Patah Kaki

Pengertian Patah Kaki

Patah kaki adalah kondisi di mana salah satu tulang pada kaki seseorang patah atau retak. Umumnya patah kaki disebabkan karena cedera olahraga ataupun kecelakaan.

 

Gejala Patah Kaki

Ada beberapa tanda atau gejala jika seseorang mengalami patah kaki, di antaranya:

  • Patah kaki yang umumnya terjadi adalah terdengar suara retakan seperti bunyi “kreek…” di bagian tulang yang patah.
  • Jika patah tulangnya parah, maka hal ini bisa memengaruhi bentuk kaki menjadi aneh. Bahkan pada beberapa kasus, kondisi ini sampai menyebabkan tulang kaki menyembul keluar dari kulit.
  • Kaki akan terlihat membengkak dan memar, sehingga pengidap akan merasakan nyeri yang hebat di area sekitar tulang yang patah. Terutama ketika mencoba untuk menggerakkannya atau bahkan sekedar disentuh.
  • Kaki yang patah tampak lebih pendek dari pada kaki yang tidak patah.

 

Faktor Risiko Patah Kaki

Selain kegiatan olahraga yang merupakan faktor risiko terjadinya patah kaki, tekanan yang berlebihan juga bisa terjadi juga akibat beberapa kondisi medis seperti:

  • Diabetes.
  • Osteoporosis.
  • Tumor seperti kista tulang dan kanker.

 

Penyebab Patah Kaki

Sebuah  tulang bisa patah apabila mendapat tekanan yang melebihi kekuatan tulang itu sendiri untuk menahannya.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang mengalami patah tungkai kaki adalah:

    • Tekanan yang berlebihan. Jika terlalu sering mendapat tekanan pada tempat yang sama, maka bisa timbul retakan kecil pada tulang. Patah diakibatkan karena adanya tekanan yang besar berulang kali atau penggunaan yang berlebihan pada titik retakan tulang yang sama, misalnya ketika  lari marathon.
    • Cedera olahraga. Bila tulang mendapat hantaman langsung.
    • Terjatuh, dapat membuat satu atau kedua tulang tungkai kaki bagian bawah retak.
    • Kecelakaan lalu lintas, dapat  menyebabkan patah pada tulang kaki bila tulang kakinya mengalami trauma yang cukup hebat.

 

 

 

Diagnosis Patah Kaki

Diagnosis merupakan langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi berdasarkan gejala dan tanda klinis yang dialami oleh pengidap. Beberapa tindakan yang biasanya dilakukan dokter untuk mendiagnosis patah kaki adalah:

    • Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa bagian kaki yang terasa nyeri, bengkak, berubah bentuk, atau mengalami luka terbuka.
    • Uji pencitraan. Dokter akan memeriksa kaki pengidap dengan bantuan sinar X, sehingga bisa mengidentifikasi lokasi tulang yang patah dan mengetahui efek cedera pada persendian di sekitarnya.

 

 

 

Pengobatan Patah Kaki dan Efek Sampingnya

Jika dokter sudah melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosa patah tulang kaki, biasanya dokter akan menyarankan pengidap untuk melakukan beberapa langkah pengobatan seperti berikut:

  • Mengonsumsi obat penghilang rasa sakit.
  • Menggunakan gips di bagian kaki yang mengalami patah tulang. Gips ini berfungsi menahan anggota tubuh yang cedera agar tetap lurus sejajar sehingga tidak bergerak.
  • Selain itu, dokter spesialis ortopedi mungkin saja melakukan cara lain seperti reduksi, yaitu proses pengembalian tulang ke titik semula yang dilakukan secara manual, apabila tulang mengalami dislokasi atau cedera pada sendi.
  • Dalam beberapa kasus yang lebih serius seperti patah tulang paha, dokter spesialis ortopedi akan melakukan perawatan lebih lanjut seperti operasi pemasangan pen, skrup, pelat logam ataupun kabel. Pemasangan alat-alat tersebut berfungsi untuk mempertahankan posisi tulang selama proses penyembuhan dengan menahan ujung tulang yang patah agar tersambung kembali.

 

Pencegahan Patah Kaki

Patah tungkai kaki dapat dihindari dengan beberapa cara berikut, yaitu:

  • Memperkuat tulang. Konsumsi makanan kaya kalsium seperti susu, yogurt dan keju, yang bisa membuat tulang menjadi kuat.
  • Bergonti-ganti olahraga, mampu mengurangi risiko keretakan tulang akibat tekanan yang sama berulang kali.
  • Gunakan sepatu olahraga yang sesuai. Pilihlah sepatu yang cocok untuk dipakai saat menjalani olahraga favorit dan menggantinya secara rutin.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila kamu mengalami gejala-gejala patah kaki seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk segera mendapatkan pengobatan. Penanganan yang cepat dan tepat akan menghindari kamu dari komplikasi berbahaya. Kamu bisa memilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan kamu, di rumah sakit pilihan kamu di sini.