Langkah Sederhana untuk Mencegah Terjadinya Mata Ikan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Langkah Sederhana untuk Mencegah Terjadinya Mata Ikan

Halodoc, Jakarta - Meski terkesan sepele, mata ikan dapat mengganggu kenyamanan dan menimbulkan rasa nyeri. Penyakit yang juga dikenal dengan nama clavus ini merupakan kondisi penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi berulang. Kondisi ini sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana, lho. Berikut beberapa tips mencegah mata ikan yang bisa dilakukan:

  • Memakai sepatu yang nyaman, dengan ukuran yang sesuai.

  • Membeli sepatu pada siang hari. Pasalnya, pada saat tersebut kaki berada dalam ukuran terlebar.

  • Mengoleskan krim pelembap khusus kaki.

  • Mengenakan sarung tangan atau kaus kaki agar bagian tubuh dapat terhindar dari gesekan berlebih.

Untuk mengetahui jenis krim pelembap kaki yang aman dan ampuh untuk mencegah mata ikan, kamu juga bisa diskusikan dengan dokter tentang hal ini, lho. Cukup download aplikasinya, kamu bisa mengobrol dengan dokter lewat fitur Chat atau Voice/Video Call, kapan dan di mana saja.

Baca juga: Bukan Kapalan, Ini Ciri Mata Ikan

Hindari Juga Hal-Hal yang Memicu Mata Ikan

Seperti telah disebutkan di awal, mata ikan dapat terbentuk karena terlalu banyaknya tekanan dan gesekan pada area kulit yang sama. Oleh karena itu, untuk mencegah mata ikan, kamu juga perlu menghindari berbagai hal yang dapat memicu atau meningkatkan risikonya.

Berikut hal-hal yang dapat menimbulkan tekanan dan gesekan, yang memicu terbentuknya mata ikan:

  • Memakai sepatu yang tidak nyaman. Sepatu yang ukurannya terlalu sempit, atau berhak tinggi bisa menekan beberapa bagian kaki. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar pun dapat membuat beberapa bagian kaki bergesekan berulang kali dengan bagian dalam sepatu.

  • Sering menggunakan alat atau bermain musik yang melibatkan tangan. Penebalan kulit juga bisa muncul akibat gesekan tangan dengan sebuah alat atau instrumen musik digunakan sehari-hari.

  • Tidak pakai kaus kaki. Kebiasaan ini bisa menyebabkan terjadinya gesekan antara kaki dengan alas kaki.

  • Perokok aktif. Orang yang sering menggunakan pemantik api bisa memiliki mata ikan pada kulit jempol tangannya. Hal ini terjadi karena gesekan berulang pada saat menyalakan pemantik sebelum merokok.

Baca juga: Mata Ikan Menyerang, Perlukah Operasi?

Selain itu, ada juga beberapa kebiasaan dan kondisi medis lain yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena mata ikan, yaitu:

  • Hammertoe, yaitu kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok dan berbentuk seperti cakar.

  • Kebiasaan tidak menggunakan sarung tangan. Menggunakan alat yang membutuhkan keterampilan tangan terlalu lama tanpa memakai sarung tangan bisa membuat kulit tangan bergesekan dengan alat kerja, sehingga berpotensi menyebabkan mata ikan.

  • Bunion. Kondisi munculnya penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang.

  • Orang dengan kelainan kelenjar keringat.

  • Memiliki bekas luka atau kutil.

  • Mempunyai kebiasaan berjalan dengan sisi dalam atau sisi luar kaki.

Baca juga: Sering Bikin Telapak Kaki Sakit, Ini 5 Cara Atasi Mata Ikan

Perlukah Mata Ikan Diobati?

Jika terasa sangat mengganggu, mata ikan tentu perlu diobati. Periksakan kondisi dengan terlebih dahulu buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, agar lebih cepat dan tidak ribet. Ada beberapa langkah pengobatan untuk mata ikan yang bisa direkomendasikan dokter, yaitu:

  • Prosedur menipiskan lapisan kulit yang menebal dengan pisau. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, serta membentuk ulang kulit yang sudah menebal karena gesekan berlebihan.

  • Pemberian obat-obatan penghilang mata ikan dan kapalan. Obat-obatan ini bisa dijual bebas dalam bentuk krim atau salep, yang berfungsi untuk melunakkan dan mengangkat kulit yang mati. Namun, orang dengan penyakit arteri perifer, diabetes, dan neuropati perifer sebaiknya menghindari pemakaian asam salisilat karena malah akan merusak kulit atau bahkan saraf.

  • Menggunakan bantalan sepatu yang disesuaikan dengan bentuk kaki.

  • Operasi. Dokter dapat merekomendasikan prosedur ini guna memperbaiki posisi tulang yang mengakibatkan terjadinya gesekan. Namun, tindakan ini umumnya jarang dilakukan.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Corns and calluses
Healthline. Diakses pada 2019. How to Get Rid of Corns at Home
WebMD. Diakses pada 2019. Understanding Corns and Calluses -- Diagnosis and Treatment