• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala Belakang

Ketahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala Belakang

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui 6 Fakta tentang Benjolan di Kepala Belakang

“Sebagian besar benjolan pada kepala bagian belakang tidaklah berbahaya. Namun, adanya benjolan di kepala belakang juga dapat mengindikasikan masalah kesehatan serius. Misalnya seperti gangguan kesehatan tertentu yaitu folikulitis hingga indikasi akan adanya tumor yang bersifat non kanker.”

Halodoc, Jakarta – Adanya benjolan mencurigakan pada kepala belakang tentu dapat membuat seseorang cemas. Sebab, kepala merupakan salah satu bagian tubuh yang vital, karena organ otak terletak di dalamnya.  Penyebab dari munculnya benjolan di kepala belakang juga bermacam. Meski begitu, benjolan di belakang kepala umumnya tidak berbahaya.

Namun, kamu harus tetap mewaspadainya jika benjolan mulai terasa sakit, ukurannya terus membesar, keluar darah, hingga disertai gejala lain seperti demam atau muntah. Bisa saja benjolan tersebut merupakan gejala awal dari penyakit tertentu. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengetahui beberapa fakta tentang benjolan di kepala belakang. Penasaran apa saja? Simak informasinya di sini!

Baca juga: 4 Kondisi yang Menyebabkan Munculnya Benjolan di Ketiak

Fakta Terkait Benjolan di Kepala Belakang

Faktanya, setiap orang memiliki benjolan alami pada kepala bagian belakang. Selain itu, benjolan juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, berikut penjelasannya: 

  1. Benjolan Alami Bagian Belakang Kepala

Menemukan benjolan di kepala sangatlah umum, karena beberapa benjolan dapat terjadi pada kulit, di bawah kulit, atau pada tulang. Namun, perlu diketahui bahwa setiap tengkorak manusia memiliki tonjolan atau benjolan alami pada bagian belakang kepalanya. Yakni, benjolan besar oksipital eksternal yang dikenal dengan nama Inion. Benjolan tersebut adalah penanda bagian bawah tengkorak di mana inion menempel pada otot leher.

  1. Dapat Disebabkan oleh Cedera Kepala

Kepala yang terbentur benda keras sangat berisiko untuk mengalami cedera. Benjolan yang muncul akibat cedera kepala menandakan bahwa kepala terluka, sehingga tubuh sedang berusaha menyembuhkan dirinya sendiri. Ada beberapa peristiwa yang dapat mengakibatkan cedera kepala. Misalnya seperti kecelakaan mobil, tabrakan saat olahraga, trauma benda tumpul, hingga perkelahian.

Perlu diketahui bahwa cedera kepala dapat menyebabkan hematoma kulit kepala atau pembekuan darah. Nah, hematoma yang berkembang adalah tanda akan adanya pendarahan kecil di bawah kulit. Benjolan tersebut umumnya akan hilang setelah beberapa hari. Sementara itu, cedera kepala yang lebih traumatis dapat menyebabkan benjolan yang lebih besar, bahkan pendarahan pada otak.

  1. Dapat Disebabkan oleh Rambut yang Tumbuh ke Dalam

Jika kamu mencukur rambut, mungkin saja hal ini dapat membuat rambut tumbuh ke dalam. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika rambut yang dicukur malah tumbuh ke dalam kulit, bukan melaluinya. Alhasil, benjolan kecil berwarna merah dan padat dapat muncul.

Terkadang, rambut yang tumbuh ke dalam tersebut juga dapat terinfeksi, sehingga menimbulkan benjolan berisi nanah. Meski begitu, benjolan yang disebabkan oleh tumbuhnya rambut ke dalam biasanya tidak berbahaya.

Baca juga: Lipoma, Benjolan pada Bagian Tubuh yang Jangan Diabaikan

  1. Indikasi akan Adanya Eksostosis

Eksostosis merupakan pertumbuhan tulang baru yang jinak di atas tulang yang normal. Kondisi tersebut umumnya dialami seseorang yang masih berusia kanak-kanak dan dapat terjadi pada tulang apa pun. Meski begitu, eksostosis jarang terjadi pada tulang kepala, dan hingga kini penyebabnya pun masih belum diketahui.

  1. Indikasi akan Adanya Tumor

Benjolan di kepala juga dapat menjadi indikasi akan tumbuhnya tumor pada kepala. Umumnya, tumor yang tumbuh di kepala bersifat jinak. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa tumor tersebut juga dapat berkembang menjadi kanker. Nah, salah satu jenis tumor yang biasa menyebabkan benjolan munculnya di kepala adalah pilomatrixoma.

Pilomatrixoma biasanya terjadi pada wajah, kepala, dan leher dan hanya memunculkan satu benjolan. Benjolan tersebut dapat tumbuh perlahan seiring waktu dan biasanya tidak sakit. Selain itu, pilomatrixoma juga dapat ditemukan pada anak-anak dan orang dewasa. Meski sangat jarang terjadi, tumor pilomatrixoma juga dapat berkembang menjadi kanker. 

  1. Gejala dari Folikulitis

Folikulitis merupakan infeksi yang berkembang pada folikel rambut atau tempat rambut tumbuh. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur. Folikulitis dapat terlihat seperti jerawat dan menimbulkan benjolan bulat, meradang, gatal, serta menonjol. 

Infeksi tersebut akan berkembang ketika bakteri atau mikroorganisme lainnya masuk ke dalam folikel yang rusak. Faktor pemicu folikulitis pun bervariasi. Misalnya seperti menggunakan penutup kepala yang terlalu ketat, efek samping penggunaan obat tertentu, pertambahan berat badan, hingga akibat mencukur rambut.

Baca juga: Penyebab Munculnya Benjolan Merah Bernanah di Kepala

Nah, itulah beberapa fakta terkait penyebab benjolan pada kepala bagian belakang. Mulai dari benjolan alami di kepala belakang, hingga gejala akan gangguan kesehatan tertentu seperti folikulitis. Ada banyak alasan mengapa benjolan dapat tumbuh di bagian belakang kepala.

Meski sebagian besar tidaklah berbahaya, tapi benjolan di kepala juga dapat mengindikasikan masalah yang lebih serius. Apabila terjadi perubahan pada benjolan di kepala, seperti berdarah atau menjadi terasa sakit, segeralah memeriksakan diri ke dokter.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat menghubungi dokter untuk bertanya terkait keluhanmu akan benjolan di kepala. Selain itu, tentunya kamu juga dapat bertanya terkait kondisi kesehatan lainnya. Lewat fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2021. What Is the Bump on the Back of My Head?
Medical News Today. Diakses pada 2021. What can cause bumps to appear on the scalp?