
DAFTAR ISI
- Apa Itu Ponstan?
- Rekomendasi Produk Ponstan
- Manfaat Ponstan
- Peringatan Sebelum Menggunakan Ponstan
- Dosis dan Aturan Pakai Ponstan
- Cara Konsumsi Ponstan yang Tepat
- Apa Kata Studi tentang Asam Mefenamat?
- Ponstan untuk Ibu Hamil dan Menyusui
- Cara Menyimpan Obat Ponstan
- Efek Samping Ponstan
- Interaksi Ponstan
- Kontraindikasi Ponstan
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Apa Itu Ponstan?
Ponstan adalah obat yang termasuk dalam golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan ringan hingga sedang.
Obat ini sering diresepkan untuk mengatasi nyeri haid, sakit gigi, nyeri otot, serta nyeri setelah operasi.
- Golongan: Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
- Kategori: Obat resep.
- Dapat digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter.
- Ponstan untuk ibu hamil: Ponstan sebaiknya hanya digunakan oleh ibu hamil jika manfaatnya lebih besar daripada risikonya bagi janin.
- Ponstan untuk ibu menyusui: Asam mefenamat dalam obat ini dapat masuk ke dalam ASI dan berisiko memengaruhi bayi. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi Ponstan.
- Bentuk obat: Tablet dan kapsul.
Rekomendasi Produk Ponstan
Merupakan obat dengan kandungan asam mefenamat, yang merupakan golongan NSAID. Bisa digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang pada sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid primer, termasuk nyeri karena trauma, nyeri otot, dan nyeri pasca operasi.
No registrasi produk: DKL851987177A1
Kisaran harga: Rp38.400 per strip.
Dapatkan Ponstan 500 mg 1 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc.
Manfaat Ponstan
Ponstan diindikasikan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang yang disebabkan oleh berbagai kondisi berikut:
1. Artritis reumatoid
Penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi, yang ditandai dengan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan. Ponstan membantu mengurangi peradangan dan nyeri sehingga penderita dapat menjalani aktivitas dengan lebih nyaman.
2. Osteoartritis
Kondisi degeneratif yang terjadi akibat kerusakan tulang rawan pada sendi, menyebabkan nyeri dan kaku terutama pada lutut, pinggul, dan tangan. Ponstan bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin yang memicu peradangan dan nyeri.
3. Cedera otot dan sakit gigi
Ponstan dapat digunakan untuk mengurangi nyeri akibat cedera otot, seperti keseleo atau ketegangan otot akibat aktivitas fisik yang berlebihan. Selain itu, Ponstan juga efektif untuk mengatasi sakit gigi akibat peradangan, infeksi, atau setelah pencabutan gigi.
4. Sakit kepala
Ponstan membantu meredakan sakit kepala ringan hingga sedang, termasuk sakit kepala tegang dan migrain. Cara kerjanya dengan menghambat enzim penyebab peradangan serta mengurangi produksi zat pemicu nyeri di otak.
5. Nyeri setelah pembedahan dan melahirkan
Setelah operasi atau persalinan, tubuh mengalami peradangan yang menyebabkan nyeri. Ponstan dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit pascaoperasi atau pascapersalinan sehingga pemulihan menjadi lebih nyaman.
6. Dismenore primer
Dismenore primer merupakan nyeri haid yang terjadi akibat kontraksi berlebihan pada rahim selama menstruasi. Ponstan akan bekerja mengurangi produksi prostaglandin yang berperan dalam kontraksi rahim, sehingga mengurangi nyeri yang dirasakan selama menstruasi.
7. Sindrom pramenstruasi (PMS)
Beberapa wanita mengalami gejala nyeri, kram, atau sakit kepala sebelum menstruasi. Ponstan dapat membantu mengurangi gejala PMS dengan mengurangi peradangan dan nyeri yang muncul sebelum periode menstruasi.
Mengalami nyeri tentu membuat tubuh terasa tidak nyaman. Simak selengkapnya, berikut Ini Rekomendasi Terbaik Obat Pereda Nyeri Sendi dan Tulang.
Peringatan Sebelum Menggunakan Ponstan
Sebelum mengonsumsi Ponstan, perhatikan beberapa hal berikut:
- Hindari penggunaan obat ini jika kamu sedang menggunakan obat anti inflamasi non steroid (OAINS) lain (misalnya, ibuprofen, diklofenak, dan sebagainya).
- Hindari penggunaan obat jika kamu memiliki gangguan lambung dan pencernaan, atau pernah mengalami sakit perut.
- Baru mengonsumsi OAINS. Pendarahan di saluran pencernaan dapat terjadi pada pasien yang mengonsumsi Ponstan.
- Pernah mengalami gangguan pendarahan atau jika kamu akan menjalani operasi besar, Ponstan dapat mempengaruhi darah.
- Tidak direkomendasikan untuk pasien lanjut usia.
- Hindari penggunaan obat ini jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, penyakit jantung, atau riwayat stroke. Jika kamu berisiko mengalami kondisi tersebut misalnya, memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.
- Hindari penggunaan obat jika kamu meminum alkohol.
- Hindari penggunaan obat jika kamu meminum kortikosteroid, obat antiplatelet (seperti aspirin), antikoagulan, atau penghambat penyerapan kembali serotonin selektif oral.
- Hindari penggunaan obat jika kamu meminum obat penghambat ACE atau AIIA, serta diuretik.
Yuk, Ketahui Aturan Pakai dan Manfaat dari Asam Mefenamat.
Dosis dan Aturan Pakai Ponstan
Dosis Ponstan tergantung pada usia dan kondisi pasien. Umumnya, dosis yang direkomendasikan adalah:
Nyeri ringan hingga sedang
- Dewasa dan remaja usia di atas 14 tahun: 500 mg, tiga kali sehari.
