• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Berbagai Kekurangan dan Kelebihan Spiral KB
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Berbagai Kekurangan dan Kelebihan Spiral KB

Ketahui Berbagai Kekurangan dan Kelebihan Spiral KB

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 Januari 2022

"Sejauh ini, penggunaan spiral KB atau IUD untuk mencegah kehamilan cukup aman dan efektif. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakannya, tidak ada salahnya untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan dari alat kontrasepsi yang akan dimasukkan ke dalam rahim ini. Dengan begitu, kamu jadi lebih paham dan tahu apa yang kamu butuhkan dalam upaya pencegahan kehamilan.”

Ketahui Berbagai Kekurangan dan Kelebihan Spiral KB

Halodoc, Jakarta – Setelah kelahiran anak pertama, kamu dan pasangan akan mempertimbangkan untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Salah satu alat kontrasepsi yang cukup ampuh untuk mencegah kehamilan dan banyak dipilih orang adalah spiral KB atau disebut juga Intrauterine Device (IUD).

Namun, meski banyak digunakan, tetapi kamu juga tetap perlu tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari alat kontrasepsi spiral KB yang akan dipasangkan di dalam rahim ini. Pada dasarnya, ada 2 jenis IUD yang yang bisa digunakan, yakni IUD hormonal yang akan melepaskan kadar hormon progesteron yang rendah dan IUD non-hormonal yang mengandung tembaga dan mengubah rahim menjadi area yang tidak bersahabat bagi sperma.

Nah, sebelum memutuskan untuk menggunakannya, yuk simak beberapa kekurangan dan kelebihan dari alat kontrasepsi satu ini: 

Kelebihan Spiral KB 

Berikut ini beberapa kelebihan spiral KB:

  • Alat kontrasepsi ini bisa digunakan dalam jangka waktu lama, di antaranya ada yang bisa digunakan selama tiga hingga 10 tahun.
  • Alat kontrasepsi ini memiliki tingkat keefektifan hingga  99 persen dalam mencegah kehamilan. Ini adalah angka yang mirip dengan sterilisasi permanen.
  • Kamu bisa melepasnya kapan saja dan tingkat kesuburan akan segera kembali setelahnya.
  • Penggunaan IUD hormonal sering menyebabkan menstruasi yang lebih ringan, lebih pendek, dan tidak terlalu menyakitkan, itulah sebabnya mereka diresepkan untuk wanita yang mengalami menstruasi yang berat dan menyakitkan. 
  • Mereka dapat digunakan oleh wanita usia berapa pun, dari remaja hingga wanita menopause.
  • Penelitian menunjukkan bahwa IUD hormonal dapat mengurangi risiko terkena kanker endometrium.
  • Mereka dapat dimasukkan tepat setelah melahirkan, meskipun ini memiliki risiko tersendiri. 
  • IUD tembaga dapat digunakan dengan aman untuk kontrasepsi darurat hingga lima hari setelah hubungan seks tanpa kondom. 

Beberapa Kekurangan IUD

Namun, ada juga beberapa kekurangan yang juga perlu kamu pahami:

  • Prosedur penyisipan ke dalam rahim bisa menimbulkan rasa sakit yang ringan hingga sedang. Sangat direkomendasikan agar mengonsumsi dahulu ibuprofen. Meski tidak mengurangi rasa sakit saat prosedur, tetapi ini bisa membantu meringankan kram setelah prosedur. 
  • Selama beberapa bulan pertama, kamu akan mengalami pendarahan atau kram yang tidak teratur. Kamu perlu mengonsumsi 600 hingga 800 miligram ibuprofen setiap enam hingga delapan jam untuk mengatasi kondisi ini. 
  • Jika terjadi perdarahan tidak teratur atau kram yang belum hilang setelah tiga bulan, maka dokter akan meresepkan ibuprofen selama satu hingga tiga bulan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi perdarahan. Dokter juga bisa meresepkan pil KB untuk membantu mengatur siklus menstruasi.
  • Jika kamu tetap hamil dengan IUD (meski kemungkinannya hanya 0,2 hingga 0,8 persen pada tahun pertama dan kurang setelah itu), maka risiko kehamilan ektopik jadi lebih tinggi.
  • Kamu harus menemui dokter untuk prosedur lain untuk mengeluarkan IUD.
  • IUD tidak dianjurkan untuk wanita yang memiliki bentuk rahim yang tidak normal karena pemasangannya lebih sulit dan meningkatkan risiko kesehatan tertentu.

Itulah beberapa kekurangan dan kelebihan saat menggunakan spiral KB. Jika kamu dan pasangan sudah yakin untuk menggunakan alat kontrasepsi ini, maka kamu bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk melakukan pemasangan IUD. Kamu pun bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit menggunakan Halodoc supaya lebih praktis. Tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Do the Benefits of an IUD Outweigh the Potential Side Effects?
Medical News Today. Diakses pada 2022. Which is the Best IUD for Me?
Very Well Health. Diakses pada 2022. IUD Risks and Complications.