• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kanker Mata Melanoma

Kanker Mata Melanoma

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kanker Mata Melanoma

Kanker mata melanoma berasal dari mutasi atau pertumbuhan sel-sel yang abnormal pada sel-sel melanosit mata. Sebagian besar kondisi ini terjadi ketika seseorang menginjak usia dewasa. Melanoma okular berasal dari sel melanosit, yaitu sel penghasil pigmen gelap yang bertanggung jawab untuk warna rambut dan kulit (melanin).

Kanker mata melanoma ini juga bisa terjadi pada pada bagian mata dari saluran uveal (iris, badan siliar, koroid) dan konjungtiva. Melanoma pada saluran uveal ini umumnya lebih sering terjadi ketimbang konjungtiva melanoma.  

Melanoma adalah jenis kanker yang berkembang di sel-sel yang memproduksi melanin, yakni pigmen yang memberi warna pada kulit. Mata juga memiliki sel penghasil melanin dan dapat mengembangkan melanoma. Nah, melanoma mata juga biasa disebut melanoma okular.

Penyebab Kanker Mata Melanoma

Sampai saat ini, penyebab dari jenis kanker belum diketahui pasti. Namun, ada dugaan beberapa jenis mutasi bisa menyebabkan kanker mata ini. Mutasi yang terjadi dapat menimbulkan sel tumbuh dan membelah secara abnormal, sehingga menyebabkan kanker. 

Kanker mata melanoma terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen di mata membelah dan berkembang biak terlalu cepat. Hal ini menghasilkan gumpalan jaringan yang dikenal sebagai tumor. 

Melanoma mata terjadi ketika sel-sel penghasil pigmen di mata membelah dan berkembang biak terlalu cepat. Ini kemudian akan menghasilkan gumpalan jaringan yang dikenal sebagai tumor.

Kanker melanoma mata paling sering berkembang di sel-sel lapisan tengah mata (uvea). Lapisan tersebut memiliki tiga bagian dan masing-masing dapat dipengaruhi oleh melanoma mata:

  • Iris, yang merupakan bagian berwarna di depan mata.
  • Lapisan koroid, yaitu lapisan pembuluh darah dan jaringan ikat antara sklera dan retina di bagian belakang uvea. 
  • Ciliary body, berada di depan uvea dan mengeluarkan cairan transparan (aqueous humor) ke dalam mata. 

Kanker melanoma mata juga dapat terjadi pada lapisan terluar di bagian depan mata (konjungtiva), di rongga yang mengelilingi bola mata dan pada kelopak mata. Namun jenis ini masih sangat jarang terjadi. 

Faktor Risiko Kanker Melanoma Mata

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker melanoma mata:

  • Warna Mata Lebih Terang. Jika seseorang memiliki mata biru, abu-abu, atau hijau, maka berisiko tinggi terkena kanker melanoma mata dibandingkan dengan orang yang memiliki mata cokelat. 
  • Memiliki Tahi Lalat Abnormal. Jika kamu memiliki tahi lalat yang bentuknya tidak beraturan atau berwarna tidak biasa, maka akan berisiko terkena kanker kulit atau kanker melanoma mata.
  • Penggunaan Sunbeds. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa mengekspos diri pada radiasi ultraviolet (UV) dari sunbeds, dapat meningkatkan risiko kanker melanoma mata.
  • Paparan Sinar Matahari yang Berlebihan. Hal ini meningkatkan risiko kanker kulit dan mungkin juga menjadi faktor risiko kanker melanoma mata. 
  • Usia. Risiko kanker melanoma mata meningkat seiring bertambahnya usia. Sebagian besar kasus didiagnosis pada orang berusia 50-an.

Gejala Kanker Mata Melanoma

Kebanyakan kasus dari penyakit kanker ini tak terlihat ketika seseorang bercermin. Kondisi inilah yang membuat penyakit ini terbilang sulit untuk dideteksi. Gejala melanoma uvea bervariasi, tergantung pada ukuran dan lokasi tumor.

Gejala yang paling umum, yaitu:

  • Penglihatan kabur.
  • Cacat penglihatan.
  • Muncul kilatan cahaya.
  • Iritasi.
  • Nyeri.
  • Mata kemerahan.
  • Tekanan bola mata.

Sedangkan gejala melanoma koroid berbeda dengan yang lain. Umumnya ia akan muncul sebagai benjolan di bawah retina yang berbentuk kubah atau jamur.

Sementara itu, gejala badan siliaris bisa dilihat ketika pupil mata melebar. Iris melanoma biasanya tidak bergejala, tapi juga dapat muncul bintik berpigmen pada iris. Kondisi ini menyebabkan:

  • Perubahan bentuk pupil.
  • Katarak lokal.
  • Hyphema (darah di ruang depan mata).
  • Glaukoma (peningkatan tekanan bola mata). 

Sementara itu, melanoma konjungtiva biasanya ditandai dengan munculnya bintik atau benjolan berpigmen pada mata. 

Diagnosis Kanker Mata Melanoma

Untuk mendiagnosis kanker ini dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan mata, seperti biomicroscopy slit lamp dan ophthalmoscopy. Di samping itu, ada pula berbagai tes diagnostik tambahan, seperti:

  • Prosedur awal diberi tetes mata dulu agar mata tidak sakit, kemudian probe kecil ditempatkan dengan lembut di permukaan mata untuk mendapat gambaran kondisi dalam mata.
  • Angiografi fluoreses, yakni prosedur yang menggunakan pewarna yang disuntikkan ke lengan, lalu mengalir ke mata. Kamera khusus akan mengambil gambar bagian dalam mata untuk bisa melihat apakah ada penyumbatan atau kebocoran.
  • Tomografi koherensi optik yang dilakukan untuk mendapat gambaran yang lebih detail mengenai gambaran dalam mata.
  • Biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan untuk memastikan diagnosis. 

Pengobatan Kanker Mata Melanoma

Perawatan untuk melanoma mata tergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Pengobatan bertujuan untuk menyelamatkan mata yang terkena jika memungkinkan. Perawatan kanker melanoma mata adalah:

  • Brachytherapy.
  • Radioterapi eksternal.
  • Operasi untuk mengangkat tumor atau bagian mata.
  • Pengangkatan mata (enukleasi).
  • Kemoterapi.

Komplikasi Kanker Mata Melanoma

Kondisi kanker mata ini yang dibiarkan tanpa penanganan bisa menyebabkan berbagai komplikasi. Misalnya:

  • Glaukoma (tekanan yang meningkat pada mata).
  • Kebutaan akibat ablasi retina.
  • Sel kanker yang menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk hati, tulang, dan paru-paru. 

Pencegahan Kanker Mata Melanoma

Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kanker mata melanoma adalah membatasi paparan sinar UV matahari dan menggunakan tabir surya. American Cancer Society juga merekomendasikan penggunaan kacamata hitam untuk melindungi dari sinar UV saat berada di bawah sinar matahari yang kuat. 

Kapan Harus ke Dokter?

Segeralah temui dokter bilang mengalami gejala-gejala di atas atau adanya keanehan pada bagian mata. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Temukan dokter yang tepat di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc untuk sewaktu-waktu diperlukan.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Eye melanoma.
WebMD. Diakses pada 2022. Ocular Melanoma.
NHS. Diakses pada 2022. Eye cancer.
Diperbarui pada 17 Mei 2022.