• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Penyebab dan Cara Mengatasi HB yang Rendah

Ini Penyebab dan Cara Mengatasi HB yang Rendah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Hemoglobin (Hb) merupakan protein zat besi yang terkandung dalam sel darah merah. Oksigen yang memasuki paru-paru menempel pada hemoglobin dalam darah, yang membawanya ke jaringan di dalam tubuh. Ketika seseorang tidak memiliki jumlah hemoglobin yang cukup, otomatis tubuh akan kekurangan oksigen yang semestinya dibutuhkan untuk berbagai fungsi.

Kondisi kurangnya jumlah oksigen di dalam tubuh disebut anemia. Hemoglobin berperan membantu sel darah merah dalam mendapatkan bentuk, seperti cakram agar mampu bergerak dengan mudah melalui pembuluh darah.

Untuk laki-laki dewasa kadar Hb normal berkisar 14-18 g/dL (gram per desiliter). Sedangkan untuk wanita dewasa, berkisar 12-16 g/dL. Nah, seseorang bisa dikatakan kekurangan hemoglobin bila kadarnya lebih rendah dari batas normal.

Pertanyaannya, apa saja sih menyebabkan turunnya kadar hemoglobin dalam tubuh? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Berikut pembahasannya!

Baca Juga: Wanita Lebih Rentan Terserang Anemia Ketimbang Pria, Kok Bisa?

Dari Anemia sampai Talasemia

Jumlah hemoglobin atau kadar sel darah merah yang terlalu rendah, sering kali berkaitan dengan kondisi atau penyakit tertentu. Nah, penyebab hemolgobin rendah bisa disebabkan oleh penyakit di bawah ini:

  1. Anemia aplastik.

  2. Kanker

  3. Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti-retroviral untuk infeksi HIV dan obat kemoterapi untuk kanker dan kondisi lainnya.

  4. Sirosis (jaringan parut pada hati).

  5. Limfoma Hodgkin (Penyakit Hodgkin).

  6. Mieloma multipel.

  7. Penyakit ginjal kronis.

  8. Hipotiroidisme (tiroid yang kurang aktif).

  9. Anemia defisiensi besi.

  10. Anemia defisiensi vitamin.

  11. Leukemia.
  12. Sindrom Myelodysplastic.

  13. Limfoma non-Hodgkin.

  14. Keracunan timbal.

Selain itu, ada pula beberapa penyakit yang bisa membuat tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat dari biasanya. Hal inilah yang ujung-ujungnya bisa membuat hemoglobin rendah. Berikut ini penyakitnya:

Pembesaran limfa (splenomegali).

  1. Hemolisis.

  2. Porfiria.

  3. Anemia sel sabit.

  4. Vasculitis (radang pembuluh darah).

  5. Talasemia,

Baca Juga: Awas, Anemia Defisiensi Besi Bisa Sebabkan Komplikasi Ini

Jumlah hemoglobin yang rendah juga bisa disebabkan akibat kehilangan darah yang terjadi karena:

  • Perdarahan akibat cedera atau operasi.

  • Pendarahan di saluran pencernaan akibat wasir atau kanker.

  • Pendarahan di saluran kemih.

  • Menoragia (perdarahan menstruasi berat).

  • Terlalu sering melakukan donor darah.

Asupan Zat Besi sampai Transfusi

Pada dasarnya, perawatan hemogolobin yang rendah disesuaikan dengan penyebabnya. Salah satunya engan mengubah asupan makanan. Seseorang yang memiliki hemoglobin rendah peru mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, vitamin B12, dan folat. Nutrisi tersebut berperang penting dalam produksi sel darah merah yang kaya hemoglobin.

Contoh makanan kaya zat besi, yaitu daging sapi, sayuran berdaun hijau gelap, buah-buahan kering dan kacang-kacangan. Makanan-makanan tersebut dapat mencegah anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi atau vitamin.

Selain asupan makanan, cara mengatasi kekuranga hemoglobin juga bisa melalui transfusi darah. Transfusi darah ini biasanya dilakukan pada pengidap anemia sel sabit, talasemia, atau anemia berat ketika kadar Hb turun jauh dari batas normal. 

Baca Juga: 4 Makanan yang Dapat Meningkatkan Hemoglobin

The American Society of Hematology merekomendasikan mengambil multivitamin setiap hari untuk membantu mencegah anemia gizi. Khusus untuk lansia, hindari mengonsumsi suplemen zat besi untuk anemia kekurangan zat besi, kecuali diperintahkan oleh dokter. 

Terakhir, cara mengatasi hemoglobin yang rendah juga bisa melalui terapi eritropoietin. Terapi ini bertujuan untuk merangsang produksi sel darah merah. Terapi ini biasanya dilakukan pada pengidap anemia akibat penyakit ginjal berat.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. What's to know about hemoglobin levels?.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Low Hemoglobin: Possible Causes.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Symptoms. Low Hemoglobin Count.