• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini untuk Mencegah Tinea Cruris

Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini untuk Mencegah Tinea Cruris

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini untuk Mencegah Tinea Cruris

Halodoc, Jakarta - Tinea cruris adalah infeksi jamur yang menyebabkan ruam merah dan gatal pada area tubuh yang lembap. Ruam ini sering terjadi pada area selangkangan dan paha bagian dalam. Kondisi ini umum terjadi pada orang yang banyak berkeringat atau memiliki kelebihan berat badan.

Walaupun gangguan kulit ini sering kali tidak nyaman dan mengganggu, gatal di selangkangan biasanya tidak serius dan tidak perlu diperhatikan. Perawatan yang mungkin perlu dilakukan yaitu menjaga area kulit yang berpotensi tetap bersih dan kering. Lalu, bagaimana cara mencegahnya?

Baca juga: Selain Ketombe, Ternyata Ini yang Penyebab Kepala Gatal

Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Tinea Cruris

Kebiasaan sederhana yang mampu mencegah tinea cruris yaitu mempraktikkan kebersihan yang baik. Mencuci tangan secara teratur dapat mengurangi risiko tertular infeksi dari orang lain. Penting juga untuk menjaga kulit tetap bersih dan kering, terutama di area sekitar selangkangan.

Berikut ini kebiasaan untuk mencegah tinea cruris, yaitu:

  • Mencuci tangan secara teratur. Ini penting terutama saat kamu menyentuh orang lain atau sebelum makan. 
  • Jaga tubuh tetap lembap dan bersih. Hal ini penting untuk area di sekitar selangkangan dan paha atas.
  • Mandi setidaknya sekali sehari. Pastikan untuk menggunakan sabun lembut tanpa pewangi dan keringkan sepenuhnya sebelum mengenakan pakaian. Mandi lebih dari sekali sehari jika kamu aktif atau berkeringat sepanjang hari. 
  • Hindari mengenakan pakaian ketat. Ini dapat memerangkap kelembapan dan menyebabkan kulit mudah lecet. 
  • Kenakan pakaian dalam katun yang longgar. Hal ini membuat selangkangan dan paha tetap berventilasi, terutama jika kamu tinggal di iklim yang lembap.
  • Cuci pakaian olahraga atau peralatan yang disentuh tubuh setelah berolahraga. 
  • Hindari mengenakan handuk yang sama di kaki dan area tubuh lainnya. Ini dapat menyebarkan tinea cruris satu sama lain. 

Tinea cruris disebabkan oleh sekelompok jamur yang disebut dermatofita. Jamur ini secara alami hidup di kulit dan biasanya tidak menimbulkan masalah. Jika kamu tetap mengenakan pakaian yang lembap, maka membuat jamur berkembang biak dengan cepat. 

Ketika kamu mengalami pertumbuhan berlebihan dari dermatofita di area selangkangan, itu menyebabkan infeksi yang dikenal sebagai gatal di selangkangan. Jamur penyebab tinea cruris mudah menular. Kamu mungkin dapat tertular infeksi jamur melalui kontak pribadi yang dekat dengan orang yang terinfeksi atau melalui kontak dengan pakaian yang tidak dicuci dari orang yang terinfeksi. 

Itulah pentingnya mencuci dengan sabun dan air di area selangkangan dan ketiak setiap hari. Tinea cruris juga dapat dipicu oleh kelembapan dan gesekan yang terlalu lama dari pakaian. 

Baca Juga Sering Mengeluarkan Keringat? Penyakit Tinea Cruris Bisa Menyerang

Mengobati Area Kulit yang Terkena Tinea Cruris

Jika kamu tidak segera mengobati tinea cruris, maka kondisi ini dapat bertahan selama berbulan-bulan. Dengan obat tanpa resep yang disebut antijamur biasanya dapat menyembuhkan kondisi kulit ini dalam beberapa minggu. Produk perawatan biasanya tersedia dalam bentuk krim, bedak, dan semprotan. 

Selain menjaga agar area kulit tetap bersih dan kering, langkah-langkah ini juga perlu dilakukan untuk penyembuhan yang lebih cepat:

  • Oleskan krim, bedak, atau semprotan antijamur ke area yang terkena.
  • Cuci area yang terkena tinea cruris secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat.
  • Keringkan area yang terkena secara menyeluruh setelah mandi dan berolahraga. 
  • Ganti pakaian dan pakaian dalam setiap hari.
  • Kenakan pakaian katun longgar.
  • Obat infeksi jamur lainnya, seperti kutu air. 

Baca juga: Jauh-Jauh dari Tinea Cruris, Ikut Healthy Lifestyle Ini

Segera kunjungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika tinea cruris tidak kunjung reda setelah menggunakan obat tanpa resep selama 2 minggu. Dokter mungkin akan meresepkan obat yang dapat membantu atau mengevaluasi jenis kelainan kulit lainnya. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Jock itch
Healthline. Diakses pada 2020. What Makes Jock Itch Resistant, and How to Treat It
WebMD. Diakses pada 2020. Jock Itch