
DAFTAR ISI
- Apa Itu Ofloxacin?
- Merek Dagang Ofloxacin
- Studi tentang Ofloxacin
- Peringatan sebelum Menggunakan Ofloxacin
- Dosis Ofloxacin
- Cara Menggunakan Ofloxacin
- Efek Samping Ofloxacin
- Interaksi Obat dengan Ofloxacin
- Kontraindikasi Ofloxacin
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Ofloxacin?
Ofloxacin adalah antibiotik golongan quinolone yang bersifat bakterisidal dan digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran napas, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta beberapa infeksi menular seksual.
Obat ini bekerja dengan menghambat enzim DNA gyrase dan topoisomerase IV pada bakteri, sehingga proses replikasi dan perbaikan DNA bakteri terganggu dan bakteri tidak dapat bertahan hidup.
- Golongan: Obat Keras (K)
- Kategori: Antibiotik quinolone
- Manfaat: Mengobati infeksi bakteri yang sensitif terhadap ofloxacin.
- Digunakan oleh: Dewasa dan penggunaan pada anak hanya dalam kondisi tertentu dengan pertimbangan ketat.
- Ofloxacin untuk ibu hamil: Kategori kehamilan C, digunakan hanya bila manfaat lebih besar daripada risiko terhadap janin.
- Ofloxacin untuk ibu menyusui: Dapat masuk ke ASI dalam jumlah kecil, penggunaan harus berdasarkan pertimbangan medis dengan pemantauan kondisi bayi.
- Bentuk obat: Tablet oral dan tetes telinga
Merek Dagang Ofloxacin
Berikut ini merek dagang Ofloxacin:
- Ofloxacin 200 mg 10 Tablet. Antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Dapat digunakan sesuai resep dokter.
- Ofloxacin 400 mg 10 Tablet. Merupakan antibiotik spektrum luas yang diresepkan untuk mengatasi infeksi bakteri seperti infeksi menular seksual, dan infeksi kulit atau jaringan lunak.
- Ofloxacin Tetes Telinga 3 mg/ml 5 ml. Ofloxacin tetes telinga 3 mg/ml 5 ml adalah antibiotik dalam sediaan tetes yang digunakan untuk mengobati infeksi telinga seperti otitis media supuratif kronis dan otitis eksterna.
Studi Tentang Ofloxacin
Penelitian yang dipublikasikan oleh American Society for Microbiology (2015) membahas keamanan dan cara kerja obat ofloxacin pada anak-anak, khususnya mereka menjalani pengobatan atau pencegahan tuberkulosis.
Hasilnya menunjukkan bahwa, ofloxacin dapat diserap tubuh anak dengan baik dan relatif aman bila digunakan dengan dosis yang tepat, meskipun pemantauan oleh tenaga medis tetap sangat diperlukan karena respons setiap anak bisa berbeda.
Temuan ini membantu dokter dalam menentukan dosis ofloxacin yang lebih aman dan efektif untuk anak dengan kondisi infeksi serius seperti TBC resisten obat.
Peringatan sebelum Menggunakan Ofloxacin
Penting untuk memahami beberapa hal berikut ini, agar penggunaan Ofloxacin tetap aman dan sesuai kebutuhan tubuh.
- Hanya digunakan untuk infeksi bakteri yang terbukti atau sangat dicurigai.
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien usia lanjut.
- Waspadai gangguan sistem saraf pusat seperti kejang, kebingungan, atau halusinasi.
- Berisiko memperpanjang interval QT pada pasien dengan gangguan irama jantung.
- Perlu penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan ginjal.
- Hentikan penggunaan bila muncul nyeri tendon, neuropati perifer, atau reaksi alergi berat.
Infeksi Virus vs Infeksi Bakteri, Lebih Berbahaya Mana? Cari tahu selengkapnya di Halodoc.
Dosis Ofloxacin
Penentuan dosis akhir harus disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.
- Tablet 200 mg: 400-800 mg per hari, 2 kali sehari.
- Tablet 400 mg: 100-600 mg per hari, dalam 2 dosis terbagi.
- Tetes telinga: 6–10 tetes pada telinga yang sakit, 2 kali sehari.
Cara Menggunakan Ofloxacin
Berikut ini cara menggunakan Ofloxacin:
- Ofloxacin sediaan tablet bisa diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
- Untuk tetes telinga, obat diteteskan pada telinga yang sakit. Pertahankan posisi miring selama beberapa menit setelah obat diteteskan.
- Hindari menghentikan obat sebelum durasi terapi selesai.
- Dosis penggunaan obat harus disesuaikan dengan resep dokter.
Efek Samping
Efek samping umum yang mungkin terjadi selama penggunaan ofloxacin antara lain:
- Ofloxacin obat tetes: Dapat menyebabkan nyeri dan gatal pada telinga.
- Ofloxacin tablet: Dapat menyebabkan mual, muntah, diare, sakit kepala, insomnia, pusing, lelah, mulut kering, nyeri, dan konstipasi.
Interaksi
Pada beberapa kondisi, Ofloxacin bisa memicu interaksi jika digunakan bersamaan dengan obat lain seperti:
- Antasid atau suplemen mineral, dapat menurunkan penyerapan ofloxacin.
- Glibenclamide, dapat meningkatkan risiko hipoglikemia.
- Antidiabetik, dapat memengaruhi kontrol gula darah.
- Kortikosteroid, dapat memicu terjadinya robekan atau peradangan tendon.
- Antikoagulan, dapat meningkatkan risiko perdarahan.
- Teofilin dan antiinflamasi non steroid, dapat meningkatkan risiko kejang.
Yuk, cari tahu Ini Penjelasan Lengkap Tentang Bakteri dan Bakteriologi.
Kontraindikasi
Ofloxacin dikontraindikasikan untuk kondisi berikut ini:
- Alergi terhadap ofloxacin atau golongan quinolone lain.
- Anak-anak dan dewasa di bawah usia 18 tahun.
- Ibu hamil dan menyusui.
Penggunaan ofloxacin memerlukan penilaian klinis yang matang karena manfaat dan risikonya harus ditimbang secara cermat.
Lakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc, serta pemantauan lanjutan melalui layanan chat dokter agar terapi tetap aman dan efektif.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!


