Penyakit Paget

Pengertian Penyakit Paget

Penyakit Paget adalah kondisi tidak normal yang mengganggu proses regenerasi tulang, sehingga menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mengalami deformitas (kelainan bentuk).

 

Gejala Penyakit Paget

Sebagian besar orang dengan penyakit Paget tidak menunjukkan tanda atau gejala khusus. Bila terdapat tanda atau gejala, keluhan yang paling sering diutarakan adalah nyeri tulang.

Penyakit ini menyebabkan regenerasi tulang baru yang lebih cepat dari proses yang normal. Proses pembentukan yang cepat tersebut menyebabkan tulang menjadi lebih lunak dan lemah dibandingkan tulang normal. Kondisi inilah yang dapat menimbulkan nyeri tulang, deformitas, dan patah tulang.

Penyakit ini dapat memengaruhi satu atau dua area tubuh, atau dapat menyeluruh. Tanda dan gejala yang timbul bergantung pada bagian tubuh yang mengalami, yaitu:

  • Tulang panggul. Penyakit Paget pada tulang panggul dapat menyebabkan nyeri panggul.
  • Tulang tengkorak kepala. Pertumbuhan yang berlebih pada tulang tengkorak kepala dapat menyebabkan penurunan pendengaran atau nyeri kepala.
  • Tulang belakang. Bila tulang belakang menjadi sasaran, akar saraf-saraf tubuh dapat terjepit. Hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri, kesemutan, atau baal pada lengan atau tungkai.
  • Tulang tungkai. Seiring dengan kelemahan pada tulang, dapat terjadi pembengkokan yang menyebabkan bentuk kaki berubah. Tulang tungkai yang membesar atau berubah bentuk dapat menambah beban pada sendi di sekitarnya, yang kemudian dapat mengakibatkan terjadinya peradangan pada sendi lutut atau panggul.

 

Penyebab Penyakit Paget

Penyebab penyakit Paget belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh kombinasi dari faktor genetik dan lingkungan. Beberapa gen tertentu menunjukkan kaitan dengan timbulnya kondisi ini.

 

Faktor Risiko Penyakit Paget

Faktor risiko penyakit paget, meliputi:

  • Usia

Orang dengan usia di atas 40 tahun lebih rentan terkena penyakit paget pada tulang.

  • Jenis Kelamin

Laki-laki lebih umum terserang penyakit ini dibandingkan wanita.

  • Sejarah Keluarga

Jika memiliki sanak saudara atau keluarga dengan penyakit serupa, maka seseorang di dalam keluarga juga rentan mengembangkan penyakit ini.

  • Tempat Tinggal

Penyakit paget pada tulang lebih umum terjadi di Inggris, Skotlandia, Eropa Tengah, dan Yunani. Demikian pula di negara yang didiami oleh imigran asal Eropa. Kondisi ini jarang terjadi pada negara-negara Skandinavia dan Asia

 

Diagnosis Penyakit Paget

Untuk mendiagnosis pengidap yang diduga mengidap penyakit Paget, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dulu pada bagian tubuh yang terasa nyeri.

Setelah melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan lanjutan lain yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosa, meliputi:

  • Pemeriksaan darah. Dilakukan untuk melihat kadar suatu senyawa kimia yang biasanya naik jika seseorang mengidap penyakit Paget.
  • Pemindaian tulang, dengan foto Rontgen, CT scan, MRI, atau skintigrafi. Dari pemindaian dapat diketahui tulang-tulang apa saja yang mengalami kelainan ini.
  • Biopsi tulang. Dokter akan mengambil sampel tulang pengidap untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium.

 

Pencegahan Penyakit Paget

Karena penyebab penyakit Paget tidak diketahui secara pasti, belum ada cara pencegahan yang dapat menghindari terjadinya penyakit tersebut. Namun, beberapa hal dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya komplikasi pada individu yang mengalami penyakit Paget, seperti :

  • Mencegah terjatuh. Penyakit Paget meningkatkan risiko terjadinya patah atau retak tulang. Menggunakan tongkat atau alat bantu jalan dapat membantu menghindari kemungkinan terjatuh.
  • Menjalankan diet sehat seimbang. Pastikan pola makan yang dijalani meliputi asupan kadar kalsium dan vitamin D yang cukup, yang akan membantu tulang menyerap kalsium. Hal ini terutama penting pada individu yang mengonsumsi bifosfonat.
  • Berolahraga rutin. Latihan rutin sangat penting untuk menjaga mobilitas sendi dan kekuatan tulang. Diskusikan dengan dokter mengenai program latihan yang perlu dijalani untuk menentukan tipe, durasi, dan intensitas latihan yang tepat bagi pengidap.

Mereka dengan gangguan ini disarankan berhati-hati karena beberapa aktivitas tertentu dapat menimbulkan tekanan berlebihan pada tulang.

 

Pengobatan Penyakit Paget

Belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit Paget. Namun, ada beberapa metode penanganan yang dapat membantu meringankan gejala yang muncul. Beberapa penanganan tersebut, meliputi:

  • Pemberian Obat-Obatan

Umumnya obat yang diberikan adalah bisphosphonates atau calcitonin. Dapat juga diberikan pereda rasa sakit.

  • Pembedahan

Dilakukan untuk mengatasi keretakan atau patah tulang, mengganti persendian yang rusak, memperbaiki perubahan bentuk pada tulang, serta mengurangi penekanan pada saraf.

  • Fisioterapi

Untuk menguatkan otot-otot dan meningkatkan keseimbangan tubuh pengidap.

  • Pengaturan Nutrisi

Pengidap akan diminta untuk memperbanyak konsumsi makanan serta minuman yang mengandung kalsium dan vitamin D.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluarga atau kerabat mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan apapun, diskusikan dengan dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit yang kamu inginkan di sini.