• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Microbreak untuk Atasi Burnout saat Bekerja
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Manfaat Microbreak untuk Atasi Burnout saat Bekerja

Manfaat Microbreak untuk Atasi Burnout saat Bekerja

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 September 2022

“Microbreak adalah istirahat yang dilakukan dalam waktu singkat tapi sering sepanjang hari kerja. Cara ini bisa bermanfaat untuk mengatasi burnout, menghilangkan stres, serta meningkatkan produktivitas kerja karyawan.”

Manfaat Microbreak untuk Atasi Burnout saat BekerjaManfaat Microbreak untuk Atasi Burnout saat Bekerja

Halodoc, Jakarta – Banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan dalam tenggat waktu yang singkat, tidak jarang membuat para pekerja merasa burnout atau kewalahan. Itulah mengapa mengambil microbreak atau istirahat sejenak penting agar bisa kembali fokus, dan menjaga energi yang dibutuhkan hingga hari berakhir.

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS one mengungkapkan bahwa microbreak efektif untuk membantu para pekerja memulihkan tenaga mereka, sehingga bisa bekerja dengan produktif sepanjang hari. Beristirahat sejenak juga bisa mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati yang juga memengaruhi performa kerja. 

Karena itu, yuk simak lebih lanjut manfaat microbreak untuk mengatasi burnout saat kerja di sini.

Manfaat Microbreak Bagi Para Pekerja

Microbreak adalah istirahat singkat yang berkisar antara 30 detik hingga lima menit yang dilakukan dengan sering sepanjang hari. Waktu istirahat tersebut bisa diisi dengan bangun dari meja untuk meregangkan tubuh, berjalan-jalan sebentar di sekitar gedung kantor, minum secangkir kopi, atau hanya sekadar memandang keluar jendela. Sebenarnya tidak masalah kegiatan apa yang kamu lakukan pada waktu istirahat tersebut, selama kamu menjauh dari meja kerja.

Microbreak bisa memberikan efek positif pada pikiran dan tubuh. Faktanya, penelitian sudah menunjukkan bahwa sering mengambil microbreak sepanjang hari sama bermanfaatnya dengan mengambil istirahat panjang. Istirahat singkat tersebut memungkinkan kita untuk meninggalkan pekerjaan sementara demi menjaga produktivitas.

Sebuah studi menunjukkan bahwa ketika karyawan tetap mengalami hari-hari di mana mereka kurang tidur, mereka menjadi sangat kelelahan keesokan paginya. Namun, setelah mereka mengambil microbreak lebih sering di tempat kerja, mereka memiliki produktivitas yang lebih tinggi di siang hari dan kelelahan yang lebih rendah pada akhir hari kerja.

Berikut beberapa manfaat mengambil microbreak sepanjang hari kerja:

1. Meningkatkan konsentrasi

Tahukah kamu bahwa kemampuan kita untuk berkonsentrasi akan menurun drastis bila bekerja tanpa beristirahat? Penelitian sudah menunjukkan bahwa beristirahat sejenak sambil melihat pemandangan kota dari atas rooftop kantor, misalnya, bisa membantu meningkatkan konsentrasi yang berkelanjutan, lho

Orang yang melakukan microbreak juga membuat kesalahan atau kelalaian yang jauh lebih rendah, dalam mengerjakan tugas yang diberikan kepada mereka.

2. Mengatasi burnout

Stres adalah pembunuh produktivitas nomor satu. Hal itu mengganggu fokus bekerja dan membuat para pekerja lebih rentan melakukan kesalahan. Bila dibiarkan saja, stres yang dipicu pekerjaan bisa berkembang menjadi burnout yang bisa berdampak pada kesehatan mental

Selain itu, stres juga bisa berdampak serius pada semangat kerja dan berdampak negatif pada hubungan bisnis. Penelitian menunjukkan bahwa stres merusak moral, motivasi, dan kinerja karyawan. Hal ini juga berdampak negatif terhadap kepuasan mereka dengan pekerjaan mereka. 

Nah, microbreak sudah terbukti bisa mengurangi stres. Dengan sering mengambil waktu untuk beristirahat sejenak, kamu bisa menjaga pikiran tetap sehat sehingga terhindar dari burnout.

3. Meningkatkan suasana hati

Kebalikan dari stres, perasaan senang merupakan pendorong produktivitas nomor satu. Pekerjaan apa pun akan terasa lebih ringan ketika kamu mengerjakannya dalam keadaan senang. Itulah mengapa produktivitas kebanyakan pekerja akan naik pada Jumat sore. 

Sebab,  mereka merasa senang menantikan akhir pekan, sehingga tiba-tiba bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Nah, penelitian menunjukkan bahwa microbreak bisa meningkatkan suasana hati karyawan yang akan meningkatkan kinerja mereka.

4. Menjaga kebugaran tubuh

Nyeri punggung bawah merupakan kondisi yang sangat umum terjadi, terutama seiring bertambahnya usia. Lebih dari 80 persen orang pernah mengalami sakit punggung sepanjang hidup mereka, dan kebanyakan dari mereka mengalaminya akibat kondisi kerja mereka. Kabar baiknya, mengambil microbreak untuk melakukan peregangan ringan, bisa menghilangkan ketegangan otot pada bagian-bagian tubuh tertentu.

Nah, itulah manfaat microbreak untuk kesehatan para pekerja secara keseluruhan. Untuk mendapatkan manfaatnya yang maksimal, microbreak perlu dilakukan dengan sering sepanjang hari kerja dan secara rutin.

Oleh karena itu, kamu bisa memasang alarm untuk membantu mengingatkan kamu untuk mengambil microbreak, atau minumlah banyak air putih. Dengan minum banyak air putih, kamu setidaknya akan mengambil microbreak untuk pergi ke toilet. 

Bila kamu mengalami keluhan kesehatan saat sedang bekerja, jangan khawatir. Gunakan saja aplikasi Halodoc untuk mendapatkan obat dan vitamin yang kamu butuhkan.

Tidak perlu repot-repot ke apotek, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan sampai dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play untuk mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
Plos One. Diakses pada 2022. “Give me a break!” A systematic review and meta-analysis on the efficacy of micro-breaks for increasing well-being and performance.
BBC Digital. Diakses pada 2022. The Benefits of Microbreaks at Work.
LifeHack. Diakses pada 2022. 4 Benefits of Microbreaks And How To Use Them At Work.
Forbes. Diakses pada 2022. The Surprising Benefits Of ‘Microbreaks’ For Engagement, Productivity And Career Success