Osgood Schlatter Disease

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Osgood Schlatter Disease

Osgood Schlatter Disease adalah penyebab umum sakit lutut pada remaja yang sedang mengalami pertumbuhan. Kondisi ini disebabkan oleh peradangan pada area tepat di bawah lutut di mana tendon dari tempurung lutut (patellar tendon) menempel pada tulang kering (tibia).

Kondisi ini biasa dialami pada remaja yang aktif berolahraga atletik karena aktivitas fisik memberi tekanan tambahan pada tulang dan otot. Saat anak aktif bergerak, otot paha depan menarik tendon patela yang kemudian menarik tuberkulum tibialis, yaitu tonjolan tulang pada tulang kering bagian atas. Pada beberapa anak, tarikan berulang ini menyebabkan pembengkakan atau tonjolan pada area ini

 

Gejala Osgood Schlatter Disease

Gejala yang sering dikeluhkan oleh pengidap biasanya adalah nyeri pada tuberkulum tibialis. Nyeri ini biasanya memburuk ketika pengidap meluruskan kaki. Tuberkulum tibialis terasa lembut ketika disentuh dan dari waktu ke waktu mulai menonjol karena peradangan kronis merangsang tulang untuk tumbuh. Terkadang pengidap juga akan mengeluh kesakitan ketika berlari, melompat, atau melakukan olahraga lainnya.

 

Faktor Risiko Osgood Schlatter Disease

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi risiko kamu terkena Osgood-Schlatter, yakni:

  • Usia. Penyakit yang menyerang lutut ini biasanya terjadi pada usia pubertas. Masa pubertas tergantung gender karena pria dan wanita memiliki usia pubertas yang berbeda. Maka, penyakit ini lebih sering terjadi lebih awal pada remaja wanita berusia 11-12 tahun, sedangkan pada remaja pria biasanya di usia 13-14 tahun
  • Jenis kelamin. Penyakit ini lebih sering terjadi pada remaja pria. Namun, bagi balita dan orang yang aktif berolahraga, kedua gender memiliki kemungkinan yang sama
  • Olahraga. Penyakit terjadi pada gerakan olahraga seperti lari, melompat, dan perubahan gerakan secara tiba-tiba

 

Penyebab Osgood Schlatter Disease

Penyebab penyakit ini adalah apabila seseorang melakukan kegiatan olahraga yang terlalu keras sehingga mengganggu sistem otot dan tulang padahal keduanya belum berkembang cukup kuat. Kegiatan tersebut menyebabkan luka pada lutut.

 

Diagnosis Osgood Schlatter Disease

Untuk mendiagnosa pengidap dengan Osgood Schlatter Disease, dokter akan melakukan anamnesa secara terpadu dan kemudian akan melakukan pemeriksaan fisik. Bila memang dibutuhkan, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan penunjang seperti rontgen pada lutut untuk membantu memastikan diagnosis.

 

Pengobatan Osgood Schlatter Disease dan Efek Sampingnya

Penyakit Osgood-Schlatter adalah kondisi yang biasanya mereda ketika tuberkulum tibialis berhenti bertumbuh pada akhir masa remaja ( usia 17 tahun pada laki-laki dan usia 15 tahun pada wanita). Untuk mengobati penyakit lutut ini, kamu bisa melakukan perawatan PRICE, yang terdiri dari :

  • Protection. Protection yakni melindungi daerah yang cedera, bisa dengan menggunakan alat, perban elastis, atau dekker.
  • Rest. Rest yaitu mengistirahatkan daerah yang sakit.
  • Icing. Icing yaitu mengompres daerah yang cedera dengan menggunakan es batu. Perawatan ini penting karena biasanya cedera akut mengalami peradangan hingga bengkak dan terasa panas. Kompres pakai es selama 5 menit tiap 4 jam sekali. Daerah cedera yang membengkak sebaiknya tidak dioles balsem atau parem, karena justru akan membuat daerah yang cedera makin panas. Mengingat balsem bersifat panas dan bisa melebarkan pembuluh darah. Namun, bila bagian tubuh yang pegal-pegal dioles balsem, hal tersebut tidak masalah.
  • Compression. Yang dimaksud dengan compression adalah beri tekanan sedikit ketika kamu sedang mengompres daerah yang cedera dengan es.
  • Elevation. Elevation yaitu mengangkat bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung sampai bengkak kempes.

Pengidap juga bisa diberikan obat-obatan NSAID untuk meminimalkan nyeri akut karena aktivitas. Terapi fisik juga bisa dilakukan untuk mengidentifikasi keterbatasan agar pengidap bisa mengurangi tekanan pada tuberkulum tibialis. Terapi ini biasanya mencakup latihan kekuatan pinggul. Pada kasus yang parah, splinting lutut selama beberapa minggu dapat membantu mengurangi rasa sakit dan menghentikan siklus peradangan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila anak ibu aktif berolahraga dan memiliki gejala seperti di atas yang tidak membaik walaupun sudah diberikan obat atau terapi, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Nah, ibu bisa memilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan Si Kecil di sini.