• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Atelophobia
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Atelophobia

Atelophobia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
atelophobiaatelophobia

Pengertian Atelophobia

Atelophobia adalah ketakutan yang luar biasa akan ketidaksempurnaan. Pengidap cenderung menilai diri sendiri dengan sangat keras dan seringkali menetapkan tujuan yang tidak realistis.

Penyebab Atelophobia

Belum diketahui penyebab utama dari fobia ini. Namun, risikonya semakin tinggi dialami oleh orang yang terkena stres hebat dan ketakutan akan ketidaksempurnaan diri.

Faktor Risiko Atelophobia

Adapun faktor pemicu dari atelophobia, yakni:

  • Genetik. Faktor keturunan meningkatkan risiko seseorang mengalami fobia ketidaksempurnaan.
  • Ancaman mental dan fisik. Kondisi ini terkait dengan pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu. Di antaranya mendapatkan ancaman secara mental dan fisik.
  • Pengalaman traumatik. Trauma pada masa kecil, termasuk penganiayaan fisik dapat menjadi trauma tersendiri, sehingga seseorang bisa tumbuh dengan ketakutan tertentu.
  • Lingkungan. Faktor ini dapat berasal dari pola asuh yang salah saat orang tua mengharuskan segala sesuatu harus selalu sempurna.
  • Konflik emosional. Kondisi ini dapat berupa konflik batin yang disimpan dan tidak pernah terselesaikan.
  • Perfeksionisme. Gangguan atelophobia bisa berasal dari sifat perfeksionis yang dimiliki oleh pengidapnya.
  • Kepribadian sensitif. Seseorang yang sensitif dan selalu insecure atau tidak percaya diri berisiko tinggi mengalami fobia ketidaksempurnaan.

Gejala Atelophobia

Adapun gejala yang dialami oleh pengidap fobia ketidaksempurnaan, yaitu:

  • Cepat marah.
  • Merasa lelah berlebihan.
  • Depresi atau merasa sedih.
  • Ketidakmampuan untuk menerima kritik.
  • Ketidakmampuan untuk berkonsentrasi pada hal lain selain ketakutan mereka.
  • Pesimisme (pandangan negatif tentang kehidupan).

Atelophobia juga dapat menyebabkan serangan panik. Kondisi ini ditandai dengan:

  • Merasa panas dingin.
  • Pusing atau sakit kepala.
  • Keluar keringat berlebihan.
  • Palpitasi atau peningkatan detak jantung.
  • Mual.
  • Sesak napas (dispnea).
  • Gemetar.
  • Sakit perut atau gangguan pencernaan (dispepsia).

Diagnosis Atelophobia

Pertama-tama, dokter akan bertanya seputar gejala dan riwayat kesehatan pengidap. Kemudian, tim medis melakukan pemeriksaan fisik lengkap guna memastikan diagnosis penyakit.

Atelophobia dapat terlihat ketika:

  • Pengidap selalu menghindari situasi tertentu seperti berkumpul atau bersosialisasi karena takut melakukan kesalahan.
  • Pengidap mengalami gejala yang disebutkan selama lebih dari enam bulan.
  • Pengidap memiliki kecemasan parah saat memikirkan kesalahan atau takut mengecewakan orang lain.
  • Pengidap cenderung mengalami masalah di rumah, kantor atau sekolah karena ketakutan akan ketidaksempurnaan.

Pengidap atelophobia cenderung memiliki masalah mental lainnya, seperti: 

  • Gangguan kepribadian menghindar.
  • Penyakit gangguan kecemasan (hipokondriasis).
  • Gangguan obsesif kompulsif.
  • Gangguan panik.
  • Gangguan kepribadian paranoid.
  • Gangguan stres pasca-trauma (PTSD).
  • Gangguan penyalahgunaan zat seperti kecanduan narkoba atau gangguan penggunaan alkohol.

Pengobatan Atelophobia

Adapun langkah yang dilakukan guna mengatasi fobia ketidaksempurnaan, yakni:

  • Terapi perilaku kognitif (CBT). CBT berfokus untuk membantu pengidap mengubah cara berpikir tentang ketidaksempurnaan. Terapi ini dapat membantu mengidentifikasi pemicu spesifik yang menyebabkan kecemasan.
  • Terapi pemaparan. Cara ini dapat membantu menurunkan kepekaan terhadap rasa takut akan ketidaksempurnaan.
  • Perubahan pola hidup. Pengidap disarankan untuk menerapkan diet sehat dan olahraga teratur guna membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi pikiran negatif.
  • Obat-obatan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi gejala depresi atau kecemasan yang menyertai atelophobia. Jenis obat yang direkomendasikan, yakni antidepresan, obat anti-kecemasan, obat penenang atau beta-blocker.

Komplikasi Atelophobia

Salah satu komplikasi yang dapat dialami oleh pengidap adalah peningkatan gejala yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Dampaknya, mereka akan mengisolasi diri dan enggan bergaul di lingkup sosialnya.

Pencegahan Atelophobia

Adapun langkah pencegahan penyakit, yakni:

  • Menciptakan sistem pendukung yang kuat. Ini bisa berasal dari teman dekat dan anggota keluarga.
  • Jangan mengonsumsi kafein, narkoba atau alkohol. Zat di dalamnya dapat memperburuk kecemasan yang sudah ada.
  • Berbagi ketakutan dan kekhawatiran dengan seorang ahli di bidang kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater.

Kapan ke Dokter?

Disarankan untuk segera menemui dokter saat mengalami gejalanya dalam waktu beberapa bulan belakangan. Terutama jika kondisi tersebut sudah menghambat aktivitas dan pergaulan. 

Selagi menjalani pengobatan, pengidap bisa mengonsumsi suplemen guna membantu menjaga tubuh tetap prima. Caranya, download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Atelophobia (Fear of Imperfection).
Medical News Today. Diakses pada 2022. Atelophobia: Symptoms, causes, and treatment.