• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Dampak Menahan Buang Air Kecil saat Mudik
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Dampak Menahan Buang Air Kecil saat Mudik

Ketahui Dampak Menahan Buang Air Kecil saat Mudik

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Mei 2022

“Saat perjalanan mudik sebaiknya hindari menahan buang air kecil. Hal ini berisiko menyebabkan kamu mengalami nyeri pada kandung kemih, infeksi saluran kemih, peregangan kandung kemih, hingga kerusakan otot panggul.”

Ketahui Dampak Menahan Buang Air Kecil saat Mudik

Halodoc, Jakarta – Lebaran tahun ini tentunya akan dirasakan berbeda. Pasalnya, pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan tradisi mudik pada Idulfitri tahun ini setelah dua tahun dilanda pandemi. Namun antusias masyarakat yang melakukan mudik membuat perjalanan sedikit tersendat karena macet pada ruas jalan yang digunakan sebagai jalur mudik.

Kondisi ini pun akan membuat kamu kesulitan untuk beristirahat atau buang air saat berada di jalur mudik. Namun, sebaiknya hindari terlalu sering menahan buang air kecil saat perjalanan mudik. Kebiasaan ini dikhawatirkan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang bisa mengganggu ibadah Idulfitri yang kamu jalankan bersama keluarga di kampung halaman. Yuk, simak berbagai dampak menahan buang air kecil saat mudik, di sini!

Hindari Menahan Buang Air Kecil saat Mudik

Perjalanan mudik kali ini tentunya akan dirasakan berbeda setelah dua tahun tidak melakukan tradisi ini karena pandemi. Antusias masyarakat terlihat dari padatnya jalur mudik menuju berbagai daerah di Indonesia. Kondisi padat dan macet membuat kamu kesulitan untuk beristirahat maupun buang air ketika berada di tengah perjalanan mudik.

Sebaiknya lakukan persiapan yang matang ketika akan melakukan perjalanan darat saat mudik. Jangan lupa untuk buang air kecil sebelum melakukan perjalanan. Sebab menahan pipis dapat memberikan dampak yang buruk pada kesehatan.

Pada kondisi yang sehat, kapasitas kandung kemih orang dewasa dapat menahan sekitar 16 ons atau dua gelas urine setiap harinya. Sedangkan, anak-anak memiliki kapasitas sekitar 2 sampai 10 ons sesuai usianya. 

Untuk itu, menahan pipis melebihi kapasitas atau dalam waktu yang lama dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Berikut ini dampak buruk pada kesehatan yang mungkin terjadi akibat menahan buang air kecil:

  1. Nyeri pada Kandung Kemih

Rasa nyeri dan tidak nyaman tentunya akan dirasakan jika kamu terlalu lama menahan pipis. Bahkan, ketika kamu sudah menemukan toilet untuk buang air kecil, proses pembuangan air kecil pun jadi terasa nyeri akibat menahan terlalu lama. Otot pada area kandung kemih kemungkinan juga masih tegang setelah buang air kecil yang menyebabkan kram panggul.

  1. Infeksi Saluran Kemih

Menahan pipis dalam waktu yang lama berisiko memicu perkembangan bakteri. Hal ini kemudian bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika kamu memiliki riwayat infeksi saluran kemih, dokter akan menyarankan untuk tidak menahan pipis.  

  1. Peregangan Kandung Kemih

Jika kamu terlalu sering menahan buang air kecil, kebiasaan ini dapat menyebabkan peregangan kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan kamu mengalami kesulitan saat buang air kecil atau proses buang air kecil menjadi tidak normal.

  1. Batu Ginjal

Menahan pipis berisiko menyebabkan batu ginjal. Jadi, sebaiknya jangan menahan pipis untuk menurunkan berbagai risiko penyakit yang bisa kamu alami.

  1. Kerusakan Otot Panggul

Kebiasaan menahan pipis dapat membahayakan otot dasar panggul, salah satunya sfingter uretra. Otot ini yang menjaga uretra tetap tertutup untuk mencegah urine bocor keluar. Kerusakan pada sfingter uretra dapat menyebabkan inkontinensia urine.

Itulah dampak kesehatan yang bisa kamu alami ketika menahan buang air kecil terlalu lama. Jika kamu mengalami perubahan buang air kecil saat merayakan Lebaran bersama keluarga di rumah, sebaiknya segera tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play. 

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. Is It Safe to Hold Your Pee?
Medical News Today. Diakses pada 2022. Is It Safe to Hold Your Pee? Five Possible Complications.