Minuman Tidak Sehat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

 

Pengertian Minuman Tidak Sehat

Air adalah salah satu kebutuhan manusia yang paling dasar. Asupan air setiap hari harus dipenuhi demi menjaga sistem metabolisme tubuh berjalan lancar. Namun, bukan sembarang air yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia. Penting untuk memperhatikan kebersihan air dan nutirisi yang terkandung di dalamnya. Apalagi zaman sekarang jenis minuman semakin banyak, kamu harus ekstra waspada agar minuman tidak sehat tersebut menganggu kesehatanmu.

Penting untuk diingat bahwa asupan nutrisi harian umumnya didapatkan melalui makanan. Jadi, saat hendak mengonsumsi suatu minuman, pastikan kadar nutrisinya tidak berlebihan. Biasanya zat yang umumnya terdapat dalam minuman yang dapat menimbulkan efek buruk adalah gula, kafein, atau pemanis buatan jenis lainnya. Berikut ini terdapat beberapa jenis minuman tidak sehat yang kurang disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan, minuman tersebut antara lain:
Baca juga: Sering Minum Soda? Hati-hati Bahaya Ini 

 

1. Minuman dengan Kadar Gula Tinggi

Siapa sih yang tidak suka dengan minuman manis? Mulai dari soda, es kopi kekinian, cokelat panas, hingga boba tea, semua jenis minuman ini memiliki banyak penggemar. Rasa manis yang dimiliki oleh minuman-minuman tersebut nyatanya bagi sebagian orang dapat meringankan stres dan bisa meningkatkan suasana hati. Namun, tahukah kamu bahwa minuman manis ternyata lebih berbahaya dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula alami? Hal ini telah diungkapkan banyak penelitian, salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh tim dari rumah sakit St.Michael's Kanada.

Minuman manis perlu diwaspadai karena ia dapat memicu penyakit diabetes tipe 2, karena kandungan fruktosa di dalamnya. Meski juga terdapat pada makanan sehat seperti buah, syaur, dan madu, fruktosa yang berlebihan pada minuman manis penting untuk dikontrol asupannya. Fruktosa diketahui mampu merangsang produksi sel lemak. Akibat terlalu banyak produksi fruktosa, maka produksi hormon leptin yang bertugas mengatur asupan dan pengeluaran energi terganggu. Jadi, orang yang kelebihan fruktosa dikhawatirkan mengalami penumpukan lemak yang lebih cepat.

Food and Drug Administration (FDA) pernah menyebutkan bahwa konsumsi gula tambahan tak boleh melebihi 10 persen dari asupan kalori per hari. Misalnya, jika kamu mengonsumsi 2000 kalori per hari, berarti jumlah ideal gula tambahan yang bisa kamu nikmati adalah sebanyak 52 gram.

Sementara menurut American Heart Association (AHA) dan World Health Organization (WHO), jumlah gula tambahan yang disarankan lebih rendah, yaitu sebanyak 25 gram per hari. Jadi, sebelum membeli minuman manis kemasan, perhatikan dulu kandungan gula yang tertera di kemasannya.

Baca juga: Sukralosa, Pemanis Buatan yang Lebih Manis dari Gula Pasir 

2. Alkohol

Daftar minuman tidak sehat selanjutnya yang harus kamu waspadai adalah alkohol. Bagi masyarakat perkotaan, alkohol mungkin bukanlah hal yang asing bagi mereka. Sebetulnya jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar, minuman beralkohol seperti wine berpotensi mendatangkan manfaat bagi kesehatan. Meski begitu, kebanyakan mengonsumsi alkohol dan minuman keras secara berlebihan dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh.

Secara umum, efek alkohol pada tubuh akan tergantung pada beberapa hal, seperti kadar alkohol yang diminum, seberapa banyak alkohol yang diminum, jenis kelamin, berat badan, usia, dan metabolisme tubuh. Salah satu organ yang akan bekerja keras jika kamu terlalu banyak konsumsi alkohol adala hati. Kinerjanya jadi lebih lambat akibat konsumsi alkohol, padahal ia berfungsi dalam menyaring racun dan limbah tak terpakai, sehingga tidak menumpuk dalam tubuh.

Faktanya, sekitar satu dari tiga kasus transplantasi hati di Amerika Serikat berawal dari penyakit hati yang disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebih. Tidak hanya itu, sirosis hati karena konsumsi alkohol berlebih juga tercatat menjadi penyebab kematian ke-12 terbanyak di Amerika pada 2009. Selain itu, alkohol juga memiliki efek diuretik yang dapat meningkatkan jumlah urine yang diproduksi tubuh. Karena konsumsi alkohol berlebihan, ginjal jadi kesulitan untuk mengatur aliran urine dan cairan tubuh termasuk distribusi ion natrium, kalium, dan klorida. Kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan elektrolit di dalam tubuh yang kemudian menyebabkan dehidrasi.

Baca juga: Sering Minum Kopi, Awas Ini Dampaknya

3. Minuman Mengandung Kafein Tinggi

Salah satu minuman dengan kadar tinggi kafein tersebut adalah kopi. Dalam jumlah yang tepat, kopi bisa menawarkan banyak manfaat bagi tubuh. Namun, di sisi lain, terlalu banyak minum kopi juga berdampak buruk untuk kesehatan. Pada setiap orang, konsumsi kopi yang aman atau toleransi terhadap kopi akan berbeda-beda. Terlebih pada orang yang tak terbiasa minum kopi, sedikit saja kafein bisa menyebabkan gejala pada tubuh.

Normalnya, asupan aman untuk dewasa adalah 400 miligram, yaitu setara dengan empat cangkir kopi, 10 kaleng minuman soda, atau dua buah minuman energi. Kafein dilaporkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti masalah pencernaan, insomnia, naiknya tekanan darah, kecemasan, dan sering buang air kecil.

 

Referensi:
American Addiction Centers. Diakses pada 2019. The Effects of Alcohol on the Body.
Healthline. Diakses pada 2019. 13 Ways That Sugary Soda Is Bad for Your Health.
Healthline. Diakses pada 2019. The Effects of Caffeine on Your Bod
Diperbarui pada 16 September 2019.