• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Alat Kontrasepsi

Alat Kontrasepsi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
alat kontrasepsi

Apa Itu Alat Kontrasepsi?

Alat kontrasepsi umumnya digunakan untuk pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan atau tidak memungkinkan, misalnya saat kondisi tubuh wanita tidak memungkinkan untuk hamil. Secara umum, kehamilan bisa terjadi saat ada pertemuan antara sperma dari pria dengan sel telur yang ada di rahim wanita. Alat kontrasepsi digunakan untuk mencegah hal tersebut. 

Penggunaan alat ini juga bertujuan untuk menghentikan produksi sel telur serta menghentikan penggabungan sel sperma dan sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. 

Kapan Alat Kontrasepsi Digunakan?

Secara umum, alat ini digunakan untuk mencegah kehamilan atau mencegah penularan penyakit seksual. Alat ini digunakan sebelum hubungan intim dengan pasangan. Ada beragam jenis alat kontrasepsi yang tersedia, sehingga cara penggunaannya pun akan berbeda-beda pula. Selain cara penggunaan yang berbeda, jenis alat ini juga umumnya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Baca Juga: 4 Macam Alat Kontrasepsi Pria

Jenis Alat Kontrasepsi

Ada banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa dipilih. Sebelum menentukan pilihan, pastikan untuk selalu berdiskusi terlebih dahulu dengan pasangan. Selain itu, penting untuk mengetahui jenis alat kontrasepsi untuk menyesuaikannya dengan keinginan dan kebutuhan. Berikut ini beberapa jenis kontrasepsi yang perlu diketahui: 

  • Kontrasepsi Alami

Cara ini dilakukan dengan menghitung masa subur wanita secara manual melalui perhitungan siklus menstruasi. Metode ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan suhu tubuh, perubahan pada cairan vagina, hingga menghitung menggunakan kalender. 

  • Pil KB

Pil KB menjadi kontrasepsi yang paling banyak digunakan. Pil ini mengandung hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi untuk mencegah terjadinya ovulasi. Ada dua jenis yang bisa kamu temui, yaitu pil KB kombinasi dan pil yang hanya mengandung progesteron.

  • Kondom Pria

Alat kontrasepsi ini dipasang pada alat kelamin pria untuk mencegah masuknya sperma ke dalam vagina ketika sedang berhubungan intim. Kelebihan dari kondom adalah harganya yang terjangkau, memberikan perlindungan dari bahaya penularan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS), dan sangat mudah didapatkan. Namun, alat kontrasepsi ini hanya bersifat sekali pakai.

Baca Juga: Selain Tunda Kehamilan, Ini 6 Manfaat Pil KB bagi Kesehatan

  • Suntik

Kontrasepsi berupa suntik terbagi menjadi dua jenis, yaitu KB suntik yang memiliki jangka waktu tiga bulan untuk mencegah terjadinya kehamilan, dan KB suntik yang hanya bisa bertahan selama satu bulan. Metode ini disinyalir lebih efektif dibandingkan dengan mengonsumsi pil KB. Akan tetapi, harganya relatif mahal dan tidak memberikan perlindungan maksimal terhadap penyakit menular seksual. 

  • Implan

Alat kontrasepsi jenis ini memiliki bentuk dan seukuran batang korek api dan dimasukkan ke bagian bawah kulit, biasanya pada lengan bagian atas. KB implan akan mengeluarkan hormon progestin secara perlahan, dan bisa mencegah terjadinya kehamilan hingga tiga tahun. Sama halnya dengan suntik, KB implan terbilang mahal dan memiliki beberapa efek samping, seperti menstruasi tidak teratur, pembengkakan dan memar pada area kulit yang terpasang, dan tidak efektif untuk mencegah penularan IMS.

  • IUD

IUD merupakan singkatan dari intrauterine device, memiliki bentuk seperti huruf T. Alat KB ini dipasang pada rahim untuk menghalangi sperma dari proses pembuahan. Secara umum, IUD memiliki dua bentuk utama, yaitu IUD yang dibuat dari tembaga, misalnya ParaGard yang memiliki ketahanan hingga 10 tahun, dan IUD yang memiliki kandungan hormon, seperti Mirena yang harus diperbarui setiap lima tahun. 

  • Kondom Wanita

Kondom wanita merupakan kontrasepsi berupa plastik yang dipasang menyelubungi vagina. Di bagian ujungnya terdapat cincin plastik yang berperan untuk menyesuaikan posisi alat kelamin pria ketika berhubungan. Sama halnya dengan kondom pria, kondom wanita juga memberikan perlindungan dari IMS, tetapi kurang efektif dibandingkan dengan kondom pria. 

Siapa yang Harus Menggunakan Alat Kontrasepsi?

Baik pria maupun wanita harus menggunakan kontrasepsi jika sudah aktif secara seksual. Seperti dikatakan sebelumnya, penggunaan alat ini bertujuan untuk mencegah kehamilan dan penularan penyakit seksual. Dibandingkan dengan pria, jenis alat kontrasepsi untuk wanita memiliki jenis yang lebih beragam.

Baca Juga: Penggunaan Alat Kontrasepsi Sebabkan Kanker Payudara, Benarkah?

Di Mana Menggunakan Alat Kontrasepsi?

Kamu bisa dengan mudah mendapatkan kontrasepsi kondom pria di apotek dan minimarket terdekat. Namun, untuk alat kontrasepsi jenis lainnya, kamu bisa mendapatkannya di klinik, bidan, atau rumah sakit terdekat.

Jika butuh saran terkait pemilihan alat kontrasepsi dan informasi terkait hal ini, coba bicarakan terlebih dahulu dengan dokter. Kamu dan pasangan bisa menghubungi dokter melalui melalui Video/Voice Call atau Chat di aplikasi Halodoc. Sampaikan pertanyaan seputar kesehatan seksual dan dapatkan saran dari ahlinya. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada 2021. What is Contraception?
WebMD. Diakses pada 2021. Birth Control Pills.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Birth Control Options: Things to Consider. 
Diperbarui pada 29 November 2021.