- 500 mg, tiga kali sehari. Dapat diberikan sejak munculnya nyeri menstruasi dan diteruskan selama gejala berlanjut menurut pertimbangan dokter.
Sindrom pramenstruasi
- 500 mg tiga kali sehari. Dapat dimulai sejak munculnya gejala dan berlanjut hingga perkiraan berhentinya gejala menurut pertimbangan dokter.
Cara Konsumsi Ponstan yang Tepat
Ponstan sebaiknya diminum setelah makan atau bersamaan dengan makanan untuk mengurangi risiko iritasi lambung. Telan tablet Ponstan dengan air putih. Jangan mengunyah atau menghancurkan tablet.
Penting untuk diingat bahwa Ponstan tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
Penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan risiko efek samping. Jika nyeri berlanjut setelah beberapa hari penggunaan Ponstan, segera konsultasikan dengan dokter.
Apa Kata Studi tentang Asam Mefenamat?
Penelitian yang dipublikasikan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews mengevaluasi efektivitas dosis tunggal asam mefenamat oral dalam mengatasi nyeri pascaoperasi akut pada orang dewasa.
Analisis terhadap empat uji coba terkontrol secara acak dengan total 842 peserta menunjukkan bahwa, dosis 500 mg asam mefenamat efektif dalam memberikan pengurangan nyeri yang signifikan dibandingkan plasebo.
Ponstan untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Penggunaan Ponstan selama kehamilan, terutama pada trimester ketiga, tidak disarankan karena dapat membahayakan janin.
Ponstan juga dapat masuk ke dalam ASI dan berpotensi memengaruhi bayi yang menyusu.
Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Ponstan jika kamu sedang hamil atau menyusui.
Dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risiko penggunaan Ponstan dan merekomendasikan alternatif pengobatan yang lebih aman jika diperlukan.
Cara Menyimpan Obat Ponstan
Untuk menjaga kualitas dan efektivitas Ponstan, simpan obat ini dengan cara yang benar:
- Jauhkan dari jangkauan dan penglihatan anak-anak. Simpan Ponstan di tempat yang tidak mudah dijangkau oleh anak-anak untuk menghindari risiko tertelan secara tidak sengaja, yang dapat menyebabkan efek samping berbahaya.
- Simpan pada suhu di bawah 30° Celsius dan jauhkan dari cahaya langsung. Panas dan cahaya matahari dapat merusak kandungan obat, sehingga sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
- Hindari menyimpan obat di tempat yang lembap, seperti kamar mandi atau dekat wastafel. Kelembapan tinggi dapat mengurangi stabilitas obat dan membuatnya kurang efektif.
- Simpan dalam kemasan aslinya hingga waktu penggunaan. Jangan memindahkan obat ke wadah lain tanpa label, karena dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaan atau mengurangi perlindungan terhadap obat.
- Buang obat yang sudah kedaluwarsa atau tidak terpakai dengan benar. Jangan membuang Ponstan ke saluran air atau tempat sampah sembarangan. Konsultasikan dengan apoteker tentang cara membuang obat yang sudah tidak digunakan dengan aman.
Fakta tentang Ponstan
1. Ponstan dapat menyebabkan pusing, mengantuk, kelelahan, dan gangguan penglihatan, sehingga dapat memengaruhi kemampuan dalam mengemudi atau mengoperasikan mesin.
2. Overdosis asam mefenamat dapat menyebabkan kejang, gagal ginjal akut, koma, linglung, vertigo, dan halusinasi.
Efek Samping Ponstan
Menurut Pfizer, ponstan dapat menimbulkan efek samping pada beberapa orang.
Efek samping umum:
- Gangguan pencernaan umum: Nyeri abdomen, diare, dan mual dengan atau tanpa muntah.
- Efek samping saluran pencernaan yang tidak terlalu sering dilaporkan: Anoreksia, kolestasis jaundice, kolitis, sembelit, enterokolitis, kembung, tukak lambung dengan dan tanpa perdarahan, toksisitas hati ringan, hepatitis, sindrom hepatoadrenhal, pirosis, radang pankreas, dan steatorrhea.
- Gangguan umum dan kondisi di lokasi pemberian: Edema.
Cari tahu selengkapnya pada artikel berikut ini: Kenali Efek Samping Mengonsumsi Mefenamic Acid.
Jika efek samping berlanjut atau semakin parah, segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan diri ke dokter.
Interaksi Ponstan
Informasikan kepada dokter, apoteker, atau perawat jika kamu sedang atau baru saja mengonsumsi obat lain, termasuk obat bebas yang tidak memerlukan resep.
Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Ponstan, sehingga penting untuk memastikan penggunaannya aman dan tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.
Kontraindikasi Ponstan
Ponstan tidak boleh digunakan dalam kondisi berikut:
- Alergi terhadap Ponstan atau bahan lain dalam obat ini.
- Riwayat reaksi alergi terhadap OAINS lainnya.
- Mengidap penyakit ginjal, gagal hati berat, dan gagal jantung berat.
- Nyeri setelah operasi bypass jantung (CABG). Penggunaan Ponstan tidak dianjurkan setelah prosedur bedah bypass arteri koroner (CABG).
Ponstan adalah obat pereda nyeri yang efektif digunakan untuk berbagai jenis nyeri, seperti nyeri haid, sakit gigi, dan nyeri pasca operasi.
Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati karena dapat menimbulkan efek samping, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan lambung, ginjal, atau jantung.
Jika kamu ragu atau memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc sebelum mengonsumsi Ponstan atau obat lainnya.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli dan tepercaya.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.



