Ketahui Penyebab HB Rendah, Lakukan Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Penyebab HB Rendah, Lakukan Hal Ini

Halodoc, Jakarta - Hemoglobin adalah protein zat besi yang terkandung dalam sel darah merah. Oksigen yang memasuki paru-paru menempel pada hemoglobin dalam darah, yang membawanya ke jaringan di dalam tubuh. Ketika seseorang tidak memiliki jumlah hemoglobin yang cukup, otomatis tubuh akan kekurangan oksigen yang semestinya dibutuhkan untuk berbagai fungsi.

Baca Juga: Wanita Lebih Rentan Terserang Anemia Ketimbang Pria, Kok Bisa?

Kondisi kurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh disebut anemia. Hemoglobin berperan membantu sel darah merah dalam mendapatkan bentuk seperti cakram agar mampu bergerak dengan mudah melalui pembuluh darah.

Penyebab Kadar Hemoglobin Rendah

Kadar hemoglobin yang rendah biasanya menunjukkan bahwa seseorang mengidap anemia. Anemia memiliki berbagai jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu:

  • Anemia defisiensi besi. Anemia defisiensi besi merupakan jenis yang paling umum. Kondisi ini terjadi ketika seseorang tidak memiliki cukup zat besi dalam tubuhnya, sehingga tidak dapat membuat hemoglobin yang dibutuhkannya. 

  • Anemia terkait kehamilan. Ini adalah sejenis anemia defisiensi besi namun terjadi karena kehamilan dan persalinan yang membutuhkan sejumlah besar zat besi.

  • Anemia defisiensi vitamin. Jenis anemia ini terjadi ketika seseorang hanya mendapat nutrisi yang rendah, seperti vitamin B12 atau asam folat dalam makanan. Anemia ini mengubah bentuk sel darah merah, sehingga kurang berfungsi efektif.

  • Anemia aplastik. Anemia aplastik terjadi saat sel-sel induk pembentuk darah di sumsum tulang diserang oleh sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih sedikit sel darah merah.

  • Anemia hemolitik. Ini terjadi ketika sel-sel darah merah dipecah dalam aliran darah atau limpa.

  • Anemia sel sabit. Kondisi ini terjadi karena bawaan protein hemoglobin abnormal. Artinya, sel darah merah berbentuk sabit dan kaku yang menghentikannya mengalir melalui pembuluh darah kecil.

  • Anemia juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti penyakit ginjal dan kemoterapi untuk kanker, yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk membuat sel darah merah.

Baca Juga: Awas, Anemia Defisiensi Besi Bisa Sebabkan Komplikasi Ini

Seseorang yang mengalami anemia umumnya ditandai dengan gejala warna kulit yang cenderung pucat, pusing, sesak napas, jantung berdebar cepat dan tangan dan kaki menjadi dingin. Jika kamu mengalami kondisi di atas, periksakan ke dokter untuk memastikan apakah kamu benar-benar mengalami anemia. Sebelum mengunjungi rumah sakit, buat janji dengan dokter lewat aplikasi Halodoc.

Pengobatan untuk Atasi Hemoglobin Rendah

Perawatan anemia dapat bervariasi pada setiap orang, tergantung penyebab kondisinya. Mengubah asupan makanan atau suplemen makanan dapat membantu pengidap anemia kekurangan zat besi atau vitamin. Jika anemia disebabkan oleh kondisi lain, mengobati penyakit yang mendasarinya dapat meringankan gejala anemia. 

Obat-obatan dan transfusi darah adalah pilihan pengobatan untuk anemia aplastik dan antibiotik dapat digunakan dalam kasus anemia hemolitik. Penyakit sel sabit adalah kondisi yang dapat membatasi aktivitas pengidapnya. Maka dari itu, satu-satunya obat yang tersedia adalah transplantasi sel induk hematopoietik. 

Tips Mencegah Hemoglobin Rendah

Karena penyebab hemoglobin rendah adalah kurangnya zat besi, maka pencegahan utamanya adalah mengonsumsi makanan kaya zat besi. Contoh makanan kaya zat besi, yaitu daging sapi, sayuran berdaun hijau gelap, buah-buahan kering dan kacang-kacangan dapat mencegah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi atau vitamin.

Baca Juga: 4 Makanan yang Dapat Meningkatkan Hemoglobin

The American Society of Hematology merekomendasikan mengambil multivitamin setiap hari untuk membantu mencegah anemia gizi. Khusus untuk lansia, hindari mengonsumsi suplemen zat besi untuk anemia kekurangan zat besi kecuali diperintahkan oleh dokter. 

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What's to know about hemoglobin levels?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Low Hemoglobin: Possible Causes.