• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan 7 Hal Ini Agar Tidak Baper ke Pacar Sahabat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan 7 Hal Ini Agar Tidak Baper ke Pacar Sahabat

Lakukan 7 Hal Ini Agar Tidak Baper ke Pacar Sahabat

3 menit
Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc : 08 Juni 2022

“Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar kamu tidak keburu baper ke pacar sahabatmu. Salah satunya adalah dengan menjaga jarak seperti berhenti hang-out dan menghabiskan waktu bersama keduanya.”

Lakukan 7 Hal Ini Agar Tidak Baper ke Pacar Sahabat

Halodoc, Jakarta – Naksir, atau jatuh cinta itu memang hak semua orang dan merupakan hal yang wajar. Namun, lain cerita kalau orang yang kamu taksir adalah pacar sahabatmu sendiri. Hal ini memang lumrah terjadi di pergaulan, apalagi jika pacar sahabatmu sangat perhatian sehingga membuatmu salah paham. Alhasil, kamu pun menjadi berpikiran kalau dia juga menyukai atau mencintaimu. 

Namun, yakin kalau pacar sahabatmu juga menyukai dirimu? Jangan-jangan kamu terlalu baper alias bawa perasaan. Selain tak baik untuk persahabatan, baper juga bisa membawa masalah kesehatan. Terutama kesehatan psikologis, seperti perasaan tertekan dan hampa jika kenyataan tak sesuai harapan. Lantas, apa yang harus dilakukan jika sedang merasakan hal ini? Yuk, simak ulasannya di sini! 

Hal yang Perlu Kamu Lakukan Agar Tidak Keburu Baper

Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar kamu tidak baper ke pacar sahabatmu dan tidak merusak hubungan pertemanan, yaitu: 

1.  Menjaga Jarak

Agar tak baper, jagalah jarak dengan hubungan mereka. Berhentilah hang-out dan menghabiskan waktu bersama keduanya. Apalagi hanya bertemu dengan pacar sahabatmu secara berdua. Sebab, bertemu berdua dengan pacar sahabatmu dapat menumbuhkan keintiman dan eksklusivitas. Keduanya dapat berpotensi berujung pada hal negatif, yaitu perselingkuhan.

2.  Utamakan Pertemanan 

Selalu ingat bahwa kamu lebih dulu mengenal sahabatmu. Jangan pernah mengorbankan persahabatan hanya karena perasaan sesaat.

3. Jagalah Cara Bercanda 

Hindari lelucon atau percakapan dengan topik percintaan sekaligus seksual. Pasalnya, membicarakan kedua topik tersebut bisa saja dapat memancing satu pihak yang dapat berujung pada perselingkuhan. 

4.  Waktu yang Tepat

Bukan berarti kamu harus serta merta menjauh dari sahabatmu. Pilihlah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama sahabat. 

5.  Sibukkan Diri

Alihkan perhatianmu dan tenggelamkan diri pada kegiatan positif. Misalnya seperti berolahraga, menjalani hobi yang kamu sukai, atau sekadar berkenalan dengan orang baru. Daripada terus-terusan berkutat pada kekasih orang lain, akan lebih baik bagimu untuk fokus menemukan pasangan yang tepat untuk dirimu. Percaya saja, orang yang tepat akan menemukanmu di waktu yang tepat. Maka, jangan berpikiran untuk merusak hubungan orang lain.

6.  Bicarakan

Bicaralah pada temanmu jika situasi sudah tak terkendali. Namun, usahakan untuk tidak merusak apa pun dan akhiri semuanya dengan baik tanpa penyesalan. Sebab, kehilangan sahabat tentunya akan sama menyakitkannya dengan putus cinta. 

7. Tanamkan Sikap Realistis 

Perasaan memang sulit untuk dikendalikan, terutama ketika tiba-tiba jatuh cinta dengan pacar sahabatmu. Namun, pastikan kamu juga perlu mengendalikan perasaan tersebut, jangan sampai dibutakan oleh cinta. Sebab, perasaan yang datang bisa saja merupakan perasaan sesaat saja. 

Selain itu, bukan jaminan juga bahwa kamu akan bahagia jika sudah bersamanya. Lebih parahnya lagi, kamu juga berpotensi kehilangan sahabatmu sendiri. Maka dari itu, pastikan untuk menanamkan sikap realistis, karena masih banyak ikan di laut yang belum kamu temui. 

Nah, itulah beberapa hal yang dapat kamu lakukan agar tidak keburu baper ke pacar sahabatmu sendiri. Mulai dari menjaga jarak, utamakan pertemanan, menjaga cara bercanda, hingga menanamkan sikap realistis. Perasaan memang bersifat fluktuatif dan tidak dapat diprediksi. Namun, hal ini tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengorbankan persahabatan yang sudah terjalin hanya karena salah paham atau ego semata. Daripada terus-terusan berkutat pada pacar orang, akan lebih baik bagimu untuk fokus menemukan pasangan yang tepat untuk dirimu. 

Jika kamu sedang berada pada situasi ini dan bingung terkait apa yang perlu dilakukan, tanyakan saja pada psikolog. Melalui aplikasi Halodoc kamu bisa tanya psikolog terpercaya untuk mendapatkan saran yang kamu butuhkan. Kamu bisa menggunakan fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 

Aleteia. Diakses pada 2022. Falling in love with your friend’s spouse? Stop right there. 
The Guardian. Diakses pada 2022. I’m in love with my wife’s best friend and it is making me ill. 
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. ‘Etika’ Naksir Pacar Teman.