Histoplasmosis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Histoplasmosis

Histoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh menghirup sebuah jamur yang disebut Histoplasma capsulatum. Histoplasmosis terutama mempengaruhi paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi sumsum tulang, kelenjar adrenal, saluran pencernaan, otak dan persendian. Jamur tersebut dapat ditemukan pada kotoran burung dan kelelawar dan juga pada tanah basah, seperti kandang ayam, bangunan terlantar dan di sekitar pohon besar dan semak belukar. Histoplasmosis juga disebut Demam Lembah Sungai Ohio karena banyak orang-orang di area Amerika Serikat mendapatkan infeksi ini.

 

Faktor Risiko Histoplasmosis

Beberapa faktor risiko terjadinya penyakit histoplasmosis meliputi:

  • Pekerjaan atau memiliki hobi yang membuat terpapar burung atau kelelawar (misalnya, pemotongan pohon, pembongkaran, renovasi bangunan atau bangunan tua, dan penjelajahan gua
  • Tinggal di atau melakukan perjalanan ke wilayah Amerika Serikat atau lembah sungai tertentu di Amerika Tengah di mana jamur penyebab histoplasmosis dapat berada di dalam tanah. 
  • Kekebalan tubuh rendah, seperti orang dengan HIV, menerima transplantasi organ, atau menggunakan obat-obatan, seperti steroid atau obat-obatan penurun imunitas tubuh (immunosupresan) yang digunakan untuk pengobatan pada penyakit tertentu.

 

Penyebab Histoplasmosis

Penyebab penyakit histoplasmosis adalah jamur Histoplasma capsulatum. Gejala histoplasmosis dapat muncul antara 3 dan 17 hari setelah seseorang menghirup spora jamur yang umumnya terdapat pada kotoran burung dan kelelawar.

 

Gejala Histoplasmosis

Kebanyakan orang yang terpapar jamur Histoplasma tidak memiliki gejala. Beberapa gejala yang mungkin timbul seperti gejala seperti flu yang biasanya hilang dengan sendirinya.

Gejala histoplasmosis meliputi:

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan (kelelahan ekstrim)
  • Panas dingin
  • Sakit kepala
  • Sakit dada
  • Pegal-pegal

Sebagian besar orang dengan imunitas tubuh yang normal, gejala histoplasmosis akan hilang dalam beberapa minggu hingga satu bulan. Namun, pada orang yang memiliki daya tahan tubuh melemah, gejala yang bertahan lebih lama dari waktu tersebut dan infeksi menjadi lebih berat. Histoplasmosis dapat berkembang menjadi infeksi paru kronis atau dapat menyebar dari paru-paru ke bagian lain dari tubuh, seperti sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang)

 

Diagnosis Histoplasmosis 

Histoplasmosis sangat sulit untuk didiagnosis. Dokter akan menanyakan riwayat gejala penyakit dan mencari faktor risiko terkait histoplasmosis. Kemudian, melakukan pemeriksaan fisik.  Pemeriksaan penunjang yang paling umum digunakan adalah dengan mencari antigen histoplasma dalam darah atau urin. Pemeriksaan ini sering digunakan untuk membuat diagnosis cepat. 

Pemeriksaan pencitraan, seperti rontgen dada dapat menunjukkan kelainan pada paru-paru, tetapi gambaran rontgen dada pada histoplasmosis dapat terlihat seperti penyakit lainnya, seperti pneumonia, kanker paru-paru, atau TBC. Biopsi jaringan paru-paru dapat dilakukan untuk mengetahui apakah ada jamur Histoplasma dalam paru-paru. Sampel darah, dahak atau cairan tubuh lainnya bisa dikultur untuk melihat ada tidaknya pertumbuhan jamur Histoplasma. Namun, kultur memerlukan  waktu hingga 4 minggu untuk dapat melihat pertumbuhan jamur Histoplasma.

 

Pengobatan Histoplasmosis

Penyebab dari histoplasmosis ini adalah jamur Histoplasma, maka pengobatannya dengan menggunakan antijamur. Antijamur yang dapat digunakan untuk pengobatan histoplasmosis, antara lain itraconazole, ketoconazole dalam bentuk tablet atau suntikan Amphotericin-B yang diberikan dalam infusan.

 

Pencegahan Histoplasmosis

Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah terhirupnya spora jamur Histoplasma adalah

  • Menghindari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan potensi terjangkit histoplasmosis, seperti menjelajahi gua, menggali di tanah, membersihkan kandang ayam atau memotong kayu di mana terdapat kotoran burung atau kelelawar.
  • Menggunakan alat pelindung tubuh apabila memiliki pekerjaan yang berisiko tinggi, seperti penggunaan masker.

 

Kapan Harus ke Dokter

Segera hubungi dokter apabila keluarga atau kerabat memiliki gejala-gejala seperti disebutkan di atas, ditambah apabila memiliki faktor risiko tinggi terkena histoplasmosis. Bila kamu ingin melakukan pemeriksaan, bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit terdekat dengan domisilimu di sini.