Kuku Bisa Lepas Kalau Terjadi Pendarahan Akibat Cantengan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
cantengan

Halodoc, Jakarta - Kamu pernah mengalami kuku cantengan? Jika iya, kamu pasti tau bagaimana rasa sakitnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti kuku yang tumbuh ke dalam kulit, terlalu pendek memotong kuku, atau kamu memakai sepatu yang kesempitan dan menyebabkan kuku tertekan ke dalam, sehingga lama-kelamaan jadi cantengan. Cantengan juga bisa sebabkan kuku lepas karena terjadi pendarahan. Yuk, baca penjelasan selengkapnya di sini!

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Kuku Cantengan

Mengapa Cantengan Bisa Terjadi?

Cantengan merupakan suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan adanya pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit di ujung jari akibat dari pertumbuhan kuku yang tumbuh ke dalam kulit, sehingga melukai kulit. Di samping itu, kuku yang terus tumbuh ini bisa menyebabkan pendarahan pada kuku kaki. Kondisi ini biasanya dialami oleh jempol kaki, terutama pada orang yang memiliki kuku tebal dan melengkung.

Gejala yang Muncul Jika Kamu Mengidap Cantengan

Gejala umum yang bisa terlihat jika seseorang mengidap kondisi ini adalah kuku yang tumbuh ke dalam kulit. Selain itu, gejala umum lainnya dapat meliputi:

  • Terjadi peradangan pada kulit di ujung jari kaki.

  • Keluarnya nanah berwarna kekuningan atau putih.

  • Terdapat penumpukan cairan di bagian jari kaki.

  • Nyeri pada kuku yang mengalami cantengan saat ditekan.

  • Terjadi perdarahan pada kuku yang mengalami cantengan.

  • Kulit jari kaki mengalami pertumbuhan berlebih.

Nah, jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, kamu harus segera melakukan perawatan atau pengobatan pada kuku kamu. Karena, kondisi yang dibiarkan dapat menyebabkan infeksi pada jari kaki dan keluarnya nanah serta darah. Kondisi ini juga bisa membuat kuku kaki kamu lepas, lho!

Baca juga: Bukan Cuma Cantengan, 5 Fakta tentang Kuku ini Perlu Diketahui

Penyebab Cantengan Bisa Terjadi

Ujung pinggiran kuku yang tajam dapat berkembang keluar dari alur kuku yang semestinya, dan terdorong masuk menekan kulit. Ini yang menyebabkan kuku kaki rentan mengalami cantengan. Pada awalnya, kulit di sekitar kuku cantengan akan terasa lunak, mengeras, dan bengkak. Jika dibiarkan, kuku kaki yang tumbuh ke dalam dapat merobek kulit hingga ke dalam lapisan epidermis, yaitu lapisan kulit tengah. Selain itu, bakteri akan masuk melalui luka ini dan kemudian menyebabkan rasa nyeri, peradangan, dan infeksi. Cantengan ini lama-kelamaan akan mengeluarkan darah dan nanah, serta menyebabkan lepasnya kuku.

Beberapa Langkah Mengobati Kuku Cantengan

Beberapa pengobatan di rumah yang bisa kamu gunakan untuk meminimalisir rasa nyeri pada cantengan, antara lain:

  • Merendam kaki di dalam air garam selama 15 menit. Hal ini dapat kamu lakukan 3-4 kali sehari.

  • Minum obat penghilang rasa nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol.

  • Jaga kebersihan kaki kamu. Usahakan agar kaki tetap dalam kondisi kering saat beraktivitas.

  • Balut jari yang mengalami cantengan dengan perban kasa.

  • Oleskan salep antibiotik untuk mengurangi risiko infeksi.

Baca juga: Jangan Biarkan Cantengan Kalau Tak Mau Dioperasi

Langkah-langkah di atas bisa kamu lakukan jika kuku yang tumbuh ke dalam kulit tidak mengalami infeksi. Kuku cantengan yang dibiarkan terinfeksi bisa menjadi masalah dan menyebabkan komplikasi serius, seperti masalah pada tulang. Untuk itu, disarankan untuk segera berdiskusi dengan dokter apabila kamu menemukan gejala-gejala cantengan pada kukumu.

Kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!