• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bayi Tabung

Bayi Tabung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
bayi-tabung-halodoc

Pengertian Bayi Tabung

Bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) adalah kehamilan yang terjadi dan diawali dengan sel telur dibuahi oleh sperma di luar tubuh. Pembuahan tersebut pun dilakukan di dalam sebuah tabung. Prosedur ini dilakukan bila kehamilan tidak kunjung terwujud meski sudah mencoba berbagai macam cara, seperti mengonsumsi obat-obatan dan melakukan operasi atau inseminasi buatan.

IVF adalah salah satu metode yang paling efektif dari kategori teknologi reproduksi untuk mendapatkan kehamilan. Prosedurnya dapat dilakukan dengan menggunakan sel telur sendiri dibantu dengan sperma pasangan. Di sisi lain, cara ini dapat melibatkan sel telur, sperma atau embrio dari pemberi donor. Pada beberapa kasus, ibu pengganti juga memungkinkan untuk menanamkan embrio di dalam rahimnya jika dirasa sang wanita memiliki suatu masalah.

Cara Bayi Tabung Dilakukan

Prosedur bayi tabung terdiri dari lima langkah:

1.Langkah 1: Stimulasi, atau disebut juga ovulasi super

Pada langkah awal ini, wanita akan diberikan obat kesuburan untuk meningkatkan produksi sel telur. Selain itu, wanita tersebut juga akan menjalani USG transvaginal secara teratur untuk memeriksa ovarium dan tes darah untuk memeriksa kadar hormon.

2. Langkah 2: Pengambilan Telur

Kemudian operasi kecil, yang disebut aspirasi folikular, akan dilakukan untuk mengeluarkan sel telur dari tubuh wanita.  Dengan menggunakan gambar USG sebagai panduan, dokter akan memasukkan jarum tipis melalui vagina ke dalam ovarium dan kantung folikel yang berisi telur. 

Jarum tersebut terhubung ke alat penghisap yang menarik telur dan cairan keluar dari setiap folikel satu per satu. Prosedur ini diulang untuk ovarium lainnya.

3. Langkah 3: Inseminasi dan Fertilisasi

Sperma pria akan ditempatkan bersama dengan sel telur dengan kualitas terbaik. Prosedur pencampuran sperma dan sel telur ini disebut inseminasi. Telur dan sperma kemudian disimpan dalam ruang yang lingkungannya dikontrol. Sperma biasanya akan membuahi sel telur beberapa jam setelah inseminasi.

4. Langkah 4: Kultur Embrio

Ketika telur yang dibuahi membelah, itu menjadi embrio. Staf laboratorium akan secara teratur memeriksa embrio untuk memastikan embrio tumbuh dengan baik. Dalam waktu sekitar 5 hari, embrio normal memiliki beberapa sel yang aktif membelah.

5. Langkah 5: Transfer Embrio

Embrio ditempatkan ke dalam rahim wanita 3 sampai 5 hari setelah pengambilan sel telur dan pembuahan. Dokter memasukkan tabung tipis (kateter) yang berisi embrio ke dalam vagina wanita, melalui leher rahim, dan naik ke dalam rahim. Jika embrio menempel (implan) di lapisan rahim dan tumbuh, hasil kehamilan.

Alasan Dilakukan Bayi Tabung

In vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung adalah pengobatan yang dilakukan untuk seseorang dengan infertilitas atau masalah genetik. Metode ini dipilih oleh seseorang yang mengalami infertilitas dan sudah mencoba berbagai cara dan terus gagal. Cara ini juga sering dilakukan pada wanita di atas 40 tahun yang mengalami infertilitas serta beberapa masalah kesehatan, seperti:

  • Sumbatan atau kerusakan pada tuba falopi.
  • Gangguan ovulasi.
  • Endometriosis.
  • Pernah melakukan sterilisasi atau pengangkatan tuba sebelumnya.
  • Mengalami fibroid rahim.
  • Fungsi sperma yang terganggu.

Pada wanita yang tidak memiliki rahim yang sehat atau terdapat risiko kesehatan serius saat hamil, bayi tabung dapat menjadi solusi yang paling tepat. Untuk kasus ini, sel telur wanita yang dibuahi dengan sperma, tetapi embrio diletakkan pada ibu pengganti.

Faktor Risiko Bayi Tabung

Metode untuk mendapatkan kehamilan ini tidak selalu berhasil dan dapat memengaruhi seseorang secara fisik dan emosional. Berikut ini beberapa faktor risiko yang perlu diketahui sebelum melakukan metode IVF:

  • Kelahiran ganda.
  • Persalinan prematur dan berat lahir rendah.
  • Sindrom hiperstimulasi ovarium.
  • Keguguran.
  • Komplikasi saat prosedur pengambilan sel telur dilakukan.
  • Kehamilan ektopik.
  • Cacat lahir.

Persiapan Melakukan Bayi Tabung

Hal yang perlu diketahui adalah ada banyak faktor yang dapat memengaruhi tingkat keberhasilan kehamilan dari bayi tabung. Contohnya seperti usia, kesehatan secara persona, dan pendekatan serta kemampuan klinik selama proses dilakukan. Pastikan untuk mencari klinik yang terbaik dan meminta rincian biaya di setiap langkah.

Sebelum memulai siklus IVF, ada beberapa pemeriksaan yang perlu dilakukan, antara lain:

  • Pengujian cadangan ovarium.
  • Analisis air mani.
  • Skrining penyakit menular.
  • Praktek transfer embrio.
  • Pemeriksaan rahim.

Jika kamu dan pasangan sangat menginginkan kehamilan dan selalu mendapatkan jalan buntu selama prosesnya, bayi tabung dapat menjadi solusi yang tepat. Tentunya hal ini membutuhkan pertimbangan yang matang dari segala hal, terutama kesehatan dan keuangan. 

Bila kamu ingin mendapatkan kehamilan dengan bayi tabung, kamu bisa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu di rumah sakit yang menawarkan program bayi tabung. Kamu bisa buat janji kunjungan di rumah sakit pilihanmu melalui aplikasi Halodoc

Cukup dengan download Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan dapat dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone. Nikmati kemudahan ini sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. In vitro fertilization (IVF).
Planned Parenthood. Diakses pada 2022. What is IVF?
Medline Plus. Diakses pada 2022. In vitro fertilization (IVF).

Diperbarui pada 20 Januari 2022.