Lakukan 6 Hal Ini untuk Membantu Pengobatan Skleroderma

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Lakukan 6 Hal Ini untuk Membantu Pengobatan Skleroderma

Halodoc, Jakarta - Dalam beberapa kasus, masalah kulit yang terkait dengan skleroderma menghilang dengan sendirinya dalam dua sampai lima tahun. Jenis skleroderma yang memengaruhi organ-organ internal biasanya memburuk dengan waktu.

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan atau menghentikan produksi kolagen yang berlebihan yang merupakan karakteristik dari skleroderma. Namun, berbagai obat dapat membantu mengendalikan gejala skleroderma dan mencegah komplikasi. Pengobatan seperti apa yang direkomendasikan?

Baca juga: 3 Langkah Pengobatan untuk Mengatasi Skleroderma

Jenis Pengobatan Skleroderma

Skleroderma dapat mengambil banyak bentuk dan memengaruhi begitu banyak area tubuh yang berbeda, sehingga kemungkinan sulit untuk didiagnosis. Setelah pemeriksaan fisik menyeluruh, dokter mungkin menyarankan tes darah untuk memeriksa peningkatan kadar antibodi tertentu yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh. 

Ada kemungkinan juga dibutuhkan pengambilan sampel kecil dari kulit yang terkena, sehingga dapat diperiksa di laboratorium. Beberapa jenis tes lain yang dibutuhkan adalah tes darah, tes pencitraan ataupun fungsi organ untuk membantu menentukan apakah sistem pencernaan, jantung atau paru-paru juga ikut terpengaruh.

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kalau kondisi skleroderma ini tidak bisa disembuhkan. Beberapa pengobatan bisa dilakukan untuk merawat gejala seperti:

  1. Krim atau pil steroid dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri sendi, melonggarkan kulit kaku, dan memperlambat perkembangan perubahan kulit baru.

  2. Obat tekanan darah yang melebarkan pembuluh darah dapat membantu mencegah masalah paru-paru dan ginjal.

  3. Obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti yang diminum setelah transplantasi organ, dapat membantu mengurangi gejala skleroderma.

  4. Pil untuk mengurangi asam lambung dapat membantu meringankan mulas. Antibiotik dan obat-obatan yang membantu memindahkan makanan melalui usus dapat membantu mengurangi kembung, diare, dan sembelit.

  5. Salep antibiotik, pembersihan, dan perlindungan dari hawa dingin dapat membantu mencegah infeksi borok ujung jari. Vaksinasi influenza dan pneumonia secara teratur dapat membantu melindungi paru-paru yang telah dirusak oleh skleroderma.

  6. Jika penghilang rasa sakit yang dijual bebas tidak cukup membantu, pengidapnya dapat meminta dokter untuk meresepkan obat yang lebih kuat.

Baca juga: Tubuh Alami Hal Ini saat Mengidap Skleroderma

Selain pengobatan oral dan non oral, ada beberapa jenis pengobatan lain yang bisa diaplikasikan, seperti terapis fisik untuk mengelola rasa sakit, meningkatkan kekuatan dan mobilitas, serta mempertahankan kemandirian untuk menjalankan tugas sehari-hari.

Operasi kerap dijadikan sebagai pilihan terakhir bila timbul luka parah yang telah berkembang ke titik di mana jaringan ujung jari mulai mati, sehingga amputasi mungkin diperlukan. Orang-orang yang mengalami masalah paru-paru parah mungkin membutuhkan transplantasi paru-paru.

Pengidap skleroderma dapat mengambil sejumlah langkah untuk membantu mengelola gejalanya, seperti:

Baca juga: Mengidap Skleroderma, Ikuti Gaya Hidup Sehat Ini

  1. Tetap Aktif

Olahraga membuat tubuh fleksibel, meningkatkan sirkulasi dan mengurangi kekakuan. 

  1. Lindungi Kulitmu 

Rawat kulit kering atau kaku dengan menggunakan lotion dan tabir surya secara teratur. Hindari mandi air panas dan menggunakan bahan kimia rumah tangga terlalu kuat yang berpotensi mengiritasi kulit.

  1. Jangan Merokok 

Nikotin menyebabkan pembuluh darah berkontraksi dan memicu penyempitan permanen pembuluh darah.

  1. Atur Pola Makan

Hindari makanan yang membuat perut mulas atau gas berlebihan. Juga hindari makan larut malam. Tinggikan kepala tempat tidur agar asam lambung tidak kembali ke kerongkongan saat tidur. 

  1. Lindungi Diri dari Dingin 

Kenakan sarung tangan hangat untuk perlindungan kapan saja tangan terkena dingin. Tutupi wajah dan kepala untuk menghangatkan diri.

Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai perawatan skleroderma, bisa langsung tanyakan ke Halodoc. Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Webmd (2019). Scleroderma Diagnosis and Treatment
Johns Hopkins Scleroderma Center (2019). Understanding Scleroderma
Scleroderma Foundation (2019). Eating Well with Scleroderma