Ketahui Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Avascular Necrosis

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ketahui Faktor yang Tingkatkan Risiko Alami Avascular Necrosis

Halodoc, Jakarta - Sebaiknya jangan sepelekan kondisi sendi yang terasa cukup nyeri ketika bergerak. Banyak gangguan kesehatan yang ditandai rasa nyeri pada persendian, salah satunya adalah avascular necrosis.

Baca juga: Membatasi Konsumsi Alkohol Cegah Nekrosis Avaskular

Avascular necrosis menjadi penyakit yang menyebabkan jaringan tulang mati akibat kekurangan pasokan darah. Ketahui penyakit ini lebih banyak agar dapat melakukan pencegahan terhadap faktor yang menyebabkan seseorang rentan alami avascular necrosis.

Faktor yang Tingkatkan Risiko Avascular Necrosis

Bagi para pria, tidak ada salahnya untuk selalu perhatikan pola makan maupun gaya hidup sehari-hari. Penyakit avascular necrosis lebih rentan dialami oleh pria dibandingkan wanita. Gejala dari penyakit ini, seperti nyeri yang cukup terasa pada sekitar persendian. Banyak pengidap avascular necrosis yang merasakan nyeri meskipun mereka tidak melakukan aktivitas apa pun.

Nyeri yang dialami oleh pengidap avascular necrosis terasa lebih menyakitkan pada bagian persendian yang menopang berat badan, seperti persendian pada pangkal paha ataupun bokong. Tidak hanya pada persendian pangkal paha maupun bokong, rasa nyeri dapat muncul pada area bahu, lutut, tangan serta kaki. Segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk mengatasi gejala yang muncul.

Sebaiknya ketahui penyebab dari penyakit avascular necrosis agar dapat melakukan pencegahan atau menghindari faktor yang meningkatkan seseorang mengalami kondisi ini. Umumnya, kondisi avascular necrosis disebabkan karena kondisi trauma pada bagian sendi. Biasanya, pergeseran sendi yang terjadi pada menghancurkan pembuluh darah.

Tidak hanya itu, tumpukan lemak dalam pembuluh darah kecil nyatanya dapat menghambat aliran darah menuju tulang. Kondisi ini dapat dialami oleh orang-orang yang menggunakan obat dengan jenis kortikosteroid dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pengidap penyakit anemia sel sabit atau penyakit gaucher rentan mengalami kondisi avascular necrosis. Tidak hanya anemia, pengidap diabetes, pankreatitis, lupus dan HIV/AIDS rentan dengan kondisi penyakit avascular necrosis.

Baca juga: Ketahui Lebih Jauh Penyebab Nekrosis Avaskular

Selain penyakit, tindakan pengobatan untuk beberapa jenis penyakit seperti radioterapi dapat melemahkan tulang dan merusak pembuluh darah. 

Pengobatan untuk Atasi Avascular Necrosis

Penyakit avascular necrosis dapat diagnosis dengan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti foto rontgen yang berfungsi untuk melihat perubahan pada tulang akibat kondisi avascular necrosis.

Selain foto rontgen, dokter juga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan melalui MRI atau CT Scan. Pemeriksaan melalui cara ini dapat melihat kondisi tulang dengan lebih detail. Bone scan dan functional bone test bisa dilakukan sebagai pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan tulang.

Kondisi avascular necrosis yang tidak segera diatasi dapat menyebabkan seseorang mengalami artritis. Sebaiknya lakukan pengobatan yang tepat terhadap penyakit avascular necrosis. Pada tingkat yang masih ringan, penggunaan obat-obatan bisa menjadi pilihan untuk mengatasi penyakit avascular necrosis.

Sedangkan pada kondisi penyakit yang sudah cukup parah, biasanya dokter akan melakukan tindakan pembedahan untuk mengatasi kondisi ini. 

1. Transplantasi Tulang

Prosedur ini dilakukan untuk memperbaiki tulang yang mengalami kerusakan agar gejala yang dirasakan dapat berkurang.

Baca juga: Kenali Prosedur Operasi untuk Mengatasi Nekrosis Avaskular

2. Penggantian Sendi

Jika kondisi kerusakan pada bagian sendi sudah terbilang cukup parah, proses penggantian sendi dapat menjadi pilihan lain untuk pengidap avascular necrosis.

3. Dekompresi Inti Tulang

Proses ini merupakan pembuangan bagian dalam tulang untuk mengurangi beban pada sendi.

Referensi:
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Avascular Necrosis
WebMD (Diakses pada 2019). Avascular Necrosis