplemen ini belum sepenuhnya dipastikan.
- Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat lain, terutama obat penurun tekanan darah, imunomodulator, atau antikoagulan.
- Hati-hati pada kondisi medis tertentu seperti gangguan tiroid, tekanan darah rendah, atau masalah kekebalan tubuh.
- Jangan melebihi dosis yang dianjurkan karena penggunaan berlebihan dapat meningkatkan risiko efek samping.
- Hentikan penggunaan dan konsultasikan ke tenaga medis jika muncul reaksi yang tidak biasa, seperti gangguan pencernaan atau gejala alergi.
Dosis Astaxanthin
Dosis astaxanthin yang direkomendasikan bervariasi tergantung pada tujuan penggunaannya dan kondisi kesehatan individu.
Umumnya, dosis antara 4 hingga 12 mg per hari dianggap aman dan efektif untuk kebanyakan orang.
Astaxanthin tersedia dalam bentuk suplemen kapsul atau softgel. Sebaiknya konsumsi astaxanthin bersama makanan yang mengandung lemak untuk penyerapan yang lebih baik. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan dosis yang tepat.
Cara Menggunakan Astaxanthin
Berikut ini cara menggunakan astaxanthin:
- Konsumsi sesuai dosis yang tertera pada kemasan atau sesuai anjuran dokter.
- Minum bersama makanan, terutama yang mengandung lemak sehat, untuk membantu penyerapan yang lebih optimal.
- Jangan menambah dosis tanpa persetujuan tenaga medis.
- Beri tahu dokter jika sedang mengonsumsi obat lain, untuk menghindari interaksi.
- Hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter jika muncul reaksi yang tidak biasa.
Efek Samping Astaxanthin
Astaxanthin umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi. Namun, beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan, seperti perubahan warna feses menjadi kemerahan dan peningkatan buang air besar.
Interaksi Obat dengan Astaxanthin
Suplemen astaxanthin berpotensi berinteraksi dengan sejumlah obat, suplemen, maupun produk herbal lain yang sedang digunakan. Beberapa kemungkinan interaksinya antara lain:
- Menurunnya efektivitas obat tertentu, seperti ketamine, phenobarbital, dexamethasone, diltiazem, verapamil, etoposide, ketoconazole, fentanyl, losartan, atau ondansetron.
- Berkurangnya kinerja obat imunosupresan.
- Menurunnya efektivitas obat golongan 5-alpha-reductase inhibitor, misalnya finasteride atau dutasteride.
- Meningkatnya risiko tekanan darah turun bila digunakan bersamaan dengan obat penurun tekanan darah.
Kontraindikasi Astaxanthin
Astaxanthin dikontraindikasikn untuk orang dengan kondisi berikut:
- Memiliki riwayat alergi terhadap kandungan zat tertentu.
- Memiliki riwayat alergi terhadap alga atau makanan laut, misalnya udang, lobster, dan salmon.
- Orang yang memiliki riwayat penyakit autoimun, osteoporosis, hopetensi, gangguan paratiroid, hingga gangguan hormonal.
- Ibu hamil atau menyusui, kecuali atas saran dari dokter.
Selalu konsultasikan diri dengan dokter sebelum mengonsumsi obat atau suplemen.
Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


