27 December 2017

Malam Tahun Baruan di Gunung? Waspadai Hipotermia

Malam Tahun Baruan di Gunung? Waspadai Hipotermia

Halodoc, Jakarta – Penghujung tahun kerap diisi dengan hal-hal yang manis untuk dikenang. Salah satunya dengan jalan-jalan bersama orang terkasih. Sudah punya rencana?

Beberapa tempat wisata alam ternyata masih menjadi tujuan favorit untuk menghabiskan waktu. Salah satunya adalah di puncak gunung. Namun di tengah cuaca yang tak menentu, ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum berlibur ke gunung. Salah satunya adalah cara agar terhindar dari hipotermia.

Hipotermia adalah nama yang tak asing bagi orang yang suka naik gunung. Yaitu suatu kondisi di mana mekanisme tubuh terganggu. Hal itu terjadi karena tubuh kesulitan mengatasi tekanan suhu tinggi selama berada di puncak gunung.

Puncak gunung memang dikenal memiliki suhu  yang lebih rendah dan akan memberi sensasi dingin pada tubuh. Saat menerima dingin, tubuh merespon dengan cara menyeimbangkan terpaan suhu tersebut. Sayangnya, hal itu malah akan menyebabkan hilangnya panas dalam tubuh.

Berita buruknya, hipotermia adalah kondisi yang berbeda sama sekali dengan kedinginan biasa. Dan penyakit yang satu ini tercatat cukup sering menyerang. Bahkan jika tidak segera mendapat pertolongan, hipotermia bisa berujung maut.

Kalau kamu memilih untuk menghabiskan malam tahun baru di gunung, pastikan untuk membawa pakaian yang menghangatkan. Hindari mengenakan pakaian yang basah selama pendakian. Jika kehujanan, segera ganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, usahakan untuk selalu menjaga suhu tubuh tetap seimbang.

Obat-obatan pribadi adalah satu hal yang pantang dilupakan. Kamu bisa pakai aplikasi Halodoc untuk membeli obat sebelum naik gunung. Pastikan pula tubuh cukup sehat, bicara pada dokter lewat Halodoc untuk memastikannya. Yuk, download sekarang!