Rematik

Pengertian Rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit yang timbul rasa sakit karena otot mengalami peradangan dan pebengkakan.

Gejala Rematik

Terdapat beberapa jenis rematik dan dapat menjangkit persendian di area tubuh manapun:

1. Reumatoid Artritis

Kondisi rheumatoid arthritis terjadi ketika kekebalan tubuh menyerang jaringan-jaringan sendi yang berakibat sendi terserang, sehingga sendi akan mengalami peradangan. Berikut gejala-gejala pada sendi yang timbul dari rheumatoid arthritis:

  • Warna merah dan terasa panas.
  • Rasa sakit akibat peradangan yang aktif.
  • Sendi membengkak karena menumpuknya cairan.
  • Rasa kaku pada pagi hari atau setelah lama tak digerakkan.

Rheumatoid yang terus berkembang bisa menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk pada sendi dan mengakibatkan pergerakan sendi mulai terbatas, serta hilangnya fungsi sendi. Selain pada sendi, gejala rheumatoid seperti kelelahan, demam, nyeri otot dan nafsu makan yang berkurang.

2. Osteoartritis

Osteoartritis merupakan penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit sehingga gerakan pada sendi pun terbatas. Penyakit jenis ini dapat mengjangkit berbagai macam persendian, seperti jari, leher, kaki, pinggang, lutut dan bagian pinggul. Beberapa gejala Osteoartritis diantaranya yaitu:

  • Sendi menjadi tidak stabil, terasa kaku dan bengkak.
  • Jika sendi disentuh akan terasa hangat.
  • Persendian trasa sakit ketika berjalan.

3. Sindrom sjogren

Penyakit sistem kekebalan tubuh yang biasa terjadi pada wanita ini menyerang jaringan dan juga menyebabkan peradangan. Beberapa gejala sindrom sjogren, yaitu:

  • Mata terasa perih dan teriritasi.
  • Kelenjar parotid mengalami pembengkakan.
  • Kurangnya produksi air mata oleh kelenjar yang ada didalam mata.
  • Kesehatan gigi dan gusi terganggu.
  • Kelenjar pada mulut tidak dapat memproduksi air liur yang cukup.

4. Lupus

Lupus merupakan penyakit yang berhubungan dengan kekebalan tubuh manusia yang mempunyai beberapa gejala diantaranya yaitu:

  • Kerontokan.
  • Stroke.
  • Persendian kaku dan terasa nyeri serta letih.
  • Organ dalam tubuh terpengaruh.
  • Munculnya ruam di sekitar pipi.
  • Timbul gangguan darah seperti jumlah trombosit dan sel darah putih dibawah kondisi normal.
  • Muncul perubahan warna jari-jari tangan atau kaki saat terkena cuaca dingin.

5. Ankylosing spondylitis

Penyakit peradangan kronis ini menjakit tulang belakang dan bagian tubuh lain dengan pengidap remaja pria hingga usia 30 tahun. Gejala ankylosing spondylitis sendiri meliputi:

  • Rasa sakit mulai dari bawah ke atas tulang belakang.
  • Punggung terasa kaku dan sakit ketika berdiri.
  • Bagian bokong dan punggung bagian bawah pun terasa sakit dan timbul secara perlahan.
  • Bagian tubuh diantara leher dan tulang belikat terasa nyeri.

Penyebab Rematik

Sebenarnya penyebab rematik di usia muda jenis reumatoid artritis masih belum diketahui secara pasti, tapi ada 5 faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan terkenanya reumatoid artritis, yakni:

  • Jenis kelamin. Reumatoid artritis lebih banyak dialami oleh wanita karena memiliki hormon estrogen yang bisa menghasilan sistem imun yang tidak baik.
  • Genetik. Bila terdapat keluarga yang mengidap reumatoid artritis, risiko seseorang terkena penyakit tersebut juga meningkat.
  • Obesitas. Orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) lebih rentan terkena berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit radang sendi.
  • Faktor lingkungan. Hal ini bisa membuat seseorang terkena reumatoid artritis karena memengaruhi kekuatan daya tahan tubuh.
  • Kebiasaan merokok. Dengan merokok, bisa memicu berbagai macam penyakit dan meningkatkan risiko terjangkit reumatoid artritis.

Pengobatan Rematik

Perawatan untuk penyakit rematik, terdapat berbagai cara seperti:

  • Konsumsi obat anti inflamasi non steroid dan analgesik.
  • Kurangi stres.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Istirahat yang cukup.
  • Menjalani pola diet.
  • Interaksikan pada dokter spesialis reumatologi untuk pemeriksaan dan penangan penyakit rematik.

Pencegahan Rematik

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rematik adalah:

  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengonsumsi makanan yang sehat.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera berbicara ke dokter jika mengalami tanda dan gejala di atas.