Perdarahan Uterus Abnormal

Pengertian Perdarahan Uterus Abnormal

Perdarahan uterus abnormal adalah adanya perdarahan hebat atau perdarahan yang tidak biasanya dari uterus keluar melalui Miss V. Perdarahan ini dapat terjadi kapan saja saat siklus menstruasi atau di luar siklus menstruasi.

 

Gejala Perdarahan Uterus Abnormal

Wanita yang mengalami perdarahan uterus abnormal biasanya menampakkan adanya perdarahan yang keluar dari Miss V yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Perdarahan ini dapat bersifat ringan atau berat.

Perdarahan ini dapat berlangsung bersamaan dengan siklus menstruasi sehingga darah yang keluar menstruasi sangat banyak, atau di luar siklus menstruasi. Gejala lain yang menyertai penyakit ini biasanya akibat dari kehilangan darah yang sangat banyak. Pengidap dapat mengalami anemia karena banyaknya darah yang dikeluarkan dari tubuh. Anemia tersebut dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemah dan mudah capek.

 

Penyebab Perdarahan Uterus Abnormal

Banyak hal yang dapat menyebabkan perdarahan uterus abnormal, di antaranya adalah:

    • Kehamilan, merupakan penyebab yang paling umum, masalah yang muncul saat kehamilan dapat menyebabkan perdarahan dari uterus.
    • Polip atau mioma pada uterus, adanya massa abnormal pada uterus dapat menyebabkan perdarahan abnormal pada uterus.
    • Ketidakseimbangan hormon, adanya ketidakseimbangan hormon seksual wanita menjadi penyebab tersering lainnya. Diketahui hormon estrogen dan progesteron mengatur ketebalan dinding rahim, sehingga adanya ketidakseimbangan kedua hormon tersebut dapat menyebabkan perdarahan abnormal.
    • Penyakit tiroid, infeksi serviks, atau kanker menjadi penyebab lainnya yang jarang ditemui. Meskipun jarang, wanita harus selalu berhati-hati jika memiliki riwayat penyakit tersebut.

 

Faktor Risiko Perdarahan Uterus Abnormal

Beberapa hal di bawah merupakan faktor risiko penyebab terjadinya perdarahan uterus abnormal, yaitu:

    • Pemakaian pil KB, pil KB memiliki kandungan hormon seksual wanita, estrogen dan/atau progesteron. Ketidakseimbangan hormon disebabkan oleh pemakaian pil KB yang tidak disertai konsultasi yang lebih dalam terlebih dahulu dengan petugas kesehatan.
    • Peningkatan atau penurunan berat badan yang cepat, lemak dalam tubuh merupakan salah satu pembentuk hormon seksual wanita. Sehingga, kehilangan lemak dalam waktu cepat dapat mengakibatkan perubahan jumlah hormon yang mendadak.
    • Stres, stres fisik maupun emosional dapat menyebabkan perubahan hormon dalam tubuh.
    • Penggunaan AKDR, Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu metode KB yang memiliki efektivitas tinggi, namun penggunaannya harus hati-hati karena AKDR dapat menyebabkan infeksi panggul jika tidak dilakukan dengan baik dan benar.

 

Diagnosis Perdarahan Uterus Abnormal

Selain menanyakan gejala yang terkait dengan perdarahan uterus abnormal, dokter dapat pula melakukan beberapa pemeriksaan fisik di daerah panggul. Dokter juga dapat pula mengusulkan beberapa pemeriksaan berikut untuk membantu menegakkan diagnosis:

    • Pemeriksaan darah, termasuk pemeriksaan kehamilan, selain untuk mengetahui kadar Hb sebagai indikator anemia dan kehilangan darah, dokter juga dapat mencari sebab perdarahan karena kehamilan.
    • USG, dilakukan untuk memberikan gambaran terhadap bagian dalam uterus.
    • Histeroskopi, menggunakan kamera yang dimasukkan ke dalam uterus untuk melihat bentuk anatomis pada uterus.
    • Biopsi, terutama pada pasien yang dicurigai kanker, biopsi dilakukan dengan mengambil sedikit jaringan uterus kemudian dilakukan pemeriksaan dibawah mikroskop
    • MRI, untuk memberikan pencitraan terhadap bentuk uterus secara lebih detail.

 

Pencegahan Perdarahan Uterus Abnormal

Beberapa hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah perdarahan uterus abnormal, yaitu:

    • Menjaga kebersihan organ kewanitaan, untuk mencegah infeksi sekitar panggul yang menyebabkan perdarahan uterus abnormal.
    • Menjaga kondisi berat badan dalam kondisi yang stabil, menjadi terlalu gemuk atau terlalu kurus menyebabkan kondisi ketidakseimbangan hormon.
    • Menjaga diri dari stres fisik maupun emosional, hal ini juga membantu agar jumlah hormon dalam tubuh tetap seimbang.
    • Konsultasi penggunaan alat kontrasepsi, efek dari penggunaan alat kontrasepsi sangat variatif sekali bergantung pada kondisi masing-masing individu. Konsultasikan kepada petugas kesehatan sebelum menggunakan alat kontrasepsi.

 

Pengobatan Perdarahan Uterus Abnormal

Pengobatan bergantung pada penyebab perdarahan. Beberapa pengobatan berikut dapat digunakan pada pasien dengan perdarahan uterus abnormal:

  • Pil KB, meskipun menjadi salah satu faktor risiko, penggunaan pil KB secara rutin dalam jumlah yang tepat yang telah didiskusikan kepada dokter memiliki pengaruh untuk menjaga siklus menstruasi yang teratur.
  • Antiinflamasi non steroid, obat seperti Ibuprofen dapat digunakan sebelum siklus menstruasi berlangsung untuk meringankan gejala dan menurunkan jumlah perdarahan.
  • Asam traneksamat, obat yang berfungsi untuk membantu pembekuan darah, sehingga perdarahan dapat dihentikan
  • Abalsi endometrium, yaitu tindakan operatif yang dilakukan untuk mematikan pembuluh darah penyebab perdarahan
  • Histerektomi, apabila perdarahan sangat banyak dan sulit dihentikan dengan obat-obatan atau terapi lain dokter dapat mempertimbangkan histerektomi, yaitu pengangkatan seluruh uterus/rahim.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mendapati adanya perdarahan yang keluar dari jalan lahir tidak seperti biasanya, segera menghubungi dokter untuk mendapatkan bantuan dan terapi selanjutnya. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit sesuai domisili kamu di sini.