Infeksi Streptococcus

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Infeksi Streptococcus

Infeksi berarti masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh. Infeksi dapat dikarenakan bakteri, virus, jamur atau parasit. Streptococcus merupakan bakteri yang sering menginfeksi tubuh manusia mulai dari infeksi ringan hingga berat.

Infeksi streptococcus ini diantaranya dapat menyerang organ paru-paru, saluran nafas atas, katup jantung, kulit, ginjal. Beberapa penyakit dapat ditimbulkan diantaranya faringitis, impetigo, demam rheumatik, sepsis, meningitis, erisipelas, demam scarlet, glomerulonefritis.

Gejala Infeksi Streptococcus

Gejala akibat infeksi ini bervariasi tergantung organ yang diserang. Gejala yang terjadi termasuk:

  • Kelelahan.
  • Kelemahan.
  • Demam.
  • Penurunan berat badan.
  • Masalah pernapasan jika menyerang saluran napas.
  • Masalah dengan fungsi jantung jika menyerang organ jantung.
  • Gejala seperti nyeri sendi, sendi kemerahan, membengkak, atau terasa panas, nyeri dada, Terdapat benjolan kecil dan ruam pada kulit, Penyakit katup jantung jika terkena demam reumatik.
  • Kulit dengan keropeng, bernanah, kemerahan jika menyerang kulit.
  • Tekanan darah tinggi, pembengkakan di wajah, kaki dan urin merah serta berbusa jika mengalami glomerulenefritis.

Penyebab Infeksi Streptococcus

Streptococci dibagi menjadi dua kelompok:

  1. Alpha (α) haemolytic streptococci, jenis bakteri golongan ini yang paling banyak menyebabkan penyakit diantaranya streptococcus pneumoniae dan streptococcus viridans. Jenis bakteri ini dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran napas atas, pneumonia, infeksi telinga tengah, sinusitis,  meningitis, endocarditis.
  2. Beta (β) haemolytic streptococci terbagi lagi menjadi dua yakni Grup A Streptococci (GAS) dan Grup B Streptococci (GBS). GAS dapat mengakibatkan  infeksi di tenggorokan, pneumonia, impetigo, demam scarlet, demam rematik. GBS umunya banyak terdapat  di dalam sistem pencernaan dan organ intim wanita.

Bakteri ini dapat ditularkan secara seksual atau dari ibu ke bayi selama kelahiran  dan bayi baru lahir rentan mengalami penyakit ini.

Faktor Risiko Infeksi Streptococcus

Beberapa golongan yang rentan mengalami infeksi streptococcus diantaranya:

  • Bayi di bawah 6 bulan.
  • Lanjut usia di atas 75 tahun.
  • Orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
  • Bayi prematur atau bayi kembar yang lahir dari ibu dengan riwayat infeksi GBS.

Diagnosis Infeksi Streptococcus

Dokter akan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik untuk menentukan arah diagnosis penyakit. Pada penyakit dengan kecurigaan infeksi streptococcus yang berat akan dilakukan pemeriksaan darah. Pada kasus meningitis diperlukan pemeriksaan cairan serebrospinal. Penunjang lain seperti rontgen, ekokardiografi, USG, pemeriksaan urin bisa diperlukan tergantung kemungkinan tempat terjadinya infeksi.

Pengobatan dan Efek Samping Infeksi Streptococcus

Streptococcus merupakan bakteri sehingga diperlukan antibiotik untuk pengobatan yang utama. Pada kasus yang berat terkadang diperlukan rawat inap dan pemberian antibiotik intravena. Beberapa orang memiliki alergi dan sensitif pada antibiotik tertentu. Pastikan memberitahu dokter jika memiliki riwayat alergi antibiotik. Beberapa jenis infeksi streptococcus tanpa pengobatan yang cukup dapat mengakibatkan bertambahnya keparahan, penyebaran infeksi ke seluruh tubuh hingga kematian.

Pencegahan Infeksi Streptococcus

Hal yang harus diupayakan untuk mengurangi jenis infeksi ini antara lain:

  • Jalankan pola hidup sehat dengan makan bergizi seimbang, cukup istirahat dan olahraga teratur untuk menjaga daya tahan tubuh.
  • Mencuci tangan teratur terutama sebelum makan.
  • Pakai masker ketika mengalami gejala batuk, bersin dan gejala penyakit saluran napas lainnya.
  • Tutup mulut ketika bersin atau batuk.
  • Jika mengalami luka di kulit lakukan perawatan luka dengan benar.
  • Ibu hamil memeriksakan diri secara rutin untuk mendeteksi secara awal infeksi GBS.

Kapan Harus ke Dokter?

Semua penyakit akibat infeksi streptococcus membutuhkan penanganan oleh dokter untuk menentukan diagnosis dan pemberian antibiotik. Pastikan segera ke dokter jika mengalami gejala sepert di atas. Ingat, penanganan yang tepat dan cepat sangat dibutuhkan untuk menentukan langkah pengobatan dan mempercepat proses penyembuhan. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan kamu di sini.