• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Teknik Tripod Position untuk Meringankan Gejala PPOK
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Teknik Tripod Position untuk Meringankan Gejala PPOK

Ketahui Teknik Tripod Position untuk Meringankan Gejala PPOK

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 16 November 2021
Ketahui Teknik Tripod Position untuk Meringankan Gejala PPOK

“Tripod position adalah cara untuk memposisikan tubuh untuk mengatasi gejala PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis). Tanpa disadari, pengidap PPOK mungkin pernah melakukan posisi ini secara alami. Hanya saja tripod position lebih spesifik sebagai teknik fisioterapi.”

Halodoc, Jakarta – Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyakit progresif yang memiliki gejala sesak napas. Gejala sesak napas dapat menyebabkan kepanikan, bahkan penurunan kadar oksigen pada pengidapnya.

Saat ini ada beberapa pengobatan dan perawatan untuk PPOK, pengidap juga bisa melatih pernapasan dan teknik pemosisian seperti tripod position. Cara ini dapat membantu pengidap saat merasa sulit untuk bernapas. 

Tripod position hanyalah sebuah cara untuk memposisikan tubuh untuk meredakan sesak napas. Mungkin secara tidak sadar siapa pun pernah menggunakan posisi ini sebelumnya. Secara sederhana, tripod position dilakukan dengan membungkukan tubuh ke depan untuk meredakan sesak napas dan mengurangi beban yang perlu dilakukan paru-paru. 

Cara Melakukan Tripod Position Untuk Mengatasi PPOK

Sebenarnya posisi ini dilakukan secara alami oleh banyak orang ketika mereka sesak napas. Namu,  tripod position sebagai teknik fisioterapi yang sedikit lebih spesifik.

Pengidap PPOK dapat menggunakan  tripod position sambil berdiri atau duduk. Jika kamu berdiri, cari kursi atau sesuatu yang kokoh untuk bersandar. Jika kamu sedang duduk, carilah meja atau bantal untuk membantu, atau condongkan tubuh ke depan untuk menggunakan kaki sebagai penyangga. 

Berikut ini langkah-langkah untuk memfokuskan tubuh pada  tripod position sambil duduk:

  • Pastikan tubuh berada di lokasi yang aman. Jika kamu sedang sesak napas, mudah kehilangan kesadaran atau jatuh. 
  • Cari kursi yang kokoh dan duduklah dalam posisi yang nyaman.
  • Condongkan tubuh ke depan, gunakan lengan dan siku sebagai penyangga.
  • Cobalah untuk mencondongkan tubuh hingga membuat sudut 45 derajat.
  • Gunakan lengan, meja, atau bantal untuk membantu tubuh berada di posisi condong.
  • Ambil napas perlahan dan mantap, fokuslah bernapas dengan perut (diafragma) untuk bernapas.
  • Kamu juga bisa menggunakan teknik pernapasan dari mulut untuk mengurangi sesak napas. 

Tripod position mungkin tampak seperti cara sederhana untuk mengelola PPOK, tapi apa yang terjadi di dalam tubuh sangat berpengaruh. Mencondongkan tubuh ke depan dalam tripod position mengurangi tekanan pernapasan dari paru-paru. 

Gravitasi membantu otot bergerak ke bawah dan meningkatkan ruang di rongga dada. Kemudian rongga dada menampung paru-paru, dan ruang ekstra di sekitar paru-paru di posisi ini membantu paru-paru berkembang lebih banyak. Itulah saatnya karbon dioksida dilepaskan dan asupan oksigen pun meningkat.

Seperti Apa Pengobatan PPOK?

Tripod position merupakan cara untuk mengelola atau menangani saat gejala sesak napas PPOK tiba-tiba menyerang. Pengidap PPOK tetap membutuhkan pengobatan berupa obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan terapi fisik.

Penting bagi pengidap PPOK mengubah gaya hidup untuk mengatasi penyakit. Hal tersebut mencakup mengurangi polusi dari lingkungan, seperti berhenti merokok atau berada di sekitar perokok. Berhenti merokok dapat memperlambat perkembangan PPOK, tapi itu tidak akan menyembuhkan kerusakan yang sudah terjadi. 

Jika PPOK berkembang hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan seperti:

  • Inhaler bronkodilator kerja pendek atau kerja panjang.
  • Inhaler antikolinergik.
  • Inhaler agonis beta-2.
  • Inhaler steroid.
  • Berbagai kombinasi agonis beta-2, antikolinergik, dan inhaler steroid.
  • Steroid oral untuk kasus yang parah. 

Terapi fisik juga dapat membantu mengelola gejala PPOK. Sebaiknya sebelum gejala semakin parah, tanyakan pada dokter berpengalaman melalui aplikasi Halodoc tentang terapi apa saja yang direkomendasikan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. How the Tripod Position Can Help COPD
WebMD. Diakses pada 2021. COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease)