• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah Penanganan Pertama Tangan Luka Terkena Pisau
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah Penanganan Pertama Tangan Luka Terkena Pisau

Langkah Penanganan Pertama Tangan Luka Terkena Pisau

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 Desember 2021
Langkah Penanganan Pertama Tangan Luka Terkena Pisau

Tangan yang terluka akibat teriris pisau jarang menjadi kondisi yang darurat. Sebelum merawat lukanya, kamu tetap perlu memastikan apakah luka yang kamu dapatkan cukup dalam dan menimbulkan perdarahan atau tidak. Umumnya luka akibat sayatan pisau cenderung ringan dan mudah ditangani dengan cara sederhana.”

Halodoc, Jakarta – Tangan yang terluka akibat pisau saat memasak adalah hal yang kerap terjadi di dapur. Meski jarang menjadi kondisi darurat, merawat tangan luka kena pisau tetap tidak boleh sembarangan. Pasalnya, bahan makanan, permukaan meja dapur, sampai pisau itu sendiri mengandung banyak bakteri yang dapat masuk melalui luka terbuka. Bakteri yang memasuki luka ini dapat menimbulkan infeksi bahkan syok septik, yang bisa mengancam nyawa.

Banyak orang yang belum mengetahui pertolongan pertama merawat luka yang terkena pisau. Kebanyakan mungkin langsung membalut luka dengan plester luka atau mengobatinya dengan povidone iodine. Nah berikut cara yang paling tepat mengatasi luka terkena pisau.

Pertolongan Pertama Luka Terkena Pisau

Sebelum merawat tangan luka kena pisau, kamu harus memastikan apakah luka yang kamu dapatkan ringan atau cukup parah. Jika luka terlalu dalam, perdarahan terlalu banyak dan tak kunjung berhenti, sebaiknya segera pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat. 

Jika luka yang kamu dapatkan melebihi satu sentimeter dan kamu dapat melihat jaringan di bawah kulit, mungkin tangan perlu dijahit. Salah satu cara untuk memastikannya adalah dengan menarik ujung-ujungnya. Namun, bila luka cenderung ringan sampai sedang, lakukan perawatan luka berikut ini:

  • Cuci luka dengan sabun dan air. Ada berbagai macam produk disinfektan, tetapi tidak ada yang lebih baik daripada sabun biasa dan air hangat. Pastikan untuk mencuci luka saat masih berdarah. Tidak membersihkan luka justru dapat memicu koreng dan perdarahan berulang.
  • Dorong darah keluar dari luka selama beberapa menit. Saat darah tidak mengalir keluar, kamu perlu sedikit memencet area luka untuk mengeluarkan darah. Hal ini penting, sebab darah yang keluar tersebut membantu mengeluarkan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Pencet area luka di bawah air mengalir.
  • Tekan luka. Letakkan perban kasa, handuk, atau bahan kain serupa di atas luka dan tekan sampai pendarahan berhenti. Jika orang yang terpotong merasa lemah atau pusing, segera bawa dirinya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Hati-hati, beberapa orang dapat pingsan karena sakit atau melihat darah. Sebelum mereka pingsan, mereka merasakan tubuhnya menjadi lemah atau pusing. Suruh mereka berbaring sebelum jatuh

Nah, setelah pendarahan berhenti dan lukanya bersih, kamu bisa membalutnya dengan perban perekat. Setelah meletakkan pembalut di atasnya, letakkan sarung tangan lateks atau sarung tangan plastik di tangan itu jika kamu masih harus menyiapkan makanan. Setelah menyelesaikan pekerjaan di dapur, kamu bisa mengoleskan salep atau krim antibiotik.

Cari Pertolongan Medis Bila Alami Kondisi Ini

Jika kamu mengalami pusing dan terasa lemah setelah terluka, segera cari pertolongan medis karena bisa jadi itu menandai syok septik. Syok septik adalah kondisi mengancam jiwa yang juga bisa disebabkan oleh infeksi lokal biasa. Kondisi ini harus segera ditangani medis untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Apabila kamu mengalami tanda-tanda infeksi setelah terluka, segera periksakan diri ke dokter. Supaya mudah dan praktis, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc saja. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi :
Verywell Health. Diakses pada 2021. How to Treat Accidental Knife Cuts in the Kitchen.
WebMD. Diakses pada 2021. First Aid for Kitchen Accidents.

National Health Services. Diakses pada 2021. Cuts and grazes.