Necrotizing Enterocolitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Necrotizing Enterocolitis

Necrotizing enterocolitis (NEC) atauc enterokolitis nekrotikans adalah kondisi peradangan yang terjadi pada usus besar atau usus halus.

 

Gejala Necrotizing Enterocolitis

Gejala yang dialami dapat  berupa:

  • Mual dan muntah;
  • Diare;
  • Perut terlihat membuncit dan kembung;
  • Kulit perut bisa terlihat kemerahan; dan
  • Buang air besar bercampur darah segar.

Berbeda dengan diare lainnya yang juga dapat terjadi pada bayi, gangguan pencernaan akibat necrotizing enterocolitis biasanya disertai dengan penurunan kondisi kesehatan yang sangat berat pada bayi. Bayi akan tampak sangat lemas dan tidak aktif, tekanan darah turun drastis, bahkan bayi bisa mengalami henti napas mendadak.

 

Penyebab Necrotizing Enterocolitis

Sampai sekarang penyebab pasti dari necrotizing enterocolitis masih belum diketahui, tetapi salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab adalah kekurangan oksigen saat proses persalinan. Usus akan melemah jika kekurangan oksigen dan asupan darah, sehingga mengakibatkan masuknya bakteri ke usus yang menyebabkan kerusakan jaringan usus.

Faktor risiko lainnya adalah kelebihan sel darah merah dan masalah pada sistem pencernaan. Disamping itu, untuk bayi yang lahir prematur meningkatkan risiko terseang penyakit necrotizing enterocolitis karena banyak sistem organ pada bayi yang belum sempurna. Susu formula yang diberikan kepada bayi yang baru lahir juga diduga dapat memicu timbulnya necrotizing enterocolitis, karena penyakit ini sangat jarang muncul pada bayi yang diberikan ASI ketika lahir.

Faktor Risiko Necrotizing Enterocolitis

Faktor risiko yang dapat menyebabkan NEC, meliputi:

  • Bayi yang lahir prematur juga berisiko terserang penyakit ini karena kondisi sistem organ yang belum sempurna.
  • Susu formula yang diberikan kepada bayi yang baru lahir juga diduga dapat memicu timbulnya necrotizing enterocolitis, karena penyakit ini sangat jarang muncul pada bayi yang diberikan ASI ketika lahir.
  • Kelebihan sel darah merah dan masalah pada sistem pencernaan.

 

Diagnosis Necrotizing Enterocolitis

Untuk mendiagnosis bayi dengan NEC biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang didapatkan perut bayi yang mengalami pembesaran dan saat dipegang perut terasa keras. Selain itu dilakukan tes darah dan pengecekan feses pada bayi untuk melihat apakah ada infeksi, apakah ada darah pada fesesnya.

Selain itu, dokter juga dapat melakukan foto Rontgen perut juga akan dilakukan untuk melihat tanda-tanda kebocoran usus.

  • Komplikasi

Beberapa komplikasi serius yang berpotensi dialami oleh bayi pengidap necrotizing enterocolitis (NEC), meliputi:

  • Gangguan fungsi hati;
  • Sindrom usus pendek akibat luasnya area usus yang mengalami peradangan, sehingga penyerapan nutrisi terganggu;
  • Penyempitan usus;
  • Perforasi usus, yaitu robeknya usus;
  • Peritonitis; dan
  • Sepsis.

 

Pengobatan Necrotizing Enterocolitis

Pengobatan yang diberikan akan tergantung kepada faktor-faktor, seperti usia, keparahan penyakit, dan kondisi kesehatan bayi.

Sebaiknya ibu untuk berhenti menyusui dan memberi asupan nutrisi untuk bayi melalui infus. Antibiotik juga akan diberikan untuk melawan infeksi. Jika bayi sulit bernapas karena perut membengkak, akan diberikan tambahan oksigen. Selama pemberian obat-obatan, bayi akan terus dipantau dengan saksama. Dokter akan rutin melakukan pemeriksaan tes darah dan foto Rontgen perut untuk memastikan kondisi bayi tidak semakin parah.

Pada bayi dengan necrotizing enterocolitis yang parah seperti usus berlubang atau peradangan di dinding perut, dokter bedah akan melakukan operasi untuk membuang jaringan usus yang rusak. Akan dibuat saluran pembuangan sementara pada dinding perut (kolostomi atau ileostomi) sampai peradangan pada usus membaik dan usus dapat disambung kembali.

 

Pencegahan Necrotizing Enterocolitis

Untuk mencegah, sebisa mungkin berikan hanya ASI eksklusif pada bayi. Selain itu, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan pemberian probiotik untuk saluran pencernaan bayi, khususnya bayi prematur.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika bayi kamu atau kerabat mengalami salah satu tanda atau gejala yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan apapun, diskusikanlah dengan dokter. Bila kamu ingin melakukan pemeriksaan, bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit terdekat dengan domisilimu di sini.