28 February 2019

Ketahui 5 Gejala Miokarditis agar Tahu Penanganannya

Ketahui 5 Gejala Miokarditis agar Tahu Penanganannya

Halodoc, Jakarta – Miokarditis adalah satu penyakit yang terjadi karena adanya peradangan atau inflamasi pada otot jantung alias miokardium. Otot ini memiliki tugas untuk bertanggung jawab pada fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh organ tubuh. Artinya, saat otot ini mengalami peradangan, fungsi jantung dalam memompa darah pun akan terganggu.

Peradangan yang menyerang otot ini bisa memicu berbagai gejala, namun yang paling khas adalah nyeri dada, gangguan irama jantung, dan sesak napas. Jika miokarditis yang menyerang tergolong ringan, biasanya akan lebih mudah untuk sembuh baik dengan perawatan maupun tanpa perawatan. Sedangkan miokarditis yang berat, harus segera mendapat penanganan medis. Sebab, jika tidak ditangani dengan serius, miokarditis berat bisa menyebabkan penggumpalan darah yang memicu komplikasi.

Penyakit ini biasa terjadi pada siapa saja, termasuk pada bayi yang baru lahir. Sayangnya, miokarditis yang bersifat ringan sering tidak disadari karena tidak menimbulkan gejala tertentu. Meski begitu, peradangan ringan yang terjadi pada otot jantung sebenarnya akan pulih dengan sendirinya.

Baca juga: 6 Penyebab Miokarditis, Penyakit yang Rentan Menyerang Anak Muda

Sebaliknya, gejala biasanya baru akan muncul jika seseorang mengalami miokarditis yang tergolong berat. Gejala yang muncul biasanya beragam yang tergantung penyebabnya. Ada beberapa gejala yang sering muncul sebagai tanda penyakit ini:

1. Sakit Dada

Miokarditis bisa menyebabkan gejala berupa rasa sakit pada dada. Hal itu terjadi karena proses peradangan tengah terjadi pada otot yang ada di organ tersebut. Pada beberapa kasus, nyeri pada dada bisa sangat mengganggu dan menyebabkan aktivitas terhambat.

2. Sesak Napas

Selain nyeri pada dada, penyakit ini juga bisa menyebabkan pengidapnya mengalami gangguan pernapasan. Umumnya, miokarditis yang menyerang seseorang memicu gejala sesak napas atau kesulitan bernapas.

3. Pembengkakan

Peradangan pada otot jantung bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada organ tersebut. Biasanya, pembengkakan karena miokarditis terjadi pada bagian tungkai.

4. Jantung Berdebar

Miokarditis bisa memicu seseorang mengalami kelainan irama jantung, ataupun jantung yang berdebar sangat cepat. Gejala ini sama sekali enggak boleh dianggap sepele dan harus segera mendapat penanganan medis.

Baca juga: 5 Jenis Penyakit yang Berhubungan dengan Jantung

5. Demam

Suhu tubuh biasanya juga ikut menjadi tanda dari penyakit ini. Umumnya, gejala-gejala yang muncul sebagai tanda penyakit miokarditis juga disertai dengan naiknya suhu tubuh yang menyebabkan demam.

Penanganan Miokarditis

Miokarditis yang bersifat ringan biasanya dapat pulih dengan sendirinya, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Orang yang mengidap penyakit ini sebaiknya menghindari aktivitas atau olahraga yang terlalu berat setidaknya dalam waktu 6 bulan. Sebagai gantinya, perbanyaklah istirahat dan kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung garam.

Sedangkan pada miokarditis yang bersifat berat, ada beberapa perawatan yang perlu dilakukan. Di antaranya:

  • Ventricular Assist Devices

Ventricular Assist Devices (VAD) adalah penanganan yang dilakukan dengan pemasangan alat khusus pada bilik jantung. Alat tersebut berguna untuk memompa darah dan biasanya digunakan oleh pengidap yang memiliki kondisi jantung lemah atau gagal jantung.

Baca juga: Saat Otot Jantung Melemah, Risiko Syok Kardiogenik Meningkat

  • Pompa Balon Intra-aorta

Pengobatan miokarditis yang satu ini dilakukan dengan penanaman alat berupa balon pada pembuluh darah arteri utama (aorta). Tujuan dari penambahan balon adalah untuk melancarkan aliran darah dan mengurangi beban kerja jantung.

Penanganan dan pengobatan miokarditis biasanya dilakukan tergantung pada tingkat keparahan dan gejala yang muncul. Pastikan untuk selalu berkonsultasi ke dokter sebelum memutuskan jenis pengobatan yang perlu dilakukan.

Atau kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter, dan menyampaikan keluhan penyakit. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!