• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lumpuh Otak Dapat Sebabkan Masalah Mental?

Lumpuh Otak Dapat Sebabkan Masalah Mental?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Saat menjalani kehamilan, rutin memeriksakan kehamilan pada dokter kandungan menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gangguan kesehatan yang mengancam bayi dalam kandungan. Adanya paparan bakteri maupun racun pada kehamilan yang sedang dijalani membuat bayi dalam kandungan berisiko mengalami gangguan kesehatan, salah satunya adalah lumpuh otak.

Baca juga: Faktor Penyebab Bayi Mengalami Lumpuh Otak

Lumpuh otak, yang dikenal dengan cerebral palsy adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada kemampuan gerak dan koordinasi tubuh pengidap. Umumnya, penyakit lumpuh otak terjadi saat anak masih berada dalam kandungan namun tidak jarang gangguan ini terjadi saat proses persalinan. Namun, apakah kondisi ini bisa sebabkan gangguan mental pada pengidapnya? 

Benarkah Lumpuh Otak Dapat Sebabkan Masalah Mental?

Lumpuh otak atau cerebral palsy umumnya disebabkan gangguan otak pada saat ibu menjalani masa kehamilan. Kondisi kesehatan ibu saat menjalani kehamilan menentukan kondisi kesehatan bayi yang dikandung. Ada beberapa infeksi atau paparan racun yang perlu dihindari saat ibu menjalani masa kehamilan, seperti virus rubella, toksoplasmosis, virus zika, dan sifilis.

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, =kondisi bayi yang lahir dengan berat badan cukup rendah berisiko mengalami kondisi lumpuh otak. Tidak hanya itu, bayi yang lahir dengan prematur juga meningkatkan risiko lumpuh otak. Gangguan pada otak juga dapat terjadi ketika proses persalinan.

Dilansir dari National Health Service UK, kurangnya suplai oksigen pada bayi saat persalinan dapat meningkatkan risiko lumpuh otak. Cedera pada bagian kepala juga meningkatkan anak mengalami kondisi ini.

Lumpuh otak perlu diatasi secara dini. Jika tidak, maka bisa terjadi berbagai macam komplikasi yang membahayakan kesehatan, salah satunya adalah masalah mental. Penyakit cerebral palsy dan kesehatan mental memiliki kaitan yang cukup dekat. Umumnya, anak-anak dengan penyakit cerebral palsy mengalami gangguan kecemasan dan depresi. Gangguan kecemasan dan depresi yang tidak diatasi dengan baik dapat sebabkan gangguan mental. 

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Cara Mengobati Lumpuh Otak pada Anak

Dilansir dari Mental Health Foundation, gangguan otak yang terjadi pada pengidap cerebral palsy dapat sebabkan gangguan berbicara, gangguan beraktivitas, gangguan tidur, gangguan pendengaran, hingga kesulitan untuk bersosialisasi. Jika ada yang masih ingin ditanyakan, bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Hal ini yang menyebabkan anak-anak dengan lumpuh otak dengan mudah mengalami depresi atau gangguan kecemasan karena mereka tidak dapat mengontrol sikap maupun gerakan mereka agar bisa dimengerti oleh orang lain.

Inilah Pemeriksaan yang Bisa Dilakukan untuk Mendiagnosis Kondisi Anak

Ada beberapa gejala yang dialami oleh pengidap lumpuh otak, seperti kecenderungan melakukan aktivitas dengan satu sisi tubuh saja, memiliki keterlambatan perkembangan kemampuan motorik, otot terlihat lemah, masih mengompol meskipun usia semakin bertambah, kesulitan menelan dan mengunyah, gangguan berbicara hingga penglihatan.

Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan pada dokter anak jika anak mengalami beberapa gejala cerebral palsy. Mengetahui kondisi ini lebih dini tentu lebih mudah dalam penanganannya. Dilansir National Health Service UK, beberapa pemeriksaan dapat dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan otak anak. Pemeriksaan fisik menjadi pemeriksaan awal yang dilakukan untuk memastikan kondisi anak.

Pemeriksaan selanjutnya adalah memastikan fungsi otak dengan melakukan pemeriksaan, misalnya MRI, CT Scan, atau ultrasound. Jika anak dipastikan mengalami kondisi lumpuh otak, ada beberapa pengobatan yang bisa dijalani, seperti fisioterapi, terapi okupasi, terapi bicara, dan tindakan operasi.

Baca juga: Lumpuh Otak Alias Cerebral Palsy Bisa Dikenali Sejak dalam Kandungan?

Melakukan pemeriksaan kondisi kehamilan dan menjaga kesehatan ibu selama kehamilan menjadi cara yang efektif untuk mencegah anak mengalami lumpuh otak ketika dilahirkan. Tidak hanya itu, persiapkan proses kelahiran yang akan ibu lalui agar persalinan berjalan dengan lancar.

Referensi:
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Cerebral Palsy
Mental Health Foundation. Diakses pada 2020. Cerebral Palsy
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Cerebral Palsy
National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Diakses pada 2020. Cerebral Palsy
Can Child. Diakses pada 2020. Cerebral Palsy and Mental Health