Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Halodoc, Jakarta – Padatnya aktivitas membuat seseorang terpaksa harus merelakan waktu tidurnya. Jika dibiasakan, hal ini bisa mengurangi waktu tidur yang berdampak negatif bagi kesehatan. Namun, tahukah kamu jika kurang tidur bisa berpengaruh negatif bagi kesehatan mental? Ketahui faktanya di sini.

Baca Juga: Kurang Tidur, Bisa Akibatkan 4 Hal Ini Bagi Kesehatan

Dampak Kurang  Tidur pada Kesehatan Mental

Kaitan antara kurang tidur dengan kesehatan mental cenderung kompleks, karena keduanya saling berkaitan satu sama lain. Misalnya pada kasus insomnia yang memperburuk kondisi mental seseorang. Di sisi lain, stres yang dialami seseorang bisa memicu kurang tidur. Ketahui dampak negatif kurang tidur bagi kesehatan mental berikut.

  • Berpengaruh pada emosi. Saat kurang tidur, bagian otak yang bernama amygdala mengalami peningkatan aktivitas hingga 60 persen. Tingginya aktivitas amygdala ini memengaruhi kemampuan otak dalam mengendalikan emosi.

  • Depresi. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan kurang tidur, tapi juga mungkin disebabkan karena kurang tidur.

  • ADHD alias gangguan hiperaktivitas dan defisit atensi. Kondisi ini dialami anak-anak maupun orang dewasa. Gejala ADHD mirip dengan kurang tidur, dan sering terjadi bersamaan, seperti hiperaktif, ngantuk pada siang hari, sulit konsentrasi, dan kondisi emosi yang labil.

  • Gangguan bipolar. Kondisi ini rentan memperburuk episode mania yang dialami pengidap, serta memicu kelelahan ekstrim yang membuat durasi tidur menjadi lebih panjang saat fase depresi berlangsung. 

  • Gangguan kecemasan, merupakan penyebab berkurangnya waktu tidur yang berkontribusi pada serangan panik dan mimpi buruk. Pada pengidap gangguan kecemasan, kurang tidur memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi.

Baca Juga: Daya Ingat Menurun karena Kurang Tidur, Benarkah? 

Pengaruh Lain Kurang Tidur pada Fungsi Otak

Pengaruh kurang tidur terhadap fungsi otak terjadi ketika otak sudah tidak mampu menoleransi minimnya waktu istirahat. Seseorang dikatakan kurang tidur jika hanya istirahat selama kurang dari enam jam pada malam hari. Selain berpengaruh pada kesehatan mental, berikut ini pengaruh kurang tidur pada fungsi otak yang perlu diketahui.

  • Otak bekerja lebih keras, karena terus menerima sinyal rasa mengantuk. Kondisi ini membuat kinerjanya menjadi tidak efisien.

  • Pikiran berkabut alias brain fog, yaitu kondisi yang membuat seseorang sulit konsentrasi dan mengambil keputusan. Hal ini mirip dengan kondisi kelelahan, tapi dampak yang dialami saat kurang tidur cenderung lebih serius.

  • Sulit mengingat, bisa terjadi pada memori jangka pendek atau jangka panjang. Memori jangka pendek berfungsi untuk melakukan aktivitas kompleks, seperti berhitung atau mengingat rangkaian kegiatan. Sementara memori jangka panjang berperan dalam merekam informasi sepanjang waktu, proses ini terjadi saat tidur.

  • Sulit mengendalikan perilaku, karena terjadi penurunan kendali dan kemampuan membuat rencana.

Baca Juga: Alasan Kurang Tidur Dapat Memengaruhi Metabolisme Tubuh

Itulah alasan mengapa kurang tidur bisa pengaruhi kesehatan mental. Kalau kamu punya keluhan kurang tidur, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli. Tanpa harus antre, sekarang kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter dengan download aplikasi Halodoc via fitur Tanya Dokter.