• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cek Hepatitis C (Anti-HCV)
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Cek Hepatitis C (Anti-HCV)

Cek Hepatitis C (Anti-HCV)

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cek hepatitis CCek hepatitis C

Apa Itu Cek Hepatitis C (Anti-HCV)?

Cek hepatitis C (Anti-HCV) adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis penyakit hepatitis C. Tepatnya dengan mendeteksi keberadaan virus hepatitis C (HCV/Hepatitis C Virus) dalam tubuh. 

HCV adalah penyebab utama dari penyakit hepatitis C. Virus ini dapat menyebabkan peradangan pada organ hati. Bahkan, pada beberapa kasus juga bisa memicu penyakit hati kronis, hingga kanker hati. 

Untuk menetapkan diagnosis hepatitis C, dokter akan melakukan cek hepatitis C dengan mengambil sampel darah. Sampel tersebut kemudian akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

Kenapa Melakukan Cek Hepatitis C (Anti-HCV)?

Cek hepatitis C (Anti-HCV) bertujuan untuk mendeteksi keberadaan virus hepatitis C di dalam tubuh. Beberapa alasan mengapa pemeriksaan ini penting untuk dilakukan adalah:

  • Virus hepatitis bisa menyerang tanpa menimbulkan gejala.
  • Melalui pemeriksaan ini, seseorang dapat melindungi atau meminimalkan risiko anggota keluarga tertular virus ini.
  • Diagnosis yang cepat memungkinkan perawatan dilakukan dengan cepat. Ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. 
  • Perawatan hepatitis C yang dilakukan sesegera mungkin juga bisa mencegah komplikasi seperti sirosis dan gagal hati. 

Kapan Harus Melakukan Cek Hepatitis C (Anti-HCV)?

Cek hepatitis C (anti-HCV) direkomendasikan untuk dilakukan setidaknya satu kali dalam hidup. Hal ini karena semua orang memiliki risiko untuk terinfeksi virus hepatitis C. Terlebih, infeksi virus ini sering kali tidak bergejala.

Namun, ada beberapa kelompok orang yang paling direkomendasikan untuk menjalani cek hepatitis C (anti-HCV), yaitu:

  • Orang yang pernah pernah menggunakan obat-obatan terlarang, terutama yang disuntik.
  • Orang yang memiliki hasil tes fungsi hati yang abnormal tanpa penyebab yang belum diketahui.
  • Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi hepatitis C.
  • Petugas perawatan kesehatan yang terpapar darah atau tertusuk jarum. 
  • Pengidap hemofilia yang dirawat dengan faktor pembekuan sebelum 1987.
  • Orang yang telah menjalani perawatan hemodialisis jangka panjang.
  • Orang yang menerima transfusi darah atau transplantasi organ sebelum 1992.
  • Pasangan seksual dari seseorang yang didiagnosis hepatitis C.
  • Pengidap HIV.
  • Orang yang lahir dari 1945 hingga 1965.
  • Orang yang pernah dipenjara.

Bagaimana Melakukan Cek Hepatitis C (Anti-HCV)?

Cek hepatitis C (Anti-HCV) dilakukan dengan memeriksa sampel darah. Dokter atau petugas kesehatan akan mengambil sampel darah untuk diteliti di laboratorium. 

Ada dua jenis tes darah untuk melakukan cek hepatitis C (Anti-HCV), yaitu:

  1. Tes Antibodi Hepatitis C (Anti-HCV Antibodi)

Tes anti-HCV antibodi ini bertujuan untuk mendeteksi antibodi yang dihasilkan tubuh dalam melawan virus hepatitis C. Jika hasil yang didapatkan positif, maka perlu melakukan pemeriksaan lanjutan. Tujuannya untuk menentukan penyakit hepatitis bersifat kronis atau tidak. 

Tes antibodi hepatitis C ini akan tetap positif meski seseorang sudah sembuh dari hepatitis C. Hasil tes anti-HCV antibodi biasanya tersedia dalam beberapa hari hingga satu minggu setelah pemeriksaan. 

  1. Tes Genetik Virus (HCV RNA)

Tes jenis ini dilakukan jika seseorang mendapatkan hasil positif dari tes antibodi hepatitis C. Jika tes genetik virus ini menunjukkan hasil positif, artinya tubuh gagal membunuh virus tersebut. 

Dengan kata lain, hepatitis C sudah berkembang menjadi kronis. Tes HCV RNA juga bisa menentukan respon pengobatan. 

Setelah dokter memastikan pasien pasien mengidap hepatitis C, ada beberapa tes lagi yang mungkin akan dilakukan. Tes selanjutnya bertujuan untuk memeriksa tingkat kerusakan hati. 

Tes-tes yang akan dilakukan meliputi biopsi hati, tes fungsi hati, atau magnetic resonance elastography (MRE) untuk melihat kondisi dan mengerasnya jaringan hati.

Di mana Melakukan Cek Hepatitis C (Anti-HCV)?

Kamu dapat melakukan cek hepatitis C (anti-HCV) di rumah sakit ataupun laboratorium, berdasarkan rekomendasi dari dokter. Tes ini dilakukan oleh petugas kesehatan yang telah berpengalaman.  

Agar mudah, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit. Dokter lah yang nanti akan menentukan perlu tidaknya menjalani cek hepatitis C (anti-HCV).

Referensi:
LabTestsOnline.org. Diakses pada 2022. Hepatitis C Testing.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Hepatitis C – Diagnosis Screening for hepatitis C.
Web MD. Diakses pada 2022. Hepatitis C Diagnosis and Tests.

Diperbarui pada 21 Februari 2022.