• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Makan Apel Bisa Alami Keracunan Sianida, Mitos atau Fakta?

Makan Apel Bisa Alami Keracunan Sianida, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Makan Apel Bisa Alami Keracunan Sianida, Mitos atau Fakta?

Halodoc, Jakarta - Hampir semua orang pasti menyukai buah apel. Buah ini memiliki banyak jenis dan bisa diolah menjadi berbagai makanan yang lezat. Buah satu ini juga memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi dari kerusakan oksidatif pemicu kanker. Namun, bukan berarti buah apel selalu aman dikonsumsi. Sebab di dalam buah apel terdapat biji hitam kecil yang diduga bisa sebabkan keracunan jika dikonsumsi. 

Di dalam biji apel terdapat kandungan amygdalin, yakni zat yang melepaskan sianida saat bersentuhan dengan enzim pencernaan manusia. Namun, benarkah jika seseorang mengonsumsinya ia bisa alami keracunan sianida? 

Baca juga: Faktor yang Tingkatkan Risiko Keracunan Sianida

Keracunan Sianida Akibat Makan Biji Apel

Faktanya, keracunan siandia akibat konsumsi biji apel sangat jarang terjadi, terutama jika kamu secara tidak sengaja memakannya. Biasanya di dalam satu buah apel terdapat sekitar lima biji apel, dan dalam jumlah kecil ia dapat didetoksifikasi oleh enzim di tubuh. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah besar, ini bisa sangat berbahaya. Seseorang perlu mengunyah dan memakan sekitar 200 biji apel, atau sekitar 40 inti buah apel, untuk bisa mengalami keracunan siandia.

Sianida sendiri adalah bahan kimia yang dikenal sebagai salah satu racun paling mematikan. Senyawa ini telah digunakan dalam perang kimia dan bunuh diri massal. Banyak senyawa yang mengandung sianida, disebut sianoglikosida, dan ditemukan di alam, dan seringkali pada biji buah. Amygdalin adalah salah satunya.

Biji apel, dan banyak biji atau lubang buah lainnya, memiliki lapisan luar yang kuat dan tahan terhadap cairan pencernaan. Namun jika kamu mengunyah bijinya, amygdalin bisa terlepas di dalam tubuh dan menghasilkan sianida. Dosis sebanyak 1–2 mg adalah dosis oral sianida yang fatal untuk lelaki dengan berat badan 70 kg. Mengutip Agency for Toxic Substances & Disease Registry (ATSDR) mengatakan bahwa paparan sianida dalam jumlah kecil pun bisa berbahaya. Sianida dapat membahayakan jantung dan otak, bahkan menyebabkan koma dan kematian. Gejala keracunan sianida bisa terjadi dengan cepat. Mereka termasuk sesak napas dan kejang. Keduanya bisa menyebabkan hilangnya kesadaran. 

Namun ingat, kamu tidak akan mengalami keracunan sianida jika hanya menelan lima buah biji apel. Selain apel, ada beberapa buah lain yang juga mengandung amygdalin seperti buah persik, aprikot, dan ceri.

Baca juga: Hal Ini yang Terjadi ketika Racun Sianida Dicampurkan dalam Minuman

Lantas, Bagaimana Jika Seseorang Alami Keracunan Siandia?

Pengobatan keracunan sianida akut membutuhkan tindakan cepat dan identifikasi makanan atau minuman penyebab paling mungkin. Orang dengan paparan inhalasi yang dicurigai pertama-tama harus dievakuasi dari daerah yang terkontaminasi dan pakaian yang terkena sianida segera dilepaskan. Jika dicurigai sianida tertelan dan orang yang mengalami keracunan muntah, ia harus ditangani oleh tenaga medis terlatih yang memakai masker juga, sarung tangan ganda dan pelindung mata juga perlu untuk mencegah kontaminasi selanjutnya.

Arang aktif juga bisa diberikan jika pasien sadar, waktunya hanya 1 jam setelah ia menelan, Meskipun mungkin tidak efektif dalam melawan keracunan sianida, arang aktif mungkin berguna pada pasien yang mungkin telah menelan racun lain selain sianida. Terapi oksigen dan pengobatan lain seperti anti-kejang, cairan infus juga perlu dilakukan sebagai pengobatan penunjang.

Pengobatan utama keracunan sianida adalah pemberian antidotum yakni hydroxocobalamin. Obat inu bisa diberikan untuk seseorang yang alami gejala seperti perubahan status mental, tekanan darah dan nadi tidak stabil, atau gagal napas. Namun obat ini juga punya efek samping, seperti dapat menyebabkan sakit kepala, gangguan pencernaan, reaksi alergi, dan hipertensi juga membuat urin pasien tampak seperti anggur merah gelap.

Baca juga: Perhatikan Penanganan Pertama pada Orang yang Keracunan Sianida

Jika kamu bekerja di tempat yang memungkinkan kamu terpapar sianida, maka tidak ada salahnya untuk menyediakan obat antidotum ini. Kamu mungkin bisa mendapatkan obat ini melalui resep dokter dan menebusnya di Halodoc. Pesanan kamu pun akan segera tiba kurang dari satu jam. Di Halodoc, kamu tak hanya bisa beli obat, tetapi juga suplemen yang berguna untuk menunjang kesehatanmu. Praktis bukan? Yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Cyanides.
Healthline. Diakses pada 2021. Are Apple Seeds Poisonous?
WebMD. Diakses pada 2021. Cyanide Poisoning.