Perawatan Luka

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Apa itu Perawatan Luka?

Kulit adalah bagian tubuh terluas yang membentuk sekitar 16 persen dari berat badan. Kulit pun memiliki beberapa fungsi vital, meliputi fungsi kekebalan tubuh, pengaturan suhu, sensasi, dan produksi vitamin. Kulit juga merupakan organ dinamis dalam kondisi perubahan yang konstan. Letaknya yang melingkupi tubuh membuat kulit mudah terluka.

Luka pada kulit, terutama luka terbuka, perlu mendapatkan perawatan yang intensif. Hal ini karena luka terbuka dapat dengan mudah terinfeksi oleh virus dan bakteri penyebab penyakit. Perawatan luka merupakan hal yang mungkin terdengar sepele, tetapi ternyata memiliki peran dan fungsi besar bagi kesehatan tubuh.

Bicara soal luka, perlu diketahui bahwa luka terdiri atas 2 jenis, yaitu:

  1. Luka Akut

Luka akut terjadi akibat adanya jaringan yang rusak karena trauma. Luka jenis ini bisa didapatkan secara disengaja, seperti dalam luka prosedur bedah, atau karena kecelakaan yang disebabkan oleh benda tumpul, proyektil, panas, listrik, bahan kimia, atau gesekan. Luka akut biasanya bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa memerlukan perawatan yang khusus dan intensif.

  1. Luka Kronis

Luka kronis adalah luka yang tidak bisa diatasi dengan pengobatan selama jangka waktu tertentu (biasanya 4 minggu), dan menjadi "mandek" pada fase inflamasi. Luka kronis juga kerap dikaitkan dengan adanya faktor intrinsik dan ekstrinsik, seperti obat-obatan, gizi buruk, komorbiditas atau pemilihan ganti yang tidak tepat.

Baca juga: Bahayakah Infeksi Bekas Luka Operasi?

 

Kenapa Dilakukan Perawatan Luka?

Perawatan luka penting untuk dilakukan agar luka tidak semakin parah dan berkembang menjadi luka kronis, infeksi, atau kondisi-kondisi serius lainnya. Perawatan luka yang dilakukan dengan baik juga dapat melindungi luka dari virus dan bakteri penyebab penyakit ke dalam tubuh.

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini Cara Ganti Perban saat Si Kecil Terluka

 

Bagaimana Melakukan Perawatan Luka?

Luka yang tergolong ringan biasanya tidak membutuhkan pertolongan dari dokter, atau tidak harus segera dilarikan ke rumah sakit. Melainkan luka bisa diatasi sendiri dengan melakukan pertolongan pertama yang sederhana di rumah. Hal terpenting yang perlu diingat adalah selalu menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan perawatan luka, untuk menghindari infeksi.

Setelah itu, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut ini:

  • Perdarahan pada luka gores dan luka ringan biasanya bisa berhenti sendiri. Jika tidak, hentikan perdarahan dengan cara menekan luka dengan lembut dengan menggunakan kain yang steril atau bersih. Posisikan luka menghadap ke atas.

  • Bilas luka dengan air bersih. Daerah di sekitar luka boleh dibersihkan dengan sabun, tapi tidak pada lukanya untuk menghindari iritasi.

  • Jika ada benda tertancap pada luka setelah dibersihkan, gunakan pinset steril (yang telah dibersihkan dengan alkohol) untuk mencabutnya. Jika masih ada yang tertancap, datangi dokter untuk melakukan pembersihan menyeluruh guna mengurangi risiko infeksi dan tetanus.

  • Tidak perlu menggunakan cairan hidrogen peroksida, obat merah, atau pembersih mengandung iodine yang dapat mengiritasi jaringan yang sudah terluka.

  • Oleskan krim atau salep antibiotik tipis-tipis untuk membantu menjaga permukaan kulit tetap lembap. Obat tersebut memang tidak menyembuhkan luka dengan cepat, tapi setidaknya bisa mencegah infeksi dan membantu proses penyembuhan secara alami. Namun, jika ruam muncul, segera hentikan penggunaan salep.

  • Tutupi luka dengan perban untuk membantu menjaganya tetap bersih dan terhindar dari bakteri. Jika luka atau goresannya kecil, tidak usah diperban.

  • Ganti perban secara teratur, paling tidak sekali dalam sehari atau setiap kali perban basah atau kotor.

  • Jika luka cukup dalam, menganga, dan terlihat lemak atau otot, segera ke dokter atau rumah sakit untuk dijahit.

Baca juga:  Adakah Bahan Alami untuk Obati Luka Bakar?

 

Kapan Melakukan Perawatan Luka?

Perawatan luka perlu dilakukan sesegera mungkin setelah terjadi luka. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi bakteri dan mempercepat proses penyembuhan secara alami.

 

Di Mana Melakukan Perawatan Luka?

Perawatan luka dapat dilakukan di mana saja, selama menjaga kebersihan dan menggunakan peralatan yang steril. Jika luka tak kunjung sembuh atau mengalami gejala lainnya, kamu bisa langsung memeriksaan diri ke dokter yang kamu butuhkan di rumah sakit pilihan kamu di sini.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. First Aid Tips: How to Treat Burns, Cuts, and Bites.
Healthline. Diakses pada 2019. Sports Injury Treatment.

Diperbarui pada 18 September 2019