Leukoplakia

Pengertian Leukoplakia

Leukoplakia merupakan lesi putih keratosis berupa bercak ataupun plak yang terdapat pada mukosa mulut yang tidak dapat diangkat dengan usapan atau kikisan.

 

Gejala Leukoplakia

Gejala leukoplakia dapat muncul hanya dengan lesi putih yang tidak teraba, yang kemudian dapat menebal dan mengeras. Permukaannya cukup bervariasi mulai dari bentuk homogen, bercak, nodul hingga veruka. Umumnya berwarna putih, terdapat pada gusi, atau pipi dan terkadang lidah.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Leukoplakia

Penyebab dari leukoplakia belum dapat dipastikan hingga saat ini, namun beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan dengan multiple faktor seperti iritasi kronis, defisiensi vitamin dan faktor sistem imun sistemik, termasuk salah satunya infeksi EBV dan HIV.

 

Diagnosis Leukoplakia

Selain dari anamnesis dan gejala, diagnosis dapat ditegakkan pemeriksaan biopsi histopatologis, serta ditambahkan dengan endoskopi dan PET-SCAN sesuai indikasi.  Selain untuk menetapkan terapi, pemeriksaan juga untuk membedakan leukoplakia dengan hairy leukoplakia.

 

Pencegahan Leukoplakia

Untuk pencegahan secara khusus belum ditetapkan, namun menjaga kebersihan mulut, konsumsi nutrisi yang cukup, hindari merokok dan rutin kontrol ke dokter gigi dapat membantu ataupun mendeteksi dini jika ada kecurigaan leukoplakia.

 

Penanganan Leukoplakia

Hentikan kebiasaan seperti merokok dan konsumsi alkohol ataupun obat-obatan yang menekan sistem imun, pemberian vitamin seperti A,C,E dan beta karoten juga membantu dalam pengobatan. Selain itu juga diberikan antifungal dan antineoplastic sesuai indikasi.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika teraba sesuatu plak atau terlihat bercak putih di dalam mulut yang melekat dan tidak hilang setelah dibersihkan, segeralah konsultasikan ke dokter gigi. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter gigi pilihan di rumah sakit sesuai domisili kamu di sini.