Sakit Maag

Pengertian Sakit Maag

Sakit maag adalah sebuah jenis penyakit yang menyerang sistem pencernaan dan sangat umum terjadi. Pasti kita tidak asing dengan penyakit maag dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan, maag sendiri adalah rasa nyeri pada bagian lambung perut manusia.

Sakit maag merupakan nyeri yang berasal dari lambung, usus halus akibat sejumlah kondisi. Umumnya sakit maag disebabkan akibat luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung, infeksi bakteri helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat anti inflamasi nonsteroid dan stres.

Sakit maag adalah salah satu penyakit pada sistem pencernaan yang terbilang mudah untuk disembuhkan tetapi juga mudah menjadi parah apabila tidak segera ditangani. Lambung adalah salah satu organ yang berfungsi untuk mencerna makanan setelah makanan tersebut dicerna oleh mulut. Karena itu, penyakit maag harus segera ditangani, jangan sampai menjadi parah.

Gejala Sakit Maag

Gejala sakit maag dapat terjadi karena beberapa hal, diantaranya yaitu: 

  • Cepat merasa kenyang saat makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan
  • Mual
  • Kembung pada perut bagian atas
  • Sering bersendawa
  • Nyeri pada ulut hati dan nyeri di tengah dada yang muncul ketika atau setelah makan
  • Rasa panas pada perut bagian atas

Sakit maag yang sering terjadi biasanya ditandai dengan gejala rasa panas didalam dada akibat naiknya asam lambung ke bagian kerongkongan. Stres pun membawa dampak menjadi lebih negatif bagi pengidap sakit maag.

Berikut 3 komplikasi yang berkaitan dengan penyakit maag:

  1. Esofagus barret
    Esofagus barret disebabkan oleh paparan asam lambung di kerongkongan secara terus menerus, yang menyebabkan perubahan pada sel-sel di lapisan bagian bawah kerongkongan menjadi sel kanker.
  2. Stenosis pilorus
    Komplikasi ini terjadi karena paparan asam lambung pada area pilorus dalam jangka panjang, yang menimbulkan jaringan parut dan mempersempit pilorus. Sehingga mengakibatkan makanan tidak tercerna dengan baik.
  3. Penyempitan esofagus
    Penyempitan esofagus terjadi saat seseorang sering mengalami sakit maag akibat refluks asam. Gejala yang muncul biasanya berupa sulit menelan dan nyeri pada bagian dada.

Penyebab Sakit Maag

Sebelum kamu mengetahui penyabab sakit maag, kamu harus tahu tentang cara kerja lambung. Pertama-tama, makanan masuk ke lambung lalu dicerna secara kimiawi dengan bantuan dari enzim pepsin dan renin dicampur dengan asam lambung (HCl).

Apabila terjadi gangguan, maka kerusakan pada mukosa akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Apabila gangguan ini terus menerus terjadi, maka luka pada lapisan mukosa lambung dapat membuat terjadinya maag. Rasa nyeri karena maag akut disebabkan oleh rangsangan yang dibuat oleh asam lambung pada lapisan mukosa lambung, sehingga ujung-ujung syaraf menjadi lebih peka oleh rasa nyeri.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit maag, seperti:

  • Adanya masalah psikologi.
  • Infeksi bakteri helicobacter pylori.
  • Efek samping menggunakan obat anti inflamasi nonsteroid.
  • Terlalu banyak makan.
  • Kelebihan berat badan.
  • Makan terlalu cepat.
  • Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak dan pedas.
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein dan soda.
  • Mengonsumsi cokelat berlebihan.

Sakit maag juga terjadi akibat komplikasi terhadap penyakit, misalnya penyakit batu empedu, radang pancreas, penyumbatan usus dan kanker lambung.

Pengobatan Sakit Maag

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit maag, yaitu:

  • Menghentikan konsumsi aspirin saat sakit maag berlangsung.
  • Hilangkan rasa cemas dan kendalikan stres.
  • Mengurangi atau bahkan menghentikan konsumsi zat kafein atau alkohol bila sakit maag datang.
  • Menghindari makanan yang bisa memicu sakit maag.
  • Interaksikan pada dokter ahli untuk cara pengobatan selanjutnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika maag yang kamu alami mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera bicara pada dokter untuk mendapat penanganan segera.