• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Frostbite (Radang Dingin)
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Frostbite (Radang Dingin)

Frostbite (Radang Dingin)

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
frostbite-gejala-penyebab-dan-cara-mengobati-halodocfrostbite-gejala-penyebab-dan-cara-mengobati-halodoc

Pengertian Frostbite

Frostbite adalah cedera yang disebabkan oleh pembekuan kulit dan jaringan di bawahnya. Pada tahap awal, masalah kesehatan yang memiliki nama lain frostnip dan radang dingin, tidak menunjukkan kerusakan permanen pada kulit.

Kulit yang terpapar dalam cuaca dingin dan berangin paling rentan terhadap radang dingin. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi ini dapat menyerang kulit yang tertutup sarung tangan atau pakaian lain. 

Penanganan utama frostbite yaitu menghangatkan kembali bagian yang dingin. Namun, semua kondisi radang dingin memerlukan perhatian medis karena dapat merusak kulit, otot, tulang, dan jaringan lain secara permanen.

Penyebab Frostbite

Frostbite terjadi ketika kulit dan jaringan pada bagian bawahnya membeku. Penyebab radang dingin yang paling umum adalah paparan kondisi cuaca dingin. Namun, kondisi ini bisa juga terjadi karena kontak langsung dengan es, logam beku, atau cairan yang sangat dingin.

Adapun beberapa kondisi khusus yang menyebabkan radang dingin meliputi:

  • Mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan kondisi tubuh. Misalnya, tidak melindungi dari cuaca dingin, berangin, basah, atau terlalu ketat.
  • Berada di luar saat cuaca dingin dan angin terlalu lama. Risiko meningkat saat suhu udara turun hingga minus 15 derajat Celsius, dan dapat terjadi pada kulit yang terpapar dalam waktu kurang dari 30 menit pada suhu minus 27 derajat Celsius.

Faktor Risiko Frostbite

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami frostbite, di antaranya:

  • Kondisi medis yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk merasakan atau merespons dingin. Misalnya dehidrasi, keringat berlebih, kelelahan, diabetes, dan aliran darah yang buruk pada tungkai.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol atau penyalahgunaan obat terlarang.
  • Kebiasaan buruk merokok.
  • Ketakutan, kepanikan, atau penyakit mental yang dapat mengganggu penilaian diri. 
  • Pernah mengalami radang dingin atau cedera dingin sebelumnya.
  • Bayi atau orang dewasa lebih tua, karena keduanya mungkin lebih sulit memproduksi dan mempertahankan panas tubuh.
  • Berada di daerah dataran tinggi dengan kadar oksigen yang lebih sedikit.

Gejala Frostbite

Tanda dan gejala radang dingin meliputi:

  • Awalnya, kulit dingin dan terasa seperti menusuk.
  • Mati rasa.
  • Kulit yang terlihat merah, putih, putih kebiruan, kuning keabu-abuan, keunguan, coklat atau pucat, tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan warna kulit asli.
  • Kulit keras atau tampak seperti lilin.
  • Kekakuan sendi dan otot
  • Kulit melepuh setelah penghangatan kembali dalam kasus yang parah.

Frostbite paling sering terjadi pada jari tangan, kaki, hidung, telinga, pipi dan dagu. Karena kulit mati rasa, kamu mungkin tidak menyadari bahwa sedang mengalami radang dingin sampai seseorang menunjukkannya. Perubahan warna area yang terkena mungkin sulit terlihat pada kulit coklat atau hitam.

Diagnosis Frostbite

Dokter akan mendiagnosis radang dingin berdasarkan gejala dan kondisi area tubuh yang terkena, penampilan kulit, dan tinjauan aktivitas baru-baru ini termasuk lokasi paparan dingin.

Dokter mungkin akan melakukan rontgen, pemindaian tulang, atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk membantu menentukan tingkat keparahan frostbite dan memeriksa kerusakan tulang atau otot.

Pengobatan Radang Dingin

Frostbite ringan (frostnip) dapat membaik dengan pertolongan pertama. Sementara itu, radang dingin sedang dan berat tetap membutuhkan perawatan medis setelah pertolongan pertama yang tepat untuk hipotermia. 

Perawatan medis melibatkan penghangatan kembali, obat-obatan, perawatan luka, pembedahan dan berbagai terapi, tergantung pada tingkat keparahan cedera.

  • Menghangatkan kembali kulit. Jika kulit belum hangat, dokter akan melakukan penghangatan kembali area tersebut dengan mandi air hangat selama 15 sampai 30 menit. Dengan begitu, kulit bisa menjadi lembut.
  • Obat pereda nyeri. Sebab, proses penghangatan bisa menyakitkan, sehingga pengidap mungkin membutuhkan obat untuk meredakan rasa sakit.
  • Melindungi luka. Setelah kulit mulai kembali mencair, dokter akan membungkus area tersebut dengan sprei, handuk, atau perban steril untuk melindungi kulit. Selain itu, dokter dapat melindungi jari tangan atau kaki dengan memisahkannya satu sama lain dengan lembut.
  • Pengangkatan jaringan yang rusak (debridement). Supaya bisa sembuh dengan baik, kulit yang membeku harus bebas dari jaringan yang rusak, mati, atau terinfeksi. Guna membedakan antara jaringan yang sehat dan mati, dokter akan menunggu 1 hingga 3 bulan sebelum membuang jaringan yang rusak.
  • Terapi pusaran air atau terapi fisik. Berendam dalam bak pusaran air (hidroterapi) dapat membantu penyembuhan dengan menjaga kebersihan kulit dan mengangkat jaringan mati secara alami.
  • Obat penangkal infeksi. Jika kulit atau lepuh tampak terinfeksi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik oral.
  • Operasi. Seseorang yang pernah mengalami frostbite parah mungkin memerlukan pembedahan atau amputasi untuk mengangkat jaringan yang mati atau membusuk.

Komplikasi Frostbite

Tanpa penanganan segera, frostbite dapat berujung pada beberapa kondisi berikut ini:

  • Peningkatan kepekaan terhadap dingin.
  • Peningkatan risiko terkena radang dingin lagi.
  • Mati rasa jangka panjang pada bagian tubuh yang terkena.
  • Keringat berlebihan (hiperhidrosis).
  • Perubahan warna kulit.
  • Perubahan atau hilangnya kuku.
  • Kekakuan sendi (artritis radang dingin).
  • Masalah pertumbuhan pada anak-anak, jika radang dingin merusak pelat pertumbuhan tulang.
  • Mengalami infeksi.
  • Berpotensi memicu tetanus.
  • Gangren, pembusukan dan kematian jaringan akibat gangguan aliran darah ke daerah yang terkena. Kondisi ini dapat mengakibatkan amputasi.
  • Hipotermia.

Pencegahan Radang Dingin

Sebenarnya, kamu dapat mencegah tubuh mengalami frostbite. Berikut beberapa tindakan yang dapat kamu lakukan:

  • Batasi waktu berada di luar ruangan dalam cuaca dingin, basah, atau berangin. Perhatikan prakiraan cuaca dan pembacaan angin dingin. Sebab, pada cuaca yang sangat dingin dan berangin, kulit yang terpapar dapat mengalami radang dingin dalam hitungan menit.
  • Kenakan beberapa lapis pakaian longgar dan hangat. Udara yang terperangkap di antara lapisan pakaian berfungsi sebagai insulasi terhadap hawa dingin.
  • Kenakan pakaian luar tahan angin dan tahan air untuk melindungi dari angin, salju, dan hujan. 
  • Pilih pakaian dalam yang menghilangkan kelembapan dari kulit. 
  • Ganti pakaian basah, terutama sarung tangan, topi, dan kaus kaki sesegera mungkin.
  • Kenakan topi atau ikat kepala yang menutupi telinga sepenuhnya. Bahan wol tebal atau bahan tahan angin merupakan penutup kepala terbaik untuk perlindungan dingin.
  • Perhatikan tanda radang dingin. Tanda-tanda awal meliputi perubahan warna kulit, sensasi seperti menusuk dan mati rasa. Cari tempat berlindung yang hangat jika kamu merasakan gejala frostbite.
  • Jangan minum alkohol jika berencana beraktivitas di luar ruangan saat cuaca dingin. Minuman beralkohol menyebabkan tubuh kehilangan panas lebih cepat.
  • Terus bergerak. Olahraga bisa membuat darah mengalir dan membantu kamu tetap hangat, tapi jangan sampai kelelahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan intensif apabila kamu merasakan gejala yang mengarah pada frostbite. Cek Layanan Janji Medis di Halodoc, pastikan dulu kamu sudah download aplikasi Halodoc di ponselmu. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Frostbite.
WebMD. Diakses pada 2022. Frostbite.
NHS. Diakses pada 2022. Frostbite.