Penyakit Graves

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Pengertian Penyakit Graves

Penyakit grave adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif dan memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Penyakit grave sendiri juga menjadi penyakit yang sering mendasari suatu kondisi hipertiroid.

Baca juga: Stres Secara Emosional dan Fisik Bisa Picu Penyakit Graves, Benarkah?

 

Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Graves

Penyakit graves disebabkan karena kondisi autoimun. Belum ada teori yang secara jelas dapat menjelaskan terjadinya autoimun ini.

Faktor risiko penyakit graves, antara lain:

  • Riwayat penyakit keluarga. Riwayat penyakit keluarga dengan penyakit graves maupun penyakit autoimun lainnya dapat menjadi suatu faktor risiko bagi seseorang. Terutama karena belum ada teori yang secara pasti dapat menjelaskan terjadinya penyakit ini, dicurigai bahwa ada gen tertentu yang diturunkan dan dapat menyebabkan kelainan ini.

  • Jenis kelamin. Wanita lebih rentan menderita penyakit graves dibandingkan dengan pria.

  • Usia. Umumnya penyakit graves menimpa seseorang di usia kurang dari 40 tahun.

  • Penyakit autoimun lainnya.

  • Emosi dan stres fisik. Kedua hal ini dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit graves, terutama pada pasien dengan riwayat penyakit keluarga serupa.

  • Kehamilan. Kehamilan dapat menjadi suatu faktor yang meningkatkan kemungkinan seorang wanita menderita penyakit graves, terutama bagi wanita dengan faktor risiko lainnya.

  • Merokok. Selain memengaruhi sistem imunitas tubuh, merokok juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit graves.

 

Gejala Penyakit Graves

Gejala yang paling umum dari penyakit graves, yaitu:

  • Rasa cemas dan gelisah;

  • Tremor di tangan dan jari-jari;

  • Sensitif terhadap udara panas dan sangat mudah berkeringat;

  • Penurunan berat badan meskipun dengan pola makan normal;

  • Pembesaran kelenjar tiroid yang dapat dilihat atau diraba;

  • Perubahan siklus menstruasi;

  • Disfungsi ereksi atau kurangnya libido;

  • Pencernaan yang terlalu aktif;

  • Mata menjadi semakin menonjol (Grave’s ophthalmopathy);

  • Lemas;

  • Jantung terasa berdebar-debar; dan

  • Penebalan dan kemerahan di kulit terutama kaki (Grave’s dermopathy).

Baca juga: Ketahui 5 Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Penyakit Graves

 

Diagnosis Penyakit Graves

Diagnosis penyakit graves bisa dilakukan dengan pemeriksaan fisik, anamnesis dan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang digunakan adalah pemeriksaan laboratorium darah dan ultrasonografi. Pemeriksaan baku emas dari penyakit graves dilakukan dengan pengukuran kadar hormon tiroid dalam darah dan pemeriksaan antibodi. Ultrasonografi digunakan untuk menilai ukuran, pembesaran dari kelenjar tiroid, dan menyingkirkan kemungkinan diagnosis lainnya seperti nodul tiroid.

 

Pengobatan Penyakit Graves

Pengobatan penyakit Graves, antara lain:

  • Konsumsi obat anti-tiroid. Obat yang dikonsumsi bertujuan untuk menurunkan kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon tiroid.

  • Konsumsi obat golongan beta blockers. Obat golongan ini tidak memiliki fungsi menurunkan kinerja kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon, tetapi menghalangi efek dari hormon tiroid di tubuh. Dapat digunakan untuk mengurangi rasa palpitasi, tremor, dan gelisah yang sering dialami pasien dengan penyakit graves.

  • Radioaktif. Pengobatan dengan radioaktif dilakukan dengan konsumsi secara oral agar bisa sampai di kelenjar tiroid melalui peredaran darah. Fungsinya adalah untuk menghancurkan sel tiroid. Tujuan dari pengobatan ini adalah untuk mengecilkan ukuran dari kelenjar tiroid dan membuat kelenjar tiroid menjadi kurang aktif.

  • Pembedahan. Pembedahan dapat dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

 

Pencegahan Penyakit Graves

Sampai saat ini belum ada hal yang dapat mencegah terjadinya suatu penyakit autoimun, tetapi berbagai hal tentunya dapat dilakukan, seperti menghindari stres emosi/fisik dan tidak merokok perlu dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan.

Baca juga: Penyakit-Penyakit Ini Bisa Muncul Jika Penyakit Graves Tidak Segera Ditangani

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika cara penanganan dan pencegahan di atas tidak berhasil, kamu bisa langsung memeriksaan diri ke dokter yang kamu butuhkan di rumah sakit melalui Halodoc.

Referensi:
Medicalnewstoday.com. Diakses pada 2019. All about Graves' disease.

Diperbarui pada 27 Agustus 2019