Gangguan Memori

ARTIKEL TERKAIT

Pengertian Gangguan Memori

Gangguan memori adalah kondisi di mana otak memiliki kesulitan untuk menyimpan, mengendalikan, dan mengingat kembali memori. Gangguan memori dapat menjadi lebih buruk, misalnya menyebabkan penyakit Alzheimer.

 

Gejala Gangguan Memori

Gejala yang umum dari gangguan memori:

  • konfabulasi (misalnya, memori ciptaan atau memori asli teringat secara berurutan)
  • linglung
  • depresi
  • kesulitan mengatasi tugas sehari-hari, seperti mengerjakan neraca buku tabungan, memenuhi janji pertemuan, ataupun menyiapkan makanan
  • melupakan orang, fakta, dan kejadian yang sebelumnya diketahui dengan baik
  • tersesat atau salah menaruh barang
  • semakin kesulitan dalam mengikuti petunjuk atau melakukan pendekatan tahap demi tahap untuk tugas familiar
  • lekas marah
  • masalah bahasa, seperti mencampur kata-kata atau kesulitan mengingat kata
  • gangguan neurologis (misalnya, tremor atau gerakan tidak terkoordinasi)
  • performa buruk dalam tes memori
  • mengulangi cerita dan/atau pertanyaan yang sama

 

Penyebab Gangguan Memori

Gangguan memori yang kamu alami bisa berkaitan dengan gangguan pada otak yang disebabkan karena :

  • Dementia, umum terjadi pada usia tua (>40 tahun) merupakan sebuah gangguan penurunan fungsi otak, seperti daya ingat, kemampuan berpikir, memahami sesuatu, dan lain-lain.
  • Alzheimer, juga umum terjadi pada usia tua merupakan sebuah gangguan otak yang ditandai dengan penurunan fungsi otak.
  • Gangguan memori
  • Anemia berat.
  • Efek samping obat.
  • Stress akibat informasi berlebihan pada otak.

 

Faktor Risiko Gangguan Memori

Ada banyak faktor risiko untuk gangguan memori, antara lain:

  • trauma otak (misalnya, operasi dan cedera kepala)
  • stroke
  • penggunaan alkohol yang berlebihan
  • faktor risiko untuk gangguan kognitif ringan (MCI), termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes
  • orang dengan tingkat pendidikan, olahraga fisik dan mental, dan sosialisasi yang rendah
  • orang dengan mutasi gen APOE (apolipoprotein E) juga berisiko tinggi untuk terkena masalah memori

 

Diagnosis Gangguan Memori.

Dokter akan mengumpulkan informasi mengenai riwayat medis orang tersebut, termasuk penggunaan obat-obatan yang diresepkan dan yang dijual bebas, diet, masalah medis di masa lalu, dan kesehatannya secara umum. Oleh karena diagnosis yang tepat tergantung dari pengumpulan rincian data ini dengan akurat, lalu dokter juga dapat bertanya kepada anggota keluarga untuk informasi mengenai orang tersebut.

Tes darah dan urin dapat dilakukan untuk membantu dokter menemukan masalah apapun. Ada juga tes kemampuan mental (tes memori, pemecahan masalah, berhitung, dan bahasa).

CT-scan otak dapat membantu dokter menemukan penyebabnya. Scan juga dapat menunjukkan tanda-tanda perubahan normal pada otak terkait usia. Mungkin perlu untuk melakukan scan di kemudian hari untuk melihat apakah ada perubahan lebih lanjut pada otak.

 

Pengobatan dan Efek Samping Gangguan Memori

Gangguan-gangguan memori atau ingatan dapat ditangani dengan beberapa cara atau pendekatan yang dilakukan oleh psikiater dan psikolog klinis. Ada tiga pendekatan, yaitu:

  • Pendekatan behavioral, yaitu melalui strategi modifikasi perilaku untuk melihat kebiasaan yang tidak sesuai dan menggantinya dengan yang sesuai. Selain itu, pendekatan behavioral juga dapat digunakan untuk mengembangkan cara efektif untuk menggunakan ingatan.
  • Pendekatan psikodinamika. Dalam pendekatan ini, terapis memakai asosiasi bebas. Di mana klien diminta untuk bercerita mengenai hal apapun yang segera muncul di pikiran klien tanpa berpikir lebih jauh dan merasa bersalah, sehingga dapat membuka ingatan yang terpendam atau tertekan dalam pikiran klien.
  • Pendekatan dengan teknik hypnosis. Teknik ini dilakukan untuk mengungkap ingatan yang tertekan atau terpendam. Teknik ini digunakan karena tidak semua orang dapat dan mau menceritakan pengalaman yang tersimpan dengan rapat dalam keadaan sadar. Selain itu, teknik yang mirip dengan hipnosis adalah narcoanalysis. Teknik tersebut menggunakan obat Sodium Pentothal untuk menemukan ingatan dan menyelidiki ingatan yang ditekan.

Jenis pengobatan akan ditentukan tergantung pada penyebabnya. Dalam banyak kasus, pengobatan dapat berkebalikan dari penyebabnya. Contohnya, kehilangan memori akibat obat-obatan dapat diatasi dengan perubahan obat. Suplemen gizi dapat berguna melawan kehilangan memori yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Selain itu, mengobati depresi dapat memperbaiki memori jika depresi merupakan faktor penyebabnya. Dalam beberapa kasus, untuk pasien yang memiliki stroke, maka terapi dapat membantunya untuk mengingat bagaimana cara melakukan tugas tertentu seperti berjalan atau menali sepatu.

Pengobatan yang dikhususkan untuk kondisi penting bagi orang yang memiliki gangguan memori. Contohnya, tersedia obat untuk mengobati masalah memori terkait penyakit Alzheimer, dan obat untuk membantu menurunkan tekanan darah dapat membantu mengurangi risiko lebih banyak kerusakan otak akibat demensia terkait tekanan darah tinggi.

Efek samping atau komplikasi pada gangguan memori, antara lain dapat menyebabkan :

  • Depresi
  • Enggan melakukan kegiatan normalnya
  • Perubahan sikap dan perilaku
  • Perubahan pola tidur
  • Sulit berkomunikasi
  • Menarik diri dari keluarga dan lingkungan

 

Pencegahan Gangguan Memori

Untuk membantu menambah daya ingat, buatlah planner atau jadwal akan semua kegiatan kamu, buat dan lakukan checklist pada pekerjaan dan kehidupan sehari hari, lakukan olahraga, baik fisik maupun otak, seperti menyelesaikan teka-teki silang, makan nutrisi seimbang, cukup istirahat, dan relaksasi.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala atau keluhan seperti di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Penanganan yang tepat nyatanya dapat mengurangi akibat yang ditimbulkan dari kondisi ini. Pilihlah dokter serta rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu di sini